"Babysitter Cantik Idaman Paralelaki"

"Babysitter Cantik Idaman Paralelaki"
39


__ADS_3

bunyi musik dan lampu remang remang di kelilingi banyak perempuan seksi dari berbagai usia dan bentuk (pakaian,rambut dll).


Rangga duduk dengan beberapa temannya di temani minuman keras dan tentunya beberapa wanita bayaran.


"malam ini kita party!!!!guys" kata nikol teman Rangga sambil mengangkat gelas minumannya


"cirs!!!!"sambungnya


Rangga sering ke klub malam dengan Rendy dan teman temannya, tapi semenjak Randy mau menika dia sudah jarang ke klub malam lagi karena sibuk dengan acara perkawinannya.


walau Rangga sering ke klub malam tapi dia tidak mau bermain main dengan wanita. malah sebaliknya wanita selalu mengejar dia.


pukul 12 malam Rangga pulang dan setelah sampai dirumah semua orang sudah tertidur.


paginya dia tidak ke kantor karena masih merasakan pegel pada tubuhnya sejak kemarin


kerjaan dia samgat banyak dan tambalagi, dia semalam pulang dari klub malam sangat larut malam.


"Mba suteng...."panggil ibu ika dari atas


"iya nyonya.."mencari asal suara


"Rangga sudah pulang belum?"


"sudah nyonya.."


"oh....sudah pulang kenapa belum keluar kamar apa dia ngga kerja hari ini" ibu mulai berjalan menujuh kamar Rangga


"tok,tok,tok....Rangga " menempelkan kupingnya di daun pintu


"Rangga ....Ranggaaaa.."sambungnya


tidak mendapat jawaban akhirnya ibu Ika menyerah dan turun kebawa sambil ngomel


"Mba semalam pulang jam berapa dia "belum sampai di samping Mba suteng suaranya sudah terdengar


"kisaran jam 12 nyonya"menerka


"waduh kebiasan dia nhi....dia mabuk ya?"sambung ibu ika


""iya nyonya..."


ibu ika duduk di meja makan sambil memainkan heandphone miliknya

__ADS_1


"Chika..."panggil ibu ika saat hendak melihat Chika mau menaiki tangga


"iya nyonya.."


"kamu mau ke atas "


"iya nyonya.."


kesempatan nhi!!! rancang ibu ika


"tolong antari sarapan Rangga ke atas ya.."


Mba suteng mendengar perkataan ibu ika langsung berfikir ngga biasanya!!walau tuan Rangga pulang pagi pun dia sering sarapan di meja makan.


"tapi biasanya tuan Rangga sarapn di sini nyonya"suteng


"iya juga tapi ngga apa apa sekali kali mungkin dia kecapean sampai ngga mau turun"ibu ika


"bisakan chika "


Chika hanya mengangguk


tok ,tok tok tanpa menunggu beberapa menit Rangga langsung membukakan pintu dengan mata masih tertutup dia berbicara.


"tapi nyonya menyuruh saya untuk mengantarkan sarapan buat tuan "menundukan kepalannya.


hey kenapa dia yang antarin makanan lagi !!!


ada ada saja Mami kan aku bisa turun


"letakan di dalm ajah "


Chika bejalan masuk kedalam dan di ikuti Rangga dari belakang dia meletakan makanan di atas mejah dekat tempat tidur


"kamu tolong katakan kepada Rina untuk membersikan sepatuku.sebentar aku ambil.. "saat Rangga melangka menujuh Rak sepatu dia melihat kecoa sedang berlari kearannya spontan dia mendorong Chika yang berdiri tepat di belakangnya keatas tempat tidur.


bruk!!!Rangga menindi Chika. bukan ketakutan malah Rangga terbuai dengan kecantikan Chika


alis mata tebal,hidung tinggi,garis bibir yang tipis serta kulit wajah yang sangat mulus dan bauh sabun madih yang masih tertempel di badan.


Chika menutup matanya karena kaget, stelah merasa Rangga tidak bersuara dia mulai membukakan matanya dan posisinya Rangga berada diatasnya.


"ehm ehm...."ibu ika berpura pura batuk

__ADS_1


spontan Chika mendorong Rangga dan berdiri sembari merapikan tempat tidur, sedangkan Rangga menggaruk kepalanya karna gugup.


ibu ika bediri di depan pintu dengan menutup mulutnya.


"Mami kenapa ngga ketuk pintu dulu" merepikan pakainnya yang tidak berantakan


""maafin Mami,tadi Mami cuman lewat ajah"tersenyum genit ke arah Rangga


" ya udah lanjutin lagi...Mami keluar sekarang" berlari kecil menujuh kamarnya.


apanya yang lanjutin!!!hiiii mending aku keluar ajah,di kira kita lagi macam macam Chika keluar meninggalkan Rangga tanpa sepatakata pun.


"Ma dari mana??"bertanya kepada istrinya yang sedari tadi tersenyum sendri.


"dari kamar Rangga Pa.."ibu ika tersenyum


"Rangga ngga ke kantor Ma?"merapikan kerak bajunya.


"ngga thu....dia lagi dikamarnya"membantu suaminya merapikan dasi yang sudah terpasang.


"ada apa Ma? seneng bangat hari.."mengambil jas yang berada di atas tempat tidur.


"Papa tau ngga..tadi dikamar Rangga Mama lihat Chika sama Rangga "mengakat jari telunjuk kanan dan kiri saling bertemu.


"maksut Mama mereka gituan.."memakai jas dengat sangat pelan.


"iya Pa"menganggukan kepalanya


"terus Mama biarin"memasang kenop jas


"nģga juga shi "membantu suaminya yang kesulitan memasang kenop jas


"Ma jangan gitu merakan belum sah dan juga belum tentu mereka saling mencintai,apa lagi Papa lihat lihat ngga mungkin Chika ngga punya pacar."


"iya Pa,Mama tau tapi tentang Chika yng udah punya pacar atau ngganya kayaknya Mama musti cari tau deh."


"terserah Mama ,papa hari ini mau ketemu sama klien yang kemarin jual beliannya ke Papa "


"di mana Pa ....Mama temenin mau?"


"kita janjiannya di kafe...ngga apa apa Papa sendiri ajah"


"ya udah hati hati ya Pa"

__ADS_1


"inget ya Ma jangan memaksakan orang lain demi kesenangan kita itu egois..."mengingatkan istrinya sembari mengecup lembut keningnya.


__ADS_2