
"semua sudah siap "tanya pak jefri
"sudah paman,makasih ya udah ngajak kita nginep di sini!"clara memeluk pak jefri
"iya hati hati ya kalau udah sampai kabarin paman"
"ok paman"
pak toni terus merangkul anak kesayanganya dari dalam sampai di depan
"kamu baik baik ya sama keluarga barumu "menatap chika
"iya pa,papa jangan lupa minum obatnya jaga kesehatanya juga sama mama juga jangan terlalu paksa kerjanya.."chika menarik nafasnya kasar
"maafin chika pa ma ,chika ngga bisa bantuin papa sama mama lagi"menunduk
"sudah kamu ngga boleh sedih terus,mama sama papa juga ngga mau nyusahin kamu "mama dinda mengusap pundak anaknya
"seandainya chika ngga ceroboh pasti ngga bakalan kayak gini"chika menyalakan dirinya
"huuus"mama dinda memeluk chika
"kamu ngga boleh kayak gitu ini sudah takdir,dan mama juga bersyukur kamu bisa menika juga kalau ngga bisa jadi perebutan nhi.."
"syukurlah keluarga kita yang dapatin"ibu ika menyelah pembicaraan
wajah Chika berubah merah saat ibu ika menatapnya
__ADS_1
"malu ya.."mengelus pipi chika
"jeng aku titip chika ya "mama dinda
"tenang sajah jeng dia sudah aku anggap putriku sendiri.."ibu ika tersenyum
syukurlah tuhan,putriku dapat mertua yang sebàik ini batin mama dinda
mobil berlalu,menjauh dari pandangan dan chika terus melihat kearah jalan mematung pikirannya melayang mendengar parkaraan papanya
jadi istri yang baik,jangan menyalakan dirimu papa tetap papa yang yang seperti dulu selalu menyayangimu,papa akan merindukanmu,jaga diri baik baik papa selalu mencintaimu ini kata kata itu selau melintasi pikirannya
dari belakang semua orang melihat chika
"chik ayo masuk yu.."ajak echi sambil merangkul pundaknya dan di ikuti lani yang merangkul chika dari arah satunya
"chika kamu beres beres ya mama tungguin di bawa.."ibu ika berjalan meninggalkan mereka semua
rangga yang beradah di situ berdiri dengan papanya dan dibelakanya ada randy dan sonya
"rangga kamu bantuin chika bawain barangnya,papi mau ngikutin mami dulu"pak frendy mengikuti istrinya
"iya pi..."jawab rangga saat papinya sudah berlalu
"kusut amat hidup lo"randy memegang pundak rangga dari belakang
rangga terdiam "oh sekarang lo udah ngga mau sama gue lagi nhi.."memukul pundak rangga berulang kali
__ADS_1
"gue kira lo marah sama gue"suara rangga sedikit pelan
"iya lah,mana ada gue ngga marah sama lo"bentak randy
"gue minta maaf "rangga
"gue udah maafin lo,tapi lo harus janji sama gue ngga boleh lo nyakitin adek gue "randy
"udah yuk ke atas yangk "ajak sonya yang sedari tadi menggandeng tangan randy
"iya sayang bentar "suara pelan randy pada sonya
sony menghela nafasnya kasar "ya udah "sonya terdiam
"udah bro gue naik dulu,ingat ya jangan nyakitin adek gue"kembali memukul pundak rangga
"ayo kita ke atas "merangkul sonya
setelah menempuh beberapa menit akhirnya mereka kembali di kediaman mereka
pak supri sedang mengeluarkan beberapa barang bawahan mereka dari mobil satunya sedangkan chika, kedua temannya,serta mba suteng dan rina berada di mobil yang satunya .
"wow rumahnya bagus banget"lani terperanga
"iya bagus banget..."echi ikut terperanga
sebenarnya rumah yang di tempati pak frendy dan keluarganya hanyalah tempat untuk mereka bersembunyi dari luis ayah dari cheline.....
__ADS_1