"Babysitter Cantik Idaman Paralelaki"

"Babysitter Cantik Idaman Paralelaki"
50


__ADS_3

pagi pagi betul Ardi sudah beradah di rumah pak frendy ,karena dia mau meminta ijin agar Chika bisa keluar beberapa hari karena ada urusan keluarga.


saat selesai berbicara dengan ibu ika dan pak frendy, kakak Chika pulang.Rangga yang melihat kepergian kakak Chika langsung menghampiri maminya.


"mi ada apa"sembari duduk di samping maminya


"hm itu,kakaknya Chika mau minta ijin soalnya beberapa hari ada acara keluarga.."ibu ika menyandarkan tubuhnya di sopa


"oh memangnya berapa hari?"


"tiga hari ajah"memukul pundak Rangga"


"ooooh"


"kenapa ah oh dong sayang...!"


"memangnya aku harus bilang apa mi"


"mungkin kamu keberatan!"


"siapa yang keberatan itu urusan mami,bukan aku juga kan yang masih gaji Chika"


bakalan kesepian juga gue ngga ngelihat dia beberapa hari ...haaah boring nhi batin Rangga


"heee oh iya nanti kita acara nikahan Randy ya"ibu ika menatap kilas anaknya


"apa kamu ngga mau ke acara nikahan Randy,ada yang mau ketemu lho sama kamu."


"apa shi mi jangan aneh aneh ya,kita mau ke acaranya Randy bukan mau kencan buta "

__ADS_1


"iya sayang tenang ajah mami sekarang ngga bakalan ngatur kencan buta buat kamu lagi,karena cepat atau lambat kamu akan temukan jodoh kamu kok."


"ini nhi yang namanya Mami the best"mengangkat jempol kananya.


"tapi jangan sampai kamu sakitin anak orang ya"mengoyangkan jari telunjuknya.


"tenang ajah mi"boroh boroh sakitin nyatain perasaan kedia ajah belom dalam hati Rangga.


pagi pagi Chika sudah bersiap siap karena kakanya akan menjemput dia


"wiiidih cantik banget,aku kirain sudah pergi kakak kamu belum datang ya..?"Rina


"iya mungkin macet di jalan!"


"salam ya buat papa sama mama kamu"


"kamu sudah siap Chika!"ibu ika menyelah pembicaraan mereka


"sudah nyonya.."tersenyum


"kok belum di jemput..."sambung ibu ika.


"kakak masih di perjalanan nyonya.."


"oh...mungkin macet di jalan kali ya"


"iya nyonya.."


terdengar dari luar suara motor mba suteng yang sedang berada di luar berlari masuk kedalam untuk memanggil Chika

__ADS_1


"Chika kakak kamu sudah datang"


"oh iya mba aku keluar.."Chika mengenggam tas bajunya dan berjalan keluar


ibu ika mengikuti Chika dari belakang


"hati ya di jalan,jangan ngebut ."pesan ibu ika saat Chika memberikan tas baju kepada kakaknya.


dengan pakain sederhana tapi terlihat sangat eksotis di pandang,chika menaiki motor kakaknya


"iya nyonya...makasih nyonya "mereka pun pergi


tersisa ibu ika di teras rumah melihat kepergian Chika sampai tidak terlihat.


"pengen punya menantuh kayak gitu sederhana tapi sangat eksotis ,apa lagi....."


"apa lagi apa Mi?"Rangga berdiri disamping maminya dengan kedua tangan di dalam saku celananya


"sangat perhatian sama keluarga dia terutama orang tua dia,selalu di utamain...."sambung ibu ika


"sesayang itu mami sama Chika sampai ngga tegah lihatin dia pergi,padahal cuman tiga hari ajah kayak ngga bakalan ketemu ajah."


"memangnya kamu ngga sedih?"tanya balik ibu ika


"un..tuk apa Rangga sedih mi"jawab Rangga gugup


"idih sok jual mahal.."ibu ika meninggalkan Rangga di teras


"apaan sih mi,yang harus sedih tuh Cheline ngga ada yang ajahin main tiga hari kedepan.." bosan juga aku dirumuh mending aku ke kantor ajah...batin Rangga

__ADS_1


__ADS_2