
echi dan lani duduk sudut supermarket sambil pikiran mereka ke arah masing masing
"apa chika udah papanya masuk rumah sakit?"echi melipat tangannya di atas mejah sambil menopang wajahnya
"ngga tahu!"lani menarik nafasnya
"kesihan ya"
"iya juga,tapi bukannya kata dia mereka itu loh.. "
"iya tapi!!"
"kalau dia ketemu kok belum ngepos ya"
"ngga tahu juga"menenggelamkan wajanya dalam lipatan tangannya
mereka terhening seketika
"selamat pagi...."
suara seseorang membuat mereka terkagetkan dari pikiran masing masing
echi mengangkat wajahnya sembari tersenyum kearah asal suara
"pagi ju................"memperhatikan wajah yang seperti dia kenal
"ga...."lani yang menyambung sapaan echi
"abas "echi menatap abas dengan wajah datar
"hay "abas melambaikan tangannya
"hay"echi dan lani bersamaan jutek
"lama ngga ketemu ya"abas mengurkan tangnya
"lama banget sampai lupa wajahnya!" lani menyenggol echi dengan tanganya dan mengabaikan tangan abas
"masah sih"abas tersenyum canggung
"eeee lan kita di panggil thu sama ibu,ntar di pecat lagi"berusaha agar pergi
"iya juga nanti kita di marahin lagi!"lani dan echi hendak berbalik
"echi,lani boleh ngga aku minta alamatnya chika.tau tempat kerjanya gitu"
"eee gimana cara ngomongnya ,lebih baik kamu ngga usah gangguin chika lagi.soalnya chika udah eeeeee"echi hendak memberitahu tapi lani berusaha agar echi tidaj keceplosan
__ADS_1
"ayo echi lo di pecat sekarang"mencubit lengannya echi
"oke ayo kita pergi"mereka berdua berlari kecil ke ujung supermarket agar menjauh dari abas
"apa chika ngga bisa maafin gue lagi.apa gue terlalu jahat udah ninggalin dia?"abas berjalan keluar sambil menggelengkan kepalanya
saat udah menjauh dari abas echi dan lani berhenti.sambil lani melihat kearah tempat tadi mereka bertemu abas
"udah ngga ada"mengelap keringatnya yang hampir tidak ada dengan tangannya
"aduh,akhirny dia pergi"memegang dadanya
"lo hampir ajah ngomong sama dia "menatap echi
"sorry deh hampir gue keceplosan "memegang pundak sahabatnya
"iya hampir ajah"lani
"ayo cari tempat duduk lagi, terus cari minum juga gue haus banget."memeriksa tenggorokannyan
**********
"mana handphone aku?"chika mengacak tempat tidurnya
"emang kamu taruh di mana sayang?"rangga berusaha ikut memcari
"masah, semalam aku lihat ngga ada apa apa di sana!"
"apa di dalm tas,aku belum keluarin."bengkita dari tempat tidur dan menujuh tasnya yang ada di sopa tempat santai
"kamu kebiasan pelupa sama barangnya,itu kan penting yangk nga boleh sembarang taroh"
mengacak tas jinjing yang kemarin dia bawa
"yeii akhirnya ketemu"mengakat handphonenya di atas
tidak peduli ocehan suaminya chika berjalan kearah kasur dan menyandarkan tubunya.
"aku mau ngepos yang kemarin dulu,supaya echi sama lani bisa lihat"mengaktifkan handphonenya
layar hp sudah perlahan menyalah chika menekan nekan layarnya karena tidak tahan untuk mengungga hasil potretan kemari.
"iiih lama banget!!!" celoteh chika ngga sabar
alhirnya kesabar chika untuk menunggu sudah berakhir
"akhirnya aktif juga nhi hp"tersenyum
__ADS_1
mata chika pertama tertujuh pada panggilan jang masuk di handphonenya
"kenapa kakak telepon banyak sekali kenapa ya?"menggaruk kepalanya
"ah telepon balik ajah "
tit tit tit tit dering samabung
"hallo kak "
"chika papa sakit "suarah kak clara menahan tangis
"aah!!! udah dibawa kedokter belum"chika panik
"udah chika,kakak minta kamu pulang sekarang bisa?"
"ok chika pulang besok sama rangga "air mata chika tertumpa perlahan
"ok kakak tunggu kamu"
"baik kak besok chika pulang kok.bilang papa jangan banyak pikiran besok chika pulang"
"udah dulu yan deh kakak mau kasih papa obat dulu"
"ok dadadada" mengakhiri teleponnya
rangga mendekati chika
"kenapa yangk?"mengelus kepala chika pelan
chika memeluk rangga "papa sakit"
"udah di bawa kedokter?"
"udah..."dengan air mata yang masih terjatuh
"ngga dokter pasti bisa tanganni papa "
"tapi dari bicara nya kakak,"suara tangisan chika tak tertahan
"ya udah besok kita pulang,bila perlu kita papa ke kota ajah buat berobat .."
"iya....."masih dengan tangisnya
"udah ngga usah nangis,ngga ada apa apa sama papa kok"berali mengelus punggung chika
chika hanya bisah mengangguk....
__ADS_1