
chika yang tertidur terkejut dengan sentuhan tangan rangga yang mengelus pelipis wajahnya.
"good morning mcuuuuah"
"pagi "pagi yang serasa seperti seluru badannya remuk seakan dia membersikan seluru rumah
"aku mandi dulu setelah itu kamu,atau mau mandi bareng bagemana?"
chika menggeleng.....
mandi bareng? bangun dari tempat tidur ajah aku ngga sanggup.
rangga memeluk chika ,wajahnya meyelinap pada leher jenjang milik chika
"katanya mau mandi!"
"bentar dulu"
kulitku lengket dengan keringat semalam, kenapa dia betah bangat. dalam hati chika sambil menelan air liurnya
"kamu kenapa?masih gugup"
"ngga heran ajah, kenapa kamu betah sama kulitku yang lengket ini"
"emang lengket sih....."
chika mengeser tubuhnya menjauh beberapa senti
"tapi aku suka "menarik chika kembali ke pelukannya.
akhirnya mereka selesai mandi dan bersiap untuk makan di retoran dekat tempat menginap mereka.
"kita makan apa ya"
"ngga tahu.."ini baru bagi chika melihat banyak sekali orang asing yang berlalu lalang
"kamu mau ngga nyobain makan yang aku siring makan di sini?"
"boleh "chika mengganggandeng tangan suaminya
mereka mengambil mejah dekat dengan jalan
"makan apa ini"chika mengorak arik makan yang sudah tersedia
"ini enak tahu "menyendok sedikit kedalam mulut chika
"ehm"perlahan mengunya
"enakkan? "
"enak ternyata..."memasukan beberapa sedok ke dalam mulutnya
__ADS_1
"makannya pelan pelan sayang "menyeka makann yang tertinggal di hujung bibir chika
"habisnya keenakan "meneruskan makannya dan tidak peduli dengan rangga
melihat betapa berselerahnya chika saat makan, membuat rangga mengabadikan momen yang menurutnya sangat penting.
selang beberapa lama rangga memotret chika,suara deringan hp chika menghentikannya dari makan
"siapa nih"menpelkan ke telinganya
"selamat siang boleh tahu ini siapa?"
"***************"
"hallo siapa ya"
"**************"
"salah sambung kali ya,maaaf mungkin anda salah sambung"mematikan hpnya
"siapa sayang "tanya rangga
"ngga tahu,nomor ngga kenal mungkin salah sambung"
"oooooo"
"setelah ini kita kemana?"
"mau jalan jalan "
"semangat amat"
"iya dong"
"selesai makannya dulu baru kita jalan jalan"
chika mengangguk...
seharian penuh rangga membawa chika menelusuri seluruh kota hingga dia sangat kelelahan.
"selesai mandi aku mau langsung tidur ajah,aku sangat kelelahan "chika melemaskan tubuhnya.
"hhmm"singkat rangga
saat keluar dari lif mata chika tertujuh pada sebongka barang barang yang berada tepat di depan kamar yang mereka pakai.
"apa itu kamar kita?"chika menunjuk ke arah kamar
"iya sayang kenpa?"
"ada banyak barang di depannya"
__ADS_1
mata rangga menoleh kearah bawa
"siapa kirim barang perasaan ngga ada yang pesan kok"
"mungkin mami!"
ngga mungki sih,kalau mami pasti sudah di kabarin. batin rangga
"ya udah masuk duluh "
mereka berdua menggeser beberapa barang agar bisa masuk ke dalam kamar.
chika mendahului rangga
"aku mandi duluan"mengambil baju tidurnya
"baju ini lagi!!!"berbicara pada baju tidur yang sudah di angkatnya.
beginilah kalau sudah menikah!!! batin chika
"kalau begini terus aku harus pinter pinter" melamun sejenak di depan lemarih baju
"kamu kenapa sayang?"tanya rangga
"ngga apa apa"tersenyum manis kepada suaminya
sekarang giliran rangga yang masuk kedalam kamar mandi.chika yang katanya mau tidur akhirnya kembali memecakan otaknya untuk memikirkan cara agar dia bisa bertemu dengan penyayi idolanya..
rangga melihat chika termenung untuk kedua kalinya akhirnya dia kembali bertanya
"kamu kenapa sih?"
inilah saatnya aku harus bekerjah untuk mendapatkan sesuatu yang aku inginkan menarik nafas perlahan
chika menarik tangan rangga dan rangga terjatuh di atas tempat tidur,tidak sampai disitu dengan penuh kebranian chika duduk di atas perut sispek rangga yang tidak mengenakan pakaian
"ooh sekarang kamu sudah pinter ya"
chika mencium pipi rangga berlanjut ke leher, seperti yang sering rangga lakukan dan turun semakin turun tapi tiba tiba chika berhenti. saat yang tidak tepat bagi rangga karena dia sudah sangat menikmati.
"kenapa?"mata rangga yang tadinya mau tertutup sekarang sedang nelototi chika
"ayo lanjut"suara halus rangga yang membuat chika tertawa dalam hati
hahahahahahah ini saat yang tepat batin chika
"sayang boleh ngga aku minta sesuatu"mengusap dada bidang rangga
"iya apap pun yang kamu minta pasti aku tepatin,tapi lanjut dulu"
"janji apapun "
__ADS_1
"iya apapun"
tanpa berbasa basi akhirnya chika melanjutkan aksinya.mencumbui rangga sama seperti yang rangga lakukan padanya.