"Babysitter Cantik Idaman Paralelaki"

"Babysitter Cantik Idaman Paralelaki"
58


__ADS_3

Mama dinda syok dengan keadaan chika yang tidak berpakain,lari menghampiri chika dan menutup tubuhnya yang hampir terlihat karena rangga di pukul.


randy menuruh karyawan yang beradah dengan mereka keluar kamar


"kalian boleh kembali bekerja.."kata randy


"iya tuan.."jawab mereka


pak toni menatap anak kesayangannya yang terbaring di atas tempat tidur tampa mengenakan sehelai benang pun perasaannya terluka.


"kamu harus nikahi anak saya sekarang juga!!"kata pak toni sambil memegang dadanya


Rangga hanya terdiam di atas tempat tidur sambil memegang pipi kirinya yang di pukul ardy


ardy menatap papanya sedangkan mama dinda menangis sambil mengelus kepala chika yang tertidur,lani dan echi menenangkan mama dinda.


"tante maafin kita,kita ngga jagain chika "tak terasa air mata echi terjatuh


"maafi lani juga tante,gara gara lani ngajakin chika jadi kayak gini.."lani menundukan kepalanya


"Din..aku telepon mamanya rangga dulu.."mama deby keluar kamar sambil meletakan hp-nya ditelinga


chika yang merasa seseorang mengelus kepalannya terbangun dari mimpinya,dengan mata yang masih tertutup dia memegang tangan mamanya dan membalikan badannya ke arah samping.tapi dia merasakan sesuatu yng aneh dengan tubunya kenapa rasanya remuk semua badanku batin chika


"aawww"chika merasa sangat perih di daera vitalnya tapi matanya masih tertutp


"ayo kita keatas saja,kita bicarakan ini di atas!!"randy melempar pakain rangga keatas tempat tidur dann merangkul pamannya berjalan kearah pintu


rangga menatap kearah mama dinda lani dan echi yang masih tersisah di dalam kamar


"lima menit ,cepatlah!!!"mama dinda berjalan meninggalakan kamar di ikuti lani dan echi mereka menunggu di depan pintu

__ADS_1


dengan cepat rangga memakai pakainnya setelah selesai rangga menatap chika di atas tempat tidur


"maafin aku..."mengelus kepalah chika


"aww.."menjerit dengan mata masih tertutup


pasti sakit sekalih! aku sudah membuat kesalahan maafin aku...batin rangga


rangga keluar dari kamar, setelah itu mama dinda lani dan echi masuk saat sampai mereka melihat chika sudah membukakan matanya


"aww sakit sekali!!" chika menjerit


"mau kemana sayang..."tanya mama dinda


"ma kenapa chika ngga pakai baju?"tanya chika tapi tetap memjerit


"chik kenapa semalam ninggalin kita?"tanya lani


echi mencubit lani supaya tidak berbicara


"sssst"echi dengan meletakan jari telunjuknya di bibir lani


"ayo pakai bajunya kita ke atas "mama dinda mengambil pakain chika yang berserakan


"aww sakit "chika menjerit,perlahan dia memakai bajunya dan berdiri di bantu lani dan echi


mata mama dinda memandang tempat tidur,perlahan air matanya menetes


"mama kenapa?"tanya chika sambil memandang keara tempat tidur


"kenapa tempat tidurnya ada bercak dara? apa semalam aku ,aku haaah"tangan chika memegang kepalanya berusaha mengingat.

__ADS_1


"maafin mama sayang"memeluk chika erat


"ma chika ngga suci lagi maaa"menangis histerissambil merabah sekujur tubuhnya


""chika mau mandi maa"chika


"mandi di atas ya sayang.."mama dinda


"mau sekarang ma,disini..."


"tapi baju gantinya di atas.."mama dinda


chika menggeleng "oke tapi jangan lama lama ya sayang "mengelus kepala anaknya


dengan dibantu lani dan echi,chika masuk kedalam kamar mandi dan menguncinya


dia melihat bayangannya di cermin dan dibagian lehernya terdapat banyak sekali tanda merah disana "haaaaaaaaaaaaaaaa"menghempas beberapa perabotan yang di sediakan hotel untuk mandi.


lani,echi dan mama dinda mendengar suara dari dalam kamar mandi


"chika sayang kamu ngga apa apa,buka pintunya sayang..."mama dinda mengetok sesekali menempel kupingnya di pintu


"haaaaaaaa"chika


"chik,chika buka pintunya"lani berusaha membujuk chika


"aku panggilin kak randy ajah gimana.."echi


"telepon ajah "mama dinda


"kita ngga bawa hp tante"sermpak lani dan echi

__ADS_1


"ya udah,cepatan ya.."mama dinda


echi berlari kecil kearah lif


__ADS_2