
di rumah ibu ika sibuk dengan urusan arisannya yang tiba tiba di rumahnya
"kenapa tiba tiba mereka memutuskan arisan di sini?"gerutu ibu ika sambil sibuk mengangkat beberapa cemilan untuk di taruh di atas mejah
pak frendy yang baru keluar dari ruang kerja melihat istrinya kebingungan
"kenapa ma?"mendekati ibu ika yang sedang sibuk
"itu pa temen temen tiba tiba adain arisan dirumah ,padahal biasanya di luar"
"ooooh"merebahkan tubuhnya di atas sofa
" hari ini ada rapat di kantor kan"
"iya,cuman rapat biasa,tapi rangga membatalkanya"
"kenapa dia membatalkan"terhenti sejenak
"ngga tahu, tadi siska telepon papa"
"mungkin ada yang lebih penting"kembali fokus
"mereka belum pulang"
"belum"
ting....tong.....
"udah datang mereka " berjalan menujuh pintu
"papa naik ya ma!!!" pak frendi sedikit berteriak kepada istrinya
"iya "dibalas dengan pelan
setelah semua berkumpul mereka tertawa, bersudau guraumenceritakan pengalaman mereka hal hal lucu yng mereka lakuin. sampai sampai lupa kalau sudah waktunya mereka pulang
"eee ngomong2 rumanya kok sepi dari tadi anak sama suami ngga kelihatan"tanya seorang
"jeng mungkin mereka ngga mau ganggu acara kita"di jawab oleh yang lain
"iyaaa"
__ADS_1
"anak jeng yang itu... kok ngga ada"
"lagi kerja ya!!"
"ngomong ngomong anak aku suka lo sama anaknya jeng...."
ibu ika menatap teman arisannya
"itu si rangga "
"kemaren dewi ke kantornya anak kamu jeng,dari raut wajahnya sih di menyukai rangga "
"yee ada yang diam diam jodohin anak nya nhi"
"tapi kalian tahu ngga anaknya jeng deby ,sudah menika loh"
"kita juga tahu kan di undang semuanya"
"tappi àku ngga jadi ikut soalnya bertepatan dengan acara kawinan sepupu"
"sama aku juga "
"jeng jeng semua sebenarnya anak saya juga sudah menika "
"kenapa kita ngga di undang"
"iya kenapa"
"masih anaknya menika?"
suara langka kaki yang bersahutan membuat semua orang yang sedang berbincang ikut mencari ke asal suara
ternyata chika yang berusaha mengejar langka kaki rangga yang begitu cepat
dosa apa sih tadi ketemu sama thu orang orang !!! batin chika
mereka berdua berjalan dan tidak melirik ke arah ruang tamu yang di penuhi ibu ibu
mba suteng yang hampir terlewat kembali mundur
"ada apa?" ibu ika
__ADS_1
"ngga tahu nyonya"menunduk sejenak dan kembali berjalan
"arisan kita selesai di sini dulu soalnya saya mau urusin cheline dlu"
"menantunya gimana,kapan kita bisa bertemu langsung"
"nanti kalau kita ketemu lagi aku kenalin ke kalian semua"
"oke kita pulang aja soalnya sudah lama juga kita berbincang"
"oke buuy sumuanya "
saat sedang berjalan menujuh kamar chika dan rangga. ibu ika berpapasan dengan davit yang hendak masuk ke dalam kamarnya
"kamu dari mana?"davit kaget dengan suara mamminya
"aiiys mami ngagetin ajah"menghetikan langkanya untuk masuk
"kenapa baru pulang?"
"sebenarnya dari tadi davit udah pulang,tapi ketemu sama kak chika. jadinya tungguin kak chika biar pulang bareng!!"
"kamu sama mereka ?"
"iya tapi tiba2 kak rangga datang "
"oke oke ,kamu tahu kenapa mereka kayak lagi berantem gitu"
"ooh itu ada temennya kak chika yang datang"
"terus "
"teruuuus aku ngga tahu tiba tiba kak rangga sudah ada dan kelihatan kayak marah banget "
"apa ada masalah?"
"aku juga ngga tahu masalahnya apa,tapi dilihat dari wajahnya kak rangga kayaknya dia ngga suka sama teman temannya kak chika yang laki laki itu"
"ada apa sih ma"pak fendi yang ngga tahan sedari tadi melihat istri dan anaknya yng sedang berbicang sambil berbisik
"ngga tahu nhi pa sama anak anak,mereka lagi ngga akur"
__ADS_1
"udah ma besok pagi ajah baru kita tanya mereka"pak frendi memegang pundak ibu ika dan merangkulnya menujuh kamar dan davit menggeleng sambil masuk kamar