
rangga mebuka pintu pelan
"kamu lihat bajunya aku semuanya ngga ada?"chika mengacak pakaian yang berada di dalam kopor yang dia bawa
"kenapa bisa?"
"terus aku pakai apa dong"
apa ini ualah mami rangga tersenyum dalm hati
"bentar ya aku telepon mami dulu"
"ya udah telepon dulu aku mau ke kamar mandi sebentar"
chika masuk kemar mandi sedangkan rangga menekan nekan hpnya dan menyambunakan dengn maminya
akhirnya teleponpun tersambung
"udah sampai ya"
"mami kenapa sih ganti kopornya chika,dia panik tauh ngga ada pakainnya"
"pakaian apa?"
"jangan boong deh mi emang aku b**on ya "
"tapi kamu senang kan "
rangga tersenyum
__ADS_1
"pasti sekarang kamu lagi senyam senyum sendiri"
"ngga kok"
chika dari dalam kamar mandi menatap rangga yang sedang salah tingka
dia kenapa???
"mami..."chika membuat rangga semakin salah tingka dengan pertanyaannya
rangga mengangguk..
"mi kenapa baju aku ngga ada semua ,apa ketukar saat di dalam pesawat?"
rangga terperanga saat chika bertanya pada maminya
mana bisa ketuker,di dalam pesawat cuman kita ajah rangga menepuk jidatnya
"terus aku pake baju apa dong mi"
"pakai yang ada ajah kan sama ukurannya "
kenapa mami tahu ukuran baju yang ada didalam kopor sama seperti ukuran bajuhku!!! batin chika sambil menatap rangga
"iya sih sama ukurannya,tapi kok bisa sama ya mi ukuran pakaian nya?"
"ngga tahu sayang"
"aneh.."
__ADS_1
"udah dulu ya cheline mau tidur dadada selamat bersenang senang ,jangan lupa bawa kabar bahagia ya buat mami buyyyy" mematikan teleponya untung untung ngga ketahuaan batin ibu ika
"terus gimana dong" tanya chika kepada rangga yang di sampingnya
"pakai yang ada ajah "rangga membaringkan badannya di kasur sambil menatap langit langit kamar yang di hiasi dengan lampu tidur bergelantungan.
chika menghela nafasnya kasar dan kembali kekamar mandi untuk mengganti pakainnya
baju apa nhi udah kekurangan bahan ,tipis lagi... batin chika saat di dalm kamar mandi
chika mengumpulkan seluruh keberaniaannya untuk keluar dari dalm kamar mandi
berlari kecil menujuh tempat tidur.rangga yang merasakan hentakan kaki lansung melihat ke arah chika
matanya terperanga melihat tubuh chika yang mungil,di balut dengan pakaian tidur yang sangat terawang memperlihatkan paha mulusnya.
rangga menelan silvatnya,sedangkan chika berlari menaiki tempat tidur dan menutupi dirinya dengan selimut.
chika menurunkan selimutnya sebatas kepalanya saja melirik rangga yang berada di sampingnya.
rangga mendekatkan wajahnya dengan wajah chika.saat ini rangga sudah tidak bisa menahan segalah gejolak nafsunya yang selama ini dia tahan.
ooh tuhan entah apa dosaku sampai koporku tertukar dengan kopor yang isinya pakaian haram ini!!! batin chika
tangan rangga menepih rambut chika yang sedikit menutipi wajahnya,perlahan dia ******* bibir mungil chika.semakin lama dan turun ke leher jenjang milik chika meninggalkan beberapa bekas kepemilikan disana.
chika akhirnya pasra dan mulai menikmati setiap permainan rangga yang sudah tidak terkendali.
malam ini serasa sebagai ganti malam pertama mereka yang tertunda.
__ADS_1
malam senakin panas dua insan yang kini sedang memadu kasih semakin menikmati setiap jam, menit,dan detik yang mereka lewati bersama.
tak terasa pagi sudah menyingsing,chika yang masih terlelap di atas ranjang. sedangkan rangga, sedari tadi sudah terbangun seperti biasa dia selalu memandang wajah istrinya yang sedang tertidur.