
"kami pamit dulu ya,nanti kapan kapan kumpul lagi kayak gini..."ibu ika memeluk mama chika dan bergantian ke mama Randy
"kita pamit dulu pak jefri,pak toni "menjabat tangan bergantian
"kenapa buru buru sekali...."tanya pak jefri
"haaa anak anak di rumah sendirian"jawab ibu ika
"jeng kan ada yang jagain "deby
"biasalah bu istri saya ini ngga percaya sama babysitter, kecuali Chika yang jagain, baru dia ngga gelisa kayak gini."ungkap pak frendy sambil tersenyum
"aiysh papa!!!" ibu ika memukul pelan pundak suaminya
"tapi chika kok ngga kelihatan kak "tanya pak jefri pada pak toni
"iya di mana ya,ma chika mana?"tanya pak toni pada istrinya
"tadi dia minta ijin buat ikut acara lanjutannya Randy,tapi dia sama lani dan echi."ibu dinda
"kamu ngijinin?"tatap pak toni
"iya terus mereka bertiga kekamar gantin baju"sambung ibu dinda
mereka mengantarkan ibu ika dan pak frendy sampai di depan lif
"maap ya jeng ngga bisa sampai dibawa "ibu deby
"ngga apa apa" ibu ika
"kita pergi ya ibu deby,ibu dinda, pak jefri,pak toni"ibu ika melambaikan tangannya
__ADS_1
di dalam lif ibu ika memikirkan sesuatu seperti ada yang ketinggalan!!!
"pa Rangga mana?"ibu ika
"oh iya tadi dia mau pulang duluan terus Randy ajak dia buat ikut acara apa gitu"
"masi ada acara ternyata!!"
"kayaknya sih gitu ma"
bunyi lif membuat pak frendy dan ibu ika bergegas keluar
"mama tunggu sini dulu,biar papa ambil mobilnya"pak frendy meninggalkan ibu ika
ibu ika duduk sambil memainkan ponsel miliknya...
tak sadar matanya memandang ke arah lif,dia melihat seorang laki laki membopong seorang gadis dengan rambut menutupi bagian wajahnya. karena mungkin terlalu mabuk.
"anak anak jaman sekarang kelakuannya.."mengoyangkan kepalanya
"ayo kita joget yuk"ajak salah satu teman vito kepada lani
"ayo.."lani mengiyakan
"kita kesana juga yuk"ajak salah satu kepada echi
"ngga aku di sini ajah.."tolak echi halus
"lo kesana ajah gue ngga apa apa kok"Chika
echi melirik vito sekejap perasaan gue ngga enak sama nhi cowo!! batin echi
__ADS_1
"ngga apa apa ada aku kok buat jagain chika"kata vito
suarah musik yang sedikit keras membuat Echi memandang lani dari kejauhan.nih anak satu juga!! kayak orang kesambet ajah sama namanya party dan pasti gila gilaan nhi batin echi frustasi
"lo di sini ajah jangan kemana mana gue panggilin tuh anak dulu,terus kita balik ke kamar."setelah berkata echi pergi mengajak lani untuk berhenti.
namun usah echi sia sia karena lani susah terpengaru dengan alkohol
"ayo Lan kita balik di kamar, ini udah terlalu malam,nanti kita di panggil sama tante dinda."sambil menarik narik lani yang sedang sibuk berjoget
"ayo Lan kita kekamar yuk kasihan chika tahu,lo yang ngajakin minum,lo juga yang paling banyak minum!!"lanjut echi
"ayo echi kita joget bareng.."mengakat kedua tangan echi dan tidak peduli ocehannya.
Chika melihat tingka echi dan lani hanya tersenyum,tapi tiba tiba kepalahnya terasa sangat pusing dan seluruh tubuhnya sangat kepanasan.
kenapa kepanasan kayak gini ya batin chika sambil mengipaska tangannya.
"kamu kenapa "vito pura pura bertanya
akhirnya bereaksih juga tuh obat batin Vito girang
"vito kok panas ya di sini.."sambil masih memegang kepalanya karena kesakitan
"ngga juga"vito
"beneran panas vito,panas bangat.."chika
"kalau di sini panas kita cari tempat yang adem ajah gimana.."ajak vito sambil membopong Chika
"panas bangat vito"saking panasnya chika membuka bajunya satu kancing,baju sabrina polos dengan kancing di depan dan panjangnya melewati lutut.
__ADS_1
mata vito langsung tertujuh pada bagian dada Chika sambil menelan ludahnya.
dia membopong chika keluar dari tempat party dan menujuh kamar yang sudah di siapkan, karena setiap teman yang Randy undah sudah di sediakan kamar untuk menginap.