
setelah semua orang selesai makan,ibu ika membawa Cheline kekamarnya untuk tidur.
saat Cheline sudah tidur dia kembali ke ruang dapur.dia ingin mengambil buah yang sedang di kupas mba suteng.
"mba bukannya tadi Rangga udah pulang?"tanya ibu ika sambil mengigit buah
"iya nyonya,tapi ngga tahu kenapa dia masuk mobil dan pergi lagi nyonya."
"oh.."memegamg piring yang birisi buah
"makasih mba"mengambil piring yang berisi buah dan berjalan ke arah ruang kerja karena sedari tadi suaminya sedang bekerja.
"pa..."sapa Ibu ika saat membuka pintu
"hmm"jawab pak frendy
"Rangga kenapa balik lagi?"
"balik kemana!"
"ngga tahu pa mungkin ke kantor"
"papa juga ngga tahu ma"
"kirain mama ,papa tahu "
ibu ika melihat suaminya sedang sibuk dengan pekerjaannya,dia berjalan mendekati suaminya dan memijat pundaknya pelan
"pa...jangan terlalu cape itu ngga baik buat kesehatan"
"iya ma..ini sedikit lagi udah selesai kok,papa kerjain ini kan supaya bisa buat pameran nanti"
__ADS_1
"kan masih lama.."
"waktu itu cepat berlalu ma,selagi papa ngga ada kerjaan mending di kerjaain,lagian kalau kita harapin Rangga ajah kan kesihan."
"iya dia sangat sibuk dengan pekerjaannya.."terus memakan buah yang dia bawa
****
di dalam mobil chika hanya terdiam sambil memainkan hp-nya dan sesekali tersenyum saat dia melihat hasil foto dia bersama kedua sahabatnya yang mengenakan pakaian bridesmaid mereka
"senang ya hari ini.."Rangga sesekali melirik Chika yang tersenyum sendiri
"sampai lupa waktu!!"sambungnya sambil tersenyum sinis
apa shi nih orang ngga mau lihat gue seneng ajah!!!batin Chika
"kamu ngga tahu ya Cheline dari tadi nyarin kamu" Rangga mengelengkan kepalanya
"sebenarnya obat apa shi yang kamu kasih buat mereka sampai kayak gitu"
"maksutku Cheline"
"oh..saya juga ngga tahu tuan kenapa dia seperti itu"mana gue tahu emang gue dokter Chika menahan emosinya dengn memancarkan senyum
"terimah kasih tuan sudah menjemput saya"tamba Chika dengan tetap tersenyum
"ngga apa apa..kalau bukan Randy yang nyuruh aku ngg bakalan ke sana"membuat diri cool
"dia sahabat yang tidak memiliki perasaan hanya memikirkan kesenangan nya sendiri,saat susah baru inget sahabat kayak gini nih ..."sambung Rangga
"kak Randy ngga kayak gitu tuan, sejak saya kenal kak Randy dari dulu sampai sekarang dia tetap kayak dulu baik,penyayang,apa lagi selalu sabar.bahkan....."chika termenung seketika dia selalu ngejagain aku lindungin aku dari orang orang mau ngegodah aku....aku inget waktu dia relah berkelahi demi harga diri aku yang hampir dilecekan oleh kakak kelas dulu...sampai dia terluka.sambung Chika dalam hati
__ADS_1
samapi Chika ngga sadar mereka sudah sampai di depan rumah.
"memang sedekat apa kalian?"tanya Rangga saat mobil sudah berhenti
"eeeeeeeh ..."ngapain juga gue ngasih tahu dia!!
"sedekat apa .."Rangga penasaran
"ssss-udah sampai trimah kasih tuan.."Chika buru buru turun dari mobil
"aneh?"Rangga juga ikut turun dari mobil dan berjalan mengikuti Chika dari belakang
mba suteng dari dapur yang hendak ke kamarnya melihat Chika keluar dari dalam mobil Rangga dan di ikuti Rangga dari belakang.
berdua!!mereka dari mana mba suteng.
Chika berlari ke kamarnya sambil menengok nengok kebelakang
ibu ika dan pak frendy yang baru keluar dari ruang kerja meperhatikan tinggka Chika
"chika kenapa?"ibu ika bertanya saat Chika sudah masuk di dalam kamarnya
"ngga tahu ma...ayo kita kekamar papa udah ngantuk."merangkul istrinya
saat mau menaiki tangga mereka melihat Rangga juga baru datang dan masih lengkap dengan pakain kantornya.
"kamu baru pulang?"tanya pak frendy
"bukannya kat mba suteng kamu tadi balik lagi kenapa?"ganti ibu ika bertanya
"iya pi Mi... tadi ada yang ketinggalan terus aku balik lagi"ucap Rangga dengn sedikit gugup
__ADS_1
"aku naik dulu mau mandi...."meninggalkan kedua orang tuanya
"Pa ....ngga biasanya dia kelupaan"ibu ika...