
beni duduk di samping chika "sejak kapan kamu di sini"berpura pura padahal dia sudah tahu kalau chika sudah berada lama di kota ini
"baru sih "melirik echi dan lani
"aku senang bisa ketemu sama kamu lagi"beni mendekatkan tubuhnya
"eeeeiii ngga usah deket deket"lani menatap beni
"maafin aku "
"maaf kenapa?"
"chik gue masih sayang sama lo"mengutarakan isi hatinya
oooh jadi nih cewe yang selama ini dia ceritain cek cek cek jasmin menggeleng.
"lo kerja ya di rumah rangga? "jasmin menyelah pembicaraan chika dan beni "lo jagain adik rangga?"melirik cheline
"chik!!"beni menggenggam tangan chika
"apaan sih jangan pegang pegang lo"chika mengibaskan tangan beni
"lo bedah ngga sama kayak dulu"
"ben jangan sama gue kayak dulu lagi,itu udah berlalu sekarang gue udah jalanin hidup gue."
"chik plise kita balikan kayak dulu "memegang tangan chika eret erat
jasmin memotret chika dan beni diam diam
"kak chika!!!"suara seseorang
chika melepaskan tangan beni dan menoleh
"davit!!!"
"ngapain di sini kak"davit mendekat
"lagi ngumpul sama temen temen"
"ooh cheline ikut juga "melirik adiknua
" hay kak!! "memngelus kepalah cheline dan menyapa kedua sahabat chika
"hay davit"jasmin
"hay kak"
"kamu ngapain di sini"echi
__ADS_1
"iya kamu ngapain di sini"chika
"dia siapa chik?"beni
"mau tahu ajah lo"lani
"lo pacarnya chika?"beni
davit menatp lekat wajah yang menanyakannya
melirik chika sama teman temanya.
"apa urus lo!"chika
"chik.."beni
"siapa sih kak"davit penasaran
"bukan siapa siapa,kamu di sini sama siapa ?"mengalikan pertanyaan davit
"oooooh,sama temen kak cuman udah pulang duluan"
"mba chika celine mau pipis"
"hah! ayo kita ketoilet"
"kak aku tungguin ya kita pulang bareng"
saat chika dan cheline pergi ke toilet mereka semua sibuk dengan henpon masing masing
"jas lo kenal sama chika!"
"ngga juga sih,cuman akhir akhir ini gue ketemu sama dia kayaknya sih dia jadi bebysitternya anak kecil itu adiknya rangga"
"kenapa lo ngga bilang gue"
"mana gue tahu itu cewe yang lo ceritain selama ini"
apa dia mantannya kak chika batin davit
"kok lama ya mereka ,aku susul ajah"
jasmn menggeleng "segitu gilanya sahabat gue"
beni mencari cari dimana letek toilet.berjalan modarandir akhirnya melihat anak panah.
"itu dia"berjalan menelusuri lorong menujuh toilet
"chik kenapa lo ngga mau sama gue"
__ADS_1
"apan sih ren,jangan sentu gue"
"gue bakalan lepasin lo kalau lo mau terima cinta gue"
"mba chika !!"cheline menangis melihat perlakuan reno yang sedikit kasar ke chika
"tenang sayang mba chika ngga apa apa kok"
"lepasin ngga kalau lo ngga mau lepas gue teriak nhi"
"chika!!!"suara beni
nih orang orang pada kenapa ada di sini semua!!!batin chika
tiba tiba reno melepaskan tangan chika,kesempatan chika buat pergi meninggalkan mereka berdua.
tanpa berbicara mereka mengikuti chika dari belakang
davit melirik arloji di tangannya
"bukannya tadi kakak satunya yang pergi kenapa datangnya bertiga ya"melihat mereka berjalan seperti seorang ratu yang sedang di kawal dua bodygard yang siap siaga menjaganya.
********
"sore ini ada rapat dengan para karyawan bos"
rangga mengecek beberapa file yang di bawa siska setelah selesai dia mengembalikan file tersebutke siska
"bisa rapatnya di majuin dikit"
"baik bos nanti saya majukan"
"hmmm"
siska meninggalkan ruangngan ranggga
melirik ponselnya yang berdering di atas mejah
"apa mereka sudah pulang,cepet bangat "
setelah mengecekata rangga membulat besar dia mengepalka kedua tanganya
"bilangnya bertiga doang "berdiri dari duduknya
membuka pintunya kasar serta membantingnyai
"siska batàlkan miting hari ini saya mau pulang lebih awal"
"baik bos"
__ADS_1
rangga melajukan mobilnya dengan kecepatan maksimum dia terlihat sangat marah. bagaimana tidak, jasmin mengirimkan poto chika dan beni yang sedang berpegangan tangan seolah sangat mesrah.