
rangga dan ibu ika berpapasan di depan pintu masuk mall
"mi kok sendiri!!"
"mami cariin chika sama cheline tapi ngga ketemu mungkin mereka sudah keluar."
"ngga,dari tadi aku ngga liatin mereka."
"coba kamu telponin"
mengotak ngatik hp-nya
"ngga di angkat mi"sambil melirik kesana ke mari
"apa mereka masih di dalam"
rangga berlari meninggalkan maminya
"heyyy tungguin mami"mengikuti rangga yang sudah agak jauh
rangga berlari kesana kemari mengecek toko satu ke yang lain tapi ngga ketemu juga
"ya ampun kemana mereka,apa mereka sudah di bawa luis."rangga terhenti didepan eskalator
"kak rangga "suarah cheline terdengar sangat kencang
rangga menoleh ke asal suara dia melihat cheline turun dari gendongan chika dan berlari ke arah rangga.
rangga memeluk cheline tapi matanya terus melihat chika dan arya di sampingnya
"hay bro "mengangkat gumpalan tangan kanannya berniat agar rangga membalasnya tapi di abaikan rangga
"sayang kamu ngga apa apa"melepas pelukan cheline dan beralih ke chika
__ADS_1
"ngga apa apa,untung tadi kita sembunyi kalau ngga pasti kita ketangkap"
di dalm pelukan rangga bisa merasakan ketakutan dalam diri chika
"untung ada mas arya"
saat mendengar nama arya di sebut rangga melepas pelukanya
"tadi kalau mas arya ngga tarik tangan aku,ngga tahu apa yang akan terjadi iya kan cheline"
cheline mengangguk "makasih ya,siapa nama kamu tadi "ibu ika mengamati wajah arya
"arya tante..."
"arya?kayak perna lihat ya,tapi dimana"
"aku anaknya pak agus herman tante"
"oooh pak herman toh,bukannya kamu sama rangga dulunya satu kelas ya kalian kan seumuran."
"oh ngga ya,kirain sekelas"ibu ika tersenyum
"kita balik ajah gerah tahu di sini"rangga mengibaskan bajunya
perasaan ngga panas deh,buktinya dari tadi kita lari larian tapi ngga keringatan batin chika
mall semewah ini panas???batin ibu ika
"ayo kita pulang"rangga menggenggam tangan chika
"makasih ya mas arya"chika tersenyum lebar
mata arya terus memandangi bibir chika yang tipis. dengan gigi giginya yang mungil dan tersusun rapi.
__ADS_1
sempurna!!! mata arya tidak lepas dari mulut chika
"eeehmm" ibu ika yang peka pun merasa kalau arya sedang melihat chika dengan penuh gairah
rangga menarik chika lebih dekat,tanganya melingkar di pinggang chika
chika terdiam dengan perlakuan rangga
"sama sama chika "memperlihatkan senyumnya yang tak kalah manis.
"kita balik dulu bayyy"chika melambaikan tanganya
mereka pun berjalan keluar tapi saat chika sedikit menjauh dia membalikan badannya sedikit dan melambaikan tangannya ke arah arya
rangga yang sedang merasa cemburu,memper erat pelukanya dan membuat chika sedikit kesakitan
"aww sakit"chika mengebaskan tangan rangga
tapi tangan rangga tidak bergerak sedikit pun
saat di dalam mobil, chika yang tadinya penasaran dengan orang yang mengaku kalau dia papanya cheline. akhirnya, memberanika diri untuk bertanya.
"mami alu boleh nanya ngga"dengan sedikit keraguan chika bertanyaa
dari tempat duduk belaka ibu ika menjawab
"mau tanya apa sayang"memperbaiki posisi cheline yang sudah tertidur di pangkuannya
"begini tadi yang mengejar kita itu ngomong kalau cheline itu anaknya,terus aku lihat matanya gitu kayak tulus banget "
ibu ika terdiam sejenak mungkin saatnya aku ngomong jujur sama chika. dia kan juga sekarang sudah bagian dari keliarga ini dia berhak tahu batin ibu ika.
"sebenarnya...."
__ADS_1
"mi nanti aku ajah yang jelasin"rangga memotong penjelasan yang akan ibu ika ungkapkan