
"hallo nyonya....."
"iya ada apa mba....."
"nyonya tadi ada seorang wanita yang datang kerumah......"
"siapa???......"
"kelihatannya pacarnya tuan rangga....."
"apa!!!! lalu kenapa dia datang kerumah........"
"katanya ingin menemui tuan rangga..nyonya"
"terus ..."
"mereka...mereka...."
"mereka kenapa mba...."
"mereka berciuman di ruang tamu nyonya...."
"oh....berciuman saja ngga apa ....biasalah anak mudah..."
"tapi...."
"tapi kenapa?"
"lebih dari ciuman nyonya.....mereka hampir melakukannya seperti sepasang suami istri "
__ADS_1
"apa????? apa mereka tidak mempunyai akal ....saat itu anak anak dimana "
"mereka semuanya dikamar masing masing nyonya....untung chika melihatnya dan memarahi mereka.....kalau tidak!!!"
"sudah mba nanti kalau aku sudah dirumah baru kita bicarakan ini..sudah malam "
"baik nyonya ....."
"beberapa hari lagi urusan kita disini sudah selesai dan kita akan pulang...."
"iya nyonya....selamat malam"
dipinggir kolam ikan yang jaraknya berdekatan dengan taman cika sedang duduk sambil melamun memikirkan keadaan kedua orang tuanya beserta kakak dan ponaan ponaannya.
kangen juga lama lama.....kangen selalu ketawa bersama,dan sekarang jarak dan waktu yang memisahkan kita.dimana aku selalu menemanih papa minum kopi dan selaluh terkurung di dalam kamar.ngga boleh keluar,kalau pun didalam ngga boleh kedapur....merindukan hal yang sangat membosankan.chika tertawa sendiri
tukang kebun yang melihatnya pun ikut tersenyum. ...
kenapa tiba tibah sedih!!!!!dalam hati tukang kebun
dan tidak jauh dari itu sejak 30 menit yang lalu rangga didalam mobil sedang melihan chika yang sedang duduk di kursi taman dan seorang tukang kebun yang sedang memperhatikananya ( taman beradah di dekat gerbang )
"apa yang sedang dia lakukan....aku kan sudah perna melarangnya ketaman"
yang chika tau rangga hanya melarang cheline.
Rangga menjalankan mobilnya pelan setelah tepat di depan chika tiba tiba dia membunyikan klakson mobilnya membuata chika yang sedang melamun terkejut dan hampir jatuh dari duduknya.
"ahhhhhh..."meletakan kedua tangannya di dadah
__ADS_1
brengsek hampir saja gue jatuh umpatnya dalam hati
"makanya jangan melamun ntar di sambar setan taman...."setelah menyelesaikan kata katanya Rangga melajuhkan mobilnya tampa bersalah kepada chika
"gila lo ya...."berdiri sambil melihat mobil yang di kendarai rangga.
chika berjalan memasuki rumah dengan mulut yang komat kamit.
"kurang kerjaan ya thu orang kerjain gue....tunggu ajah lo nanti gue balas....."berbicara pelan
mengambil gelas dan mengisinya dengan air lalau meminumnya
"kamu haus chika...."tanya mba suteng yang baru datang
"iya mba haus bangat....."mengisih gelas dengan air dan meminumnya untuk yang kedua kali.
"pelan pelan chika ....minumnya"rina datang dan berdiri di samping chika
"chika tadi kamu berani bangat...."
"berani apa mba..."tanya rina memotong pembicaraan mba suteng
"berani menegur tuan Rangga...tapi kamu lihat ngga wajah tuan rangga kayak gugup gitu,kayak ketangkap selingku ajah sama istrinya"
"uhuk...uhuk uhuk"chika tiba tiba terselek air
"thu kan di bilang juga apa pelan pelan kan" rina memukul pelan pundak chika
"aku cuman kaget ajah tadi...bisa bisanya mereka kayak gitu,padahal di sinikan banyak orang."jawab chika
__ADS_1
"iya kamu benar juga....bagaimana kalau anak anak melihat mereka he...."mba suteng
"udah ngapain juga kita bahas mereka.....mendingan aku kembali ke kamarnya cheline takut dia bangun"chika