
berjalan kesana kemari didepan kamar cheline,rangga mengintip di balik pintu yang terbuka sedikit dan tanpa di sadari chika sedang melihatnya.
ngapain dia di depan pintu mondar mandir kayak ngga ada kerjaan saja.tapi kenapa dia rapi bangat ha......mendingan aku kerjain ajah!!!! chika tertawa girang dalam hati
berjalan pelan pelan mendekati pintu,menarik nafas dan menghitung dalam hati.satu dua tiga
menarik pintu.rangga terjatuh tepat di bawa kaki chika "maaf tuan....apa anda tidak apa apa"
pura pura perhatian tapi hatinya sangat bahagia
"ngga apa apa......."berdiri tegap di depan chika
"kenapa tuan di depan pintu......?"
"aku sedang memastikan keadan adikku.....apa dia tidak apa apa"mencari keberadaan cheline
"tuan bisa lihat sendiri...."senyum yang dipaksakan
"oh ternyata dia baik baik saja....."berjalan menujuh tempat tidur dan berbaring sambil memainkan handphone miliknya
awalnya chika tidak menghiraukan keberadan rangga tapi lama lama dia mulai merasa risih
"kenapa tuan masih disini!!!"
"memangnya kenapa kalau aku di sini....ini rumahku?"rangga menatap tajam ke arah chika
"dan ini kamarnya cheline ...."dengan tidak ragu chika menjawab
" maksut saya bisakah tuan kembali kekamarmu"sambung chika
"ngga apa apa mba.....kak rangga disini ajah!"cheline
"lihat yang punya kamar saja tidak mengusirku!!!"
'baiklah...."chika memuterkan kedua bola matanya
chika dan cheline bermain tiada hentinya sampai akhirnya cheline pun capek .
"mba cheline ngantuk mau tidur ...."
__ADS_1
"oke ....tapi cuci tangan sama kakinya dulu ya"
"iya.."berjalan menujuh kamar mandi
didalam kamar mandi chika bernyanyi sambil menyiram air dan menggosok kakinya cheline dengan sabun.
"mba gendong....."mengankat kedua tangan dengan mata yang mulai tertutup
chika mengankat tubuhnya cheline yang sudah mulai agak berat dan tidak lupa, bernyanyi sambil memukul pelan punggung cheline.
berjalan menujuh tempat tidur "apa dia sudah tidur tuan"bertanya kepada rangga dan di jawab dengan anggukan
perlahan chika membaringkan tubuh cheline di samping rangga,mengangkat guling dan menaruhnya di depan cheline,serta menarik selimut.
Rangga melihat perlakuan chika terhadap cheline membuatnya tersenyum senyum sendiri
ternyata di manis juga kepada anak anak,mami memang ngga salah pilih babysitter ,sudah cantik ,imut, ternyata baik juga.Rangga
"kenapa tuan ......"chika selau terganggu dengan Rangga cara menatapnya
"ngga apa apa.."memalingkan padangannya ke arah lain
"kak rangga ada yang mau ketemu thu!!!!...."davit mengagetkan rangga dan chika
"hey apa kamu tidak bisa mengetok pintu dulu,kamu membuat jantungku hampir copot."
"maaf kak ...tapikan pintunya terbuka "
iya juga shi....ngapain diketok orang pintunya terbuka.chika menatap bingung rangga
"memangnya siapa yang datang ?"tanya rangga bingung
"ngga tau aku juga ngga kenal ......"davit berjalan menujuh kamarnya yang tak jauh dari kamar cheline.
tampa menunggu lama rangga pun turun menemui orang tersebut.
"siapa ya...." tanya rangga pada orang yang sedang duduk membelakanginya
mendengar ada suara yang tidak asing di telinganya dia pun berbalik untuk melihata orang tersebut.
__ADS_1
"jen nggapain kamu di sini!!" dengan tetap berdiri rangga berbicara
"aku merindukanmu "berjalan mendekati rangga dan memeluknya.
"jen lepasin aku....aku kan sudah bilang jangan men-"tanpa mendengarkan kata kata rangga
Jeni mencium tepat di bibir rangga dan membuatnya berhenti berbicara(karena itu adalah kelemahan rangga) rangga hanya diam ,tapi lama kelamaan Jeni semakin mengila dengan aksinya,dia mulain ******* bibir rangga pelan pelan dan tidak mempedulikan dimana sekarang mereka berada.
Rangga terbuai dan dia pun menuruti keinginan nafsunya.membawa jeni di atas tempat duduk agar lebih nyaman,perlahan jeni melepaskan beberapa kancing bajunya rangga .
"haaaaaaaa.........." chika menutup kedua bola matanya
Rangga dan jeni yang mendengar teriakan chika langsung bergegas bangun dari tempat duduk. sedangkan mba suteng dan Rina yang berada di dapur berlari menujuh ruang tamu yang agak jauh dari dapur.
"kenapa chika??kamu ngga apa apa..."tanya mba suteng sembari memeriksa seluruh tubuh chika
"hey kamu ngga apa apa .."rina menarik tangan chika
"apa kalian masih waras????"tanpa ragu chika berbicara
mba suteng dan rina bingung dengan kata kata chika,mereka pun melihat kearah pandangan yang ditujuh chika,seakan tak percaya mba suteng menampar pipinya pelan.
apa ini mimpi ,mereka mau melakukannya di sini!!! mba suteng membulatkan matanya dan membuka mulutnya sedikit seakan tidak percaya
"kalian pikir ini kantor , sesuka kalian mau lakuin apa ajah"
Rangga hanya diam sedangkan jeni menatap sinis chika
dia lagi ....dia lagi kenapa dia selalu datang di saat seperti ini jeni
"bagaimana kalau tadi dimas sama davit yang melihat kalian dan bukan aku"memegang kepalanya dengan sebelah tanganya
"kalau kalian mau melakukan hal seperti tadi,di sini bukan tempatnya!!! cari tempat lain."berjalan meninggalkan ruang tamu.
mba suteng dan rina pun kembali ke dapur
sedangkan rangga dan jeni saling menatap
"aku akan mengantarmu pulang,tunggu disini aku ambil kunci mobil .."tak tunggu beberapa lama Rangga pun mengantarkan jeni kerumahnya.
__ADS_1