
sudah dua hari Chika beradah di rumah Randy bertemu keluarga yang sudah lama tak jumpa.
bersendau gurau dan tertawa bersama, orang tua Randy sangat menyayangi Chika .
"paman ingat dulu waktu kak Randy berkelahi terus,dia pulang dengan pakain yang acak acak,rambut berantakan dan pipi yang memar "
"iya itu tidak paman lupakan .."papa Randy
"saat paman bertanya kenapa kamu seperti ini,apa kamu berkelahi? anak siapa yang kamu pukul ayo cepat pergi minta maaf sebelum mereka datang meminta ganti rugi.."chika
"terus aku yang berada di samping kak Randy dengan mata sembat berkata kepada paman :maaf paman ini salahku sampai kak Randy berantem..."meniru suaranya sendiri sewaktu menangis
"Chika kenapa matamu bengkak..paman berkata sambil mendekati ku dan mengecek kondisiku"sambungnya lagi
"kamu tahu itu paman sangat kuatir..."potong papa Randy
"dan paman kembali berkata kepada kak Randy kenapa kamu berkelahi. kata kak Randy:mereka menyakiti Chika pa makannya Randy lawan. maafin Randy pa...dan paman memukul pundak kak Randy sambil tersenyum dan berkata :kamu saudaranya jika ada yang mau menyakitinya kamu orang pertama yang harus melindungi dia...."chika memandang Randy yang baru turun dari tangga duduk tepat di samping Chika
"kalian lagi ngomongin apa serius amat,ngomongi aku ya"melototi Chika
"ihdi pede banget.."Chika
"jangan bohong kamu kan suka gitu kalau sudah ketemu sama papa pasti ngomongin aku"sambung Randy penasaran
"ngga lah...aku sma paman cuman ngomong biasa.."
__ADS_1
"ya biasanya kalian ngomongin aku.."mengacak rambut Chika
"bibi kak Rangga nakal nhi.."mengaduh kepada ibu Randy yang sedang sibuk di dapur dengan mamanya sendiri,mereka hanya mengeleng dan tersenyum
"Randy.."panggil papa Chika
"iya pa"jawab Randy(Randy biasa memanggil papa Chika dengan sebutan papa juga )
"papa titip Chika ya sama kamu jagain dia walau disini ada kakaknya tapi dia selalu sibuk dengan keluarga kecilnya jadi kamu yang harus jagain Chika apa lagi disini sangat berbahaya di kota besar ini pasti saja banyak orang yang jahat ."mengelus kepala Chika dengan kasih sayang
"iya pa walau pun Randy sudah kawin dan punya anak pun Randy akan selalu jagain Chika"mengacak rambut Chika
"Randy kamu istirahat duluh,besok acaranya kamu nanti ngantuk lagi"mama Randy
"kenapa ngga bisa tidur.."tanya Chika polos
"biasa..."jawab papa Randy
"apa shi pa"menggaruk kepalanya yang tidak gatal...
karena tiga hari Randy tidak bertemu dengan Sonya.membuat Randy ingin segerah bertemu
ngga biasanya seperti ini soalnya ini tradisi. mereka biasanya setiap hari setiap jam, setiap menit,mereka selalu saling mengabari dan sering bertemu...
"udah aku mau tidur ajah soalnya sudah ngantuk"Chika bengkit dari duduknya
__ADS_1
"masih jam berapa,kamu sudah ngantuk?"Randy memandang kepergian Chika
"papa juga mau tidur dulu"papa Randy
"papa juga ngantuk "Randy menggeleng
"papa kamu mah biasa ,selalu tidur duluan "papa Chika
"papa ngga tidur ?"tanya Randy kepada papa Chika
"belum mengantuk"jawab papa chika
"oooh "Randy
"Randy boleh papa bertanya sama kamu"dengan suara sedikit di perkecil
"boleh pa tanya soal apa"penasaran
"kamu kan tahu sebenarnya papa ngga tegah kalau Chika kerja,tapi dia selalu menekan papa supaya dia bisa membantu perekonomian kita"
"dia selalu keras kepala"
"iya dia selalu begitu sejak dulu.. tapi akhir akhir ini papa dengar kabar dari tetangga kalau Chika sudah punya pacar.papa pengen tahu apa betul dia sudah punya pacar...kalau betul papa sangat takut kalu dia pilih pasangàn yamg salh"
"tenang ajah pa...tapi ngga mungki kalau dia sudah punya pasangan masah dia ngga cerita sama aku.."ngga mungkin dia ngga cerita toh kita sudah bertemu beberapa kali .....dalam hati Randy
__ADS_1