"Jatuh Cinta Lagi"

"Jatuh Cinta Lagi"
sakit


__ADS_3

Clarista yang masi tidur nyenyak ternganggu dengan suara jangkrik di hanpone nya ia pun langsung mengangkat tanpa melihat siapa yang menelpon. "halo" sapa dengan suara serak ciri khas orang baru bangun tidur.


" cia oom lupa no pin kamar kamu" tanya Davis tanpa bertanya lagi ia pun menyebut angka lahir dengan gabungan angka lahir mama nya.


PipPip


bunyi suara pintu terbuka sedangkan Clarista melanjutkan tidur nya ia tak menyadari kalau om Davis nya sudah masuk dengan wajah khawatir ke tika melihat keponakan nya yang pucat dan penuh dengan luka luka lecet pasti jatuh dari motor pikir nya.


Clarista yang tidak sadar pun dengan keberadann oom nya pun hanya tidur dan tidak sadar ketika tubuh nya sudah diangkat dan di bawah ke mobil Davis berencana akan membawa nya kerumah sakit karna ia yakin pasti keponakan nya ini belum ada menyentuh luka luka lecet karna luka nya masi basah.


"Dokterrr" teriak nya keras. seakan akan keponakan nya sedang sekarat. dokter dan perawat pun mulai membawa Clarista ke UGD


cukup lama Davis menunggu. adik bungsu nya pun datang dengan tergesa gesa saat mendengar keponakan kesayangan di lari kan ke rumah sakit. " kak gimana keadann cia" tanya rayen khawatir karna ia hanya tau Clarista hanya sakit biasa dan ia tidak menyangka Clarista separah itu sampai dibawah kerumah sakit.

__ADS_1


"kakak juga gak tau yang jelas banyak luka luka lecet terus badan dia juga panas" ungkap Davis yang masi khawatir.


" tapi kak semalam cia menang di balapan " kata rayen yang penasaran kok bisa gadis itu luka luka kalau ia semalam baik baik saja.


Seorang Dokter parubaya keluar dari ruangan UGD dan langsung menghampiri keluarga pasien


"gimana dok keadaan cia" tanya Davis cepat


" pasien baik baik saja hanya perlu istirahat .." dan langsung di potong oleh Davis padahal sang dokter belum selesai


" begini pak luka luka pasien bisa sembuh dengan di oles kan salap dan juga obat anti nyeri dan pasien mengalami demam karna kurang nya istirahat dan pola makan yang teratur dan kurang sehat, pasien harus menginap beberapa hari di rumah sakit ini dulu sampai pasien stabil" jelas panjang lebar sang dokter dan berlalu pergi meninggal kan Davis yang masi terdiam.


" rayen kamu urus ruangan vip untuk cia kakak akan melihat nya sebentar" ucap Davis sambil memberikan kartu nya. dan sang adik hanya mengiyakan dan berlalu pergi.

__ADS_1


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


.Dion sedang di sibuk kan dengan berkas berkas di meja nya ia sangat serius sampai tidak sadar kedatangan tamu yang memabawak makanan siang rumahan.


" nak" panggil nyonya marta dan membuat dion terkejut.


" mom kapan mom sampai"


" mom baru saja sampai kau serius sekali berkerja sampai lupa makan" jelas nyonya marta sambil membuka satu persatu rantang yang berisi makanan.


"makan lah dulu nak dan cuci muka mu dulu biar tampak segar" tambah nya lagi melihat wajah lelah putra nya. Dion pun mengiyakan saran nyonya marta dan meninggal kan hanpone nya di meja. dan langsung ke kamar mandi.


"aku penasaran ingin isi hanpone nya itu" guman nyonya marta dan langsung mengotak atik hanpone putra sulung nya itu.

__ADS_1


"siapa gadis ini" tanya nyonya marta melihat wallpaper hanpone yang menunjukan gadis cantik yang memegang piala dan berkalung piagam emas. jelas sekali kalau mereka seperti sepasang kekasih dengan wajah Dion tersenyum begitu bahagia sambil menggenggam tangan gadis cantik yang mengunakan baju basket dan nyonya marta jelas tau itu adalah baju basket yayasan nya karna ia yang menawarkan warna biru dongker.


krik suara kamar mandi terbuka ia langsung berlari ke sofa semula. ia duduk.....


__ADS_2