"Jatuh Cinta Lagi"

"Jatuh Cinta Lagi"
MAKAN MALAM:)


__ADS_3

Senja sudah lewat sedangkan varell masi bercerita dengan Clarista celotehan varell hanya di senyum kan oleh Clarista, tidak ada yang dilewatkan oleh nya bahkan tentang perjodohan Keysa dengan lelaki kaya pun iya cerita kan dan Clarista hanya mengiyakan karna dia tidak peduli kecuali papa nya ingin menikah lagi baru ia peduli.


hampir saja Clarista tertidur karna cerita varell seperti mendongeng.


"kak kita mandi bareng nya" belum sempat cia berbicara, varell sudah berlari keluar, dan ketika dia ingin memejamkan matanya lagi suara ketukan pintu begitu nyaring.


"kak kenapa pintu nya dikunci.." pintu terbuka varell pun langsung masuk sambil membawa pakaian lengkap.


"kata mama ada tamu yang akan kerumah kita" Clarista yang sedang membantu varell melepas baju pun terhenti.


"emang nya siapa yang akan datang" tanya Clarista yang kini membantu varell melepas ikat pinggang varell.


" kata nya lelaki kaya yang akan dijodohkan dengan kak Keysa yang akan datang kak" sedangkan Clarista hanya beroh ria saja


setelah selesai mandi Clarista menggunakan baju kemeja putih panjang yang di padukan dengan rok hitam di atas lutut sungguh iya seperti artis korea sekarang sedangkan varell sudah tampan dengan hoodie warna hitam nya


" nantik om Davis dengan om rayen kesini" kata Clarista sambil meganti perban di lutut nya


"wah benarkah kak valil Lindu mereka" ucap varell sambil meringis melihat luka di lutut Clarista


"kak, kenapa bisa terluka seperti itu" cemas varell dengan mata yang mulai berkaca kaca

__ADS_1


"kakak jatuh dari motor" setelah selesai Menganti perban di lutut dan di lanjutakan dengan Menganti perban di dahi nya.


"kan valel sudah bilang kakak jangan mengebut ngebut kalau bawak motor jadi nya kan luka luka seperti ini" marah varell yang seperti mengomel dengan anak nya.


sedangkan Clarista hanya tertawa kecil setelah Menganti perban nya.


"VARELLLLLLL" teriak mama varell yaitu mama tiri Clarista. Clarista dan varell sama sama terkejut sungguh rasa nya telinga nya sakit. dan seperti nya bsok harus bawak ke dokter


" kak valel keluallah dulu ya bye" kata varell setelah mengecup pipi nya Clarista sekilas ia langsung keluar.


*


teryata keluarga tuan Abhraham sudah dijalan menuju rumah Clarista, sungguh Dion berharap bisa bertemu dengan gadis itu dan iya pun mengusap layar wallpaper hanpone nya itu


mulai dari Clarista dari bayi, Clarista sedang memegang piyala , Clarista menggunakan seragam sekolah SMA Abhraham, bahkan foto Clarista dengan arya pun ada walaupun cuma satu itu juga membuat dion memanas dan mengepalkan tangan nya walaupun banyak foto Clarista dengan Davis dan rayen tapi tetap saja hati nya panas,


sedangkan nyonya marta yang melihat foto foto Clarista sudah membayar penasaran nya dan benar nya gadis itu sama dengan gadis yang dihanpone putra nya itu


banyak Piyala piyala dan medali medali yang ada di lemari kaca membuat tuan Abhraham berdecak kagum.


"maaf aku ingin bertanya piyala piyala dan medali ini punya siapa" tanya tuan Abhraham

__ADS_1


" itu semua punya Non Clarista tuan" jawab seorang pelayan sambil menundukkan kepala nya mendengar itu tuan Abhraham dan nyonya marta sama sama berfikir jika Clarista adalah calon mantu idamanan.


sedangkan Dion tersenyum tipis mendengar nama gadis itu yang selalu membuat terpikat dengan pesona Clarista.


" wah kalian sudah datang" semua mendengar suara anak kecil yang membuat mereka mengalihkan pandangan mereka


" maaf ya papa dan mama ku masi datas jadi kalian masuk lah dulu " suara itu adalah suara varell, keluarga tuan Abhraham sempat terkejut karna anak kecil yang berusia 4 tahun ini yang menyapa nya.


"hai nak namamu siapa" tanya nyonya marta sambil berjongkok. sambil tersenyum ramah


" tante jangan berjongkok nantik kaki tante sakit"cemas varell "nama ku valel" tambah nya lagi dan suami istri itu tertawa mendengar varell. yang bisa cemas juga teryata.


tuan Abhraham pun mengacak acak rambut varell


"om jangann lambut valell tadi sudah dilapikan oleh kak cia, bahkan aku sudah jelekk dan tidak keren lagi" teriak nya dan langsung menangis.


"sayang jangan menangis biar tante rapikan ya" jawab nyonya marta yang sedikitt panik sedangkan suami nya hanya kekeh karna membuat anak kecil itu menangis.


" tidak aku tidak mau , aku mau dengan kak cia" dengan cepat varell menggeleng kepalanya


"aku tak akan perteman lagi dengan oom" jelas varel sambil menatap tajam dengan tuan Abhraham dan berlari dan terus manggil nama Clarista seketika tawa tuan Abhraham langsung pecah." kamu ini sudah membuat anak orang menangis" sambil memukul bahu suami nya itu sedangkan dion hanya menggeleng kan kepala nya dan ia lebih fokus mencari keberadaan Clarista.

__ADS_1


" yammpun kalian sudah datang suara" suara manja mama tiri Clarista yang hanya bass basi


"kenapa tidak masuk ayok duduk" tambah tuan alex papa Clarista, sedangkan Keysa mulai senyum senyum untuk menggoda Dion.


__ADS_2