"Jatuh Cinta Lagi"

"Jatuh Cinta Lagi"
permintaan


__ADS_3

Dion yang masi menyuapi Clarista dan sesekali memasukan makanan kemulut nya ia tidak masalah dengan bekas Clarista bahkan ia mau menyuapi Clarista makan setiap hari.


Clarista pun ingin mengambil minuman kaleng nya dan langsung berdiri


"mau kemana" tanya Dion bingung melihat Clarista tiba tiba berdiri


"cia mau ngambil minum" mendengar itu Dion langsung mengambil air putih dan gadis itu pun menolak "cia gak mau minum air putih cia mau minum.." lagi-lagi Clarista terdiam melihat tatapan Dion yang begitu tajam dan menusuk


"kenapa diam ha"? suara Dion mulai meninggi


"maksud cia mau ngambil minum dari tangan kakak" jawab Clarista gugup dan langsung meminum satu botol penuh, entah lah dia begitu takut dengan tatapan dion yang biasa lembut kini menjadi tajam.


Dion terkekeh kina iya sudah tau kelemahan Clarista walaupun sempat terkejut melihat Clarista yang meminum air putih yang meninggal kan sedikit air


iya masi ingat ketika pertama kali memberikan air putih ke gadis itu dan hanya meminum nya sedikit.


"hmm Cia mau pulang kak" setelah lama terdiam akhirnya Clarista bersuara


"kakak antar" jawab dion dan mengambil jas nya " cia pulang sendiri aja" Clarista sengaja mengalihkan pandangan dari mata Dion


"lagian kan cia mau mobil" Clarista yang tidak mendapatkan jawaban dari Dion mulai menegakan kepalanya dan benar dion sudah menatap nya begitu tajam.


Deggg!!!!...


jantung Clarista rasa nya ingin copatt, ia begitu gugup,"cia cuman gak mau jadi beban buat kakak" jawabnya sambil mengambil tas dan hanpone nya


"cia gak perna jadi beban"jawab Dion lembut dan menarik tangan Clarista, mereka sama-sama turun lift dan selamat itu tangan kanan Clarista dingengam oleh Dion di lobby kantor mulai sepi jadi hanya beberapa karyawan yang melihat nya


"terus mobil cia gimana kak" tanya Clarista setelah sampai diparkiran


"udah, masuk dulu mobil cia nantik diantar asisten kakak"jawab dion sambil menuntun Clarista masuk mobil dan iya pun duduk di kursi kemudi " kakak gak pakai sopir" tanya Clarista lagi " tapi pak supir nya lagi ada urusan keluarga jadinya dia izin" dusta Dion padahal Dion sengaja iya ingin berdua dengan Clarista dimobil.


"oiya pakai sabuk dulu" Dion langsung memasangkan sabuk ke badan Clarista


"gak usah nahan sapa" tambahnya lagi ketika melihat Clarista yang menahan napas


Clarista hanya tersenyum karna melihat dion yang sedang tertawa.


satu jam berlalu akhir nya mereka sampai dirumah mewah Clarista.


"kak mampir dulu yuk"ucap Clarista sambil membuka sabuk pengaman nya


"lain kali aja kakak mampir" jawab dion sambil memperhatikan Clarista, " itu mobil cia udah datang"sambil melihat Filla yang keluar dari mobil balap Clarista


gadis itu pun mengucapakan terimakasih dan tanpa sadar atau tidak Clarista langsung memeluk Dion, walaupun Dion kaget ia langsung membalas pelukan Clarista dan kini Clarista pula yang kaget karna dion tiba-tiba mencium kening Clarista, mereka berdua bertatapan begitu dalam suara ketukan dari luar membuat mereka salah tingkah.

__ADS_1


Clarista langsung keluar dari mobil setelah mengucapkan terimakasi lagi. Dion yang masi melamun pun tidak sadar ketika Filla sudah duduk di samping nya.


"dah cia..." teriak Filla sengaja membuyarkan lamunan nya "eh" gugup dion langsung menancap gas mobilnya.


*


"Gimana sayang kamu mau kan bantu mama buat celidikin gadis yang bernama


Clarista alexsia Samuel" tanya nyonya marta ke gadis cantik yang tak lain adalah anak bungsu nya yang masi seumuran Clarista


Salsa Abhraham al farizi adalah gadis cantik adik kandung Dion Abharam Al Farizi


salsa dari SMP sudah bersekolah diluar negeri karna salsa terromah dengan dengan masa kecil nya salsa sering berpenampilan cupu jika dia sedang sekolah dia tak ingin menjadi perhatian semua orang,


dulu salsa sering dibully karna penampilan Cupu nya itu sampai sekarang pun iya masi menyukai gaya seperti itu tapi jika tidak sekolah salsa tidak berpenampilan cupu iya akan menjadi gadis cantik, sifat nya yang lemah lembut dan tidak berani melawan dan bersuara tinggi itu lah penyebab nya ia sering di tindas.


(kembali ketofik)


"iya ma sasa bakalan cari tau tentang Clarista sasa gak mungkin ngebiarin kak dion terluka" jawab salsa begitu lembut, nyonya marta pun tersenyum bahagia karna permintaan nya dikabulkan oleh putri bungsu nya


*


Clarista yang sudah rapi karna om rayen akan menjemput nya untuk makan malam bersama


"haii om"sapa Clarista setelah masuk di mobil


"wah bagus dong" jawab Clarista dengan senyuman manisnya dia bakalan ada teman ngobrol


20menit berlalu Clarista dan Rayen pun sampai


disana sudah ada om Davis nya dan pacarnya intan "hai om hai unty" sapa Clarista langsung memeluk Davis dan Intan


"hai juga sayang" jawab mereka kompak


mereka pun mulai memakan makan yang sudah mereka pesan tentu saja Clarista tidak memesan Nasi malahan iya memakan haus kepiting walaupun sempat dilarang Oleh Davis tapi Clarista berjalan hanya memakan sedikit dan minuman langsung dipesankan oleh intan sang calon unty nya itu memesakan jus sayur yang begitu sehat Clarista pun terpaksa meminum nya, setelah makan rayen izin untuk cepat pulang sedangkan Clarista baru saja ingin memakan eskrim nya


"cia kan bisa pulang dengan oom" tawar Davis ketika melihat Clarista yang cemberut karna ditinggal kan oleh om rayen nya


"cia oom mau ngomong sama kamu" Clarista yang


sudah selesai dengan eskrim nya pun melihat oom nya begitu serius


"ada apa om" tanya Clarista yang juga ikut serius


"boleh oom mintak satu permintaan" jawab nya begitu serius, " dan cia harus bisa ngebuktiin ke oom kalau cia bisa mengabulkan nya"tambah Davis lagi intan yang sudah tau pun hanya menyimak percakapan mereka karna Davis sebelum nya sudah meminta saran ke pacarnya itu.

__ADS_1


"permintaan apa om"tanya Clarista bingung


"cia bakalan ngikutin kemauan oom kok" jawab nya begitu serius mendengar itu Davis bernapas lega "oom mau kamu mendapatkan hati Dion"


ucapan Davis membuat Clarista terlonjat kaget


"oom gila gimana bisa cia ngebunuh Kak dion cuman mau ngambil hati nya cia gak mau jadi pembunuh!!!!"mendengar itu tawa Davis dan intan pecah, teryata keponakan nya itu begitu polos batin Davis tertawa


mendengar gelak tawa dari sang oom dan intan pun membuat nya bingung apa dia sedang melawak pikirnya.


"gini cia sayang maksud om Davis cia harus bisa ngebuat Dion jatuh cinta ke cia" tutur lembut intan membantu menjelaskan karna Davis masi memegang perut nya yang sakit karna tertawa begitu lama "tapi kan siKeysa di jodohin sama kak Dion" tanya Clarista yang masih kaget dengan permintaan gila sang oom


"jutru itu cia harus bisa curi perhatian Dion dan jangan biarin dion lepas dari ngenggaman cia, om tau kok kalau cia suka kan dengan dion" perkataan daavis membuat wajah Clarista memerah emang betul dia menyukai Dion apalagi dion begitu perhatian dengan Clarista


"dan satu lagi oom tau Dion udah mulai suka sama cia" tambah nya lagi


"tapi cia."perkataan cia terpotong lag


"ingat cia pepet terus Dion itu aunty yakin Dion udah suka sama cia" tambah intan Clarista mencoba menyerap perkataan dua pasang kekasih yang berada di depannya


melihat Clarista yang mulai terpengaruhi pun Davis dan intan semakin bersemangat


"cia kamu bakalan bahagia Dion itu baik cia dia juga tampan kan walaupun oom lebih tampan dari dia" tambah Davis


"cia kamu perna bilang kalau kamu pengen balas dendam kan dengan si Keysa itu sekarang lah kesempatan kamu buat balas dendam percaya sama aunty dengan kamu ngerebut perhatian Dion Keysa bakalan panas" tambah intan lagi


"iya juga ya" ucap Clarista yang sudah terpengaruhi oleh om Davis sang pacar


mendengar itu Davis dan intan tersenyum devil


"tadi cia seharian bareng kak dion" mendengar itu Davis ingat dengan perkataan Filla jika Clarista telah membuat dion berubah


"kok bisa kamu ngapain aja" kepo intan


Clarista pun menceritakan semua termasuk dion yang menyuapi dia dengan nasi


Davis dan intan tersenyum bahagia teryata keponakan nya itu sudah maju satu langka


"bagus cia kamu harus membuat dion berlutut dihadapan kamu" tambah intan yang mulai memanasi Clarista


"ini rahasia kita berempat termasuk tuhan dan beberapa malaikat yang sedang mencatat dan gak ada yang boleh tau termasuk rayen " tambah Davis yang sedikit religius😂


.


"oke omm" ucap Clarista sambil menujukan jari kelingking kearah Davis dan intan

__ADS_1


.


__ADS_2