
setelah kepulangan om Davis dan om rayen karna pacar om Davis harus mengurus urusan yang begitu mendadak terpaksa mereka menunda untuk menonton Drakor hingga pagi
Clarista hanya diam sambil mengelus kepala varell yang ada di pelukan nya ia memandangi wajah varell yang sekilas mirip sekali dengan papa nya dan sekilas lagi mama tiri nya Clarista langsung beranjak
Dengan pelan ia turun dari tempat tidur untuk Menganti pakaian dengan pakaian tidur
setelah memakai baju terusan di atas lutut yang begitu tips, Clarista sejenak melirik pintu balkon ia merasa ingin mencari angin sebentar
setelah dibalkon ia melihat tamu makan malam yang baru pulang sejenak Clarista memandang laki laki tampan dengan wajah datar.
"teryata laki-laki kaya yang dimaksud varell adalah kak dion, beruntung sekali Keysa mendapat kan dia" Clarista tersenyum kecut.
ia tidak menyangka lelaki yang ia sukai teryata di jodohkan dengan kakak tiri nya
Clarista mengaku memang menyukai Dion bahkan ia masi ingat betul ketika dengan lancang nya dia menarik tangan Dion untuk berfoto bersama padahal detak jantung Clarista sangat kencang seakan habis maraton. dia begitu gugup tapi dia masi bisa menguasai nya.
"semoga kak Dion bahagia dengan perjodohan ini" sejenak pandangan mereka beradu karna dion merasa ada yang memperhatikan.
Sejenak Dion terpaku melihat Clarista begitu sexsy di mata nya
__ADS_1
Clarista yang di pandang oleh Dion tiba-tiba gugup seperti tertangkap basah karna dari tadi memperhatikan Dion.
Clarista pun Menyapa nya dengan mengerahkan tangan nya ke udara dan tak lupa dengan senyuman begitu manis
Dion pun reflek membalas sapaan Clarista dengan mengerahkan tangan tangan kanan nya di udara dan tak lupa senyum yang begitu bahagia, bahkan selama acara makan malam iya tidak perna tersenyum dan selalu memasang wajah datarnya.
nyonya marta yang melihat anak nya tiba-tiba seperti anak kecil yang mengerakan tangan nya keatas dan senyum yang tak perna pudar
ia pun melihat keatas dan melihat gadis cantik yang berdiri diatas balkon sambil tersenyum dengan gerakan sama dengan Dion.
"itu Clarista, apakah mereka mempunyai hubungan lebih, tidak perna aku melihat Dion tersenyum seperti itu"kata nyonya marta bicara dalam hati kecilnya dan terus berfikir tentang masalah percintaan anak muda yang selalu saja rumit.
setelah melihat dion masuk mobil Clarista mulai merasa badan nya lelah dan mengantuk. tapi pikir panjang Clarista pun masuk dan mengunci pintu balkon dan menaiki tempat tidur dan langsung memeluk varell yang sedang tertidur pulas.
wajah yang begitu meneduhkan hatinya.
ia berharap bisa bermimpi menikah dengan gadis kecil itu .
*
__ADS_1
seperti biasa Clarista terlambat berangkat ke sekolah nya bahkan yang membangunkan nya adalah adik kecil nya itu.
"kak cia bangun" teriak varell sambil nusuk nusuk pipi Clarista dengan tangan kecil nya
bahkan anak kecil itu sudah rapi dengan seragam sekolahnya, karna ia sudah masuk taman kanak kanak.
semua gerakan di lakukan oleh varell supaya kakak nya itu bangun padahal jam sudah hampir jam 7 tentu saja Clarista pasti terlambat. Dan Clarista akhirnya bangun
padahal varell tidak sengaja mengeluarkan gas dari pantat nya itu, disaat itu posisi varell yang sedang mennungging di depan wajah Clarista, Clarista pun mencium bau telur busuk
"emm bau bangett" ucap Clarista sambil menutup hidung nya
"maaf varell tadi kentut hehhe " dengan wajah cengengesan dan langsung berlalu keluar kamar takut di amuk oleh kakak nya itu
"VARELLLLLL...." teriak kesal Clarista
__ADS_1
Dion♥ Clarista