
Banyak sekali yang mengajak Clarista berfoto dan itu membuat rayen kesel karna harus memegang kamera mereka. ia pun merasa menjadi Photograper internasional.
Clarista pun mengajak Dion untuk berfoto tanpa segan ia menarik tangan besar Dion
"om ayok Kita foto" ajak Clarista sesak Dion terdiam. dan mengangguk tanpa ia mau berfoto dengan Clarista. semua sahabat Dion terdiam karna tak biasa dion mau berfoto apalagi dengan gadis yang baru ia temuai.
"senyum omm ayok senyum" paksa Clarista ke Dion. Dion hanya menurut saja dan membuat sahabat sahabat nya terkejut karna Pria dingin itu tersenyum. bahkan mereka seperti sepasang kekasih. berbeda dengan dion yang sangat gugup jika berdekatan dengan Clarista jantung nya seperti abis meraton. apa lagi dari tadi Clarista menggenggam tangan Dion, begitu yaman rasa nya dan tak ingin di lepaskan.
Dan antara yang lain foto Clarista dengan Dion lah yang banyak. setelah foto ya di kirim di hanpone mereka masing masing. Arya tiba tiba datang mengajak Clarista pulang bersama.
"gak usah Cia pulang sama oom aja ya" ajak Davis lembut ke Clarista. Clarista pun terpaksa mengiyakan dan mintak maaf ke Arya yang kecewaa.
" yaudah bro gue pulang dulu ya" ajak fariz sambil mengodeh Filla karna ia satu mobil. ia pun berlalu setelah megucapkan selama ke Clarista dan gadis itu mengucapkan terimakasi
__ADS_1
"om rayen bawak motor" tanya Clarista dan rayen pun mengiyakan. setelah selesai dengan acara foto bersama mereka pun berada di mobil Davis bersama Dion karna ia tadi di jemput oleh Davis
hanya suara mobil dan suara radio..
sedangkan Clarista yang duduk di bangku belakang malah tidur padahal belum sampai lima menit mereka di mobil sedang kan dion hanya fokus sitir mobil.
" yah kebiasaan banget deh" kata Davis pelan
"itu cia cepat banget melor nya" ucap Davis sedikit mengejek kapan lagi iya mengejek gadis kecil itu kekeh nya
"mungkin dia lelah" kata dion sambil melirik di kaca kecil yang menunjukan Clarista sedang tidur dengan pulas nya bahkan seperti tidak ada beban ingin rasa nya Dion peluk tapi ia tarik lagi karna ada Davis yang sedang memperhatikan nya dengan tajam.
" ada apa" tanya nya singkat tanpa melihat Davis. ia masi fokus ke depan dan sesekali melirik ke kaca kecil.
__ADS_1
" hmm lo aneh" jawab nya to do poin
sedangkan Dion mendengus kesal dengan Davis bisa bisa nya ia di bilang aneh.dan tidak menjawab perkataan Davis.
Setelah Dion sampai Davis pun pulang ke rumah sendiri dan membiarkan Clarista menginap di rumah nya karna ia tak tega membangunkan gadis kecil itu sedang terlelap begitu polos. setelah sampai ia pun menidurkan Clarista di kamar yang betul betul di khususkan untuk Clarista jika menginap di rumah nya.
sedangkan Dion di rumah tersenyum tipis dan bersiul seperti anak ABG labil yang baru saja jatuh cinta.
"Ehmm" suara tuan Abraham mengejutkan dion
"pulang pulang udah senyum senyum kamu gak kesambet kan nak" tanya nyonya marta yanf kuatir dengan anak sulung nya itu.
senyum Dion pun hilang, sedang kan tuan Abhraham masi memperhatikan anak sulung nya itu.
__ADS_1