"Jatuh Cinta Lagi"

"Jatuh Cinta Lagi"
Dua ekor Rubah penjilat 2


__ADS_3

setelah beberapa hari mengenap di rumah sakit Clarista akhirnya di perbolehkan untuk pulang dan istirahat dirumah walaupun dahi dan lulut nya masi dibalut dengan perban ia pun berjalan harus hati hati dan menurut saran dokter Clarista harus cack up ke rumah sakit lagi dan ia hanya mengiyakan belum tentu ia datang.


ketika sampai dirumah dan melihat rumah sepi dengan batuan om rayen nya ia berjalan dengan pelan karna kaki nyaa masi terutama lutut.


"eh non cia udang pulang" tanya bik ijah salah satu pembantu dirumah yang telah berkerja di rumah Clarista sebelum ia lahir.


" ia bik" jawab Clarista yang lansung menuju kamarnya dan menempel kan sidik jarinya di agar bisa masuk kamar.


" sayang kamu istirahat ya jangan buka pintu selain om dan kak Davis oke"kata rayen sambil mengusap rambut Clarista.


"iya om, mending om pulang om pasti capek kan" pinta Clarista.


" yaudah om pulang dulu nantik malam om kesini ya" sambil mengecup dahi Clarista dan berlalu pergi. Clarista pun ingin membersihkan diri nya.


*


" lo beneran mau dijodohin" tanya Fariz yang selalu kepo.


"iya bro dengan sape lo dijodohin" tanya Davis


" cantik gak bro" tanya Fariz sedangkan yang ditanya hanya diam saja.


"ayoklah tanya satu-satu biar Dion gak pusing jawabnya" pinta Filla yang seakan lebih dewasa.


dari sahabat-sahabat nya. Dion dan para sahabat nya sedang berkumpul disalah satu cafe


"gue dijodohin dengan keponakan tiri lo" jelas dion sambil menatap Davis yang sedang minum coffee eksfreeso nya.


mendengar pernyataan Dion membuat Davis menyembur kan air coffee nya untung saja Fariz langsung menghindar.


"untung aja gue ngehindar kalau gak bisa kenak virus muka ganteng gue" guman Fariz


" maksud lo Keysa yang dijodohin sama lo" tanya nya. "iya" kata Dion sambil mengangangguk dengan wajah furtasi.

__ADS_1


"kenapa bisa" tanya Fariz dan dion hanya mengangkat bahunya.


" harus nya itu lo dijodohin sama Clarista keponakan gue" medengar perkataan Davis membuat semua sahabat nya terkejut.


" lah kan keponakan lo cuman satu trus Clarista itu siapa" tanya bingung fariz


"****** Clarista itu CIA" kesal Filla sambil memukul bahu fariz.


"sakit" fariz seakan seakan mendrama padahal biasa-**biasa saja.


Mereka semua tidak mempedulikan Fariz lagi mendrama dan lebih memfokuskan kedavis


"maksud nya apa" tanya Dion ia sempat bahagia mendengar nama gadis itu.


"dulu sebelum mama nya cia meninggal dia perna bilang kalau cia udah di jodohin dari kecil dengan anak lelaki tuan Abhraham, tapi kok lo mala di jodohin sama Keysa si" jelas Davis.


" atau mungkin Clarista menolak" tambah filla


" gak bahkan cia gak tau masalah perjodohan itu"kata Davis


" gak, udah lima tahun lebih Clarista gak perna bicara dengan papa nya sendiri bahkan si tua bangka gak perna percaya dengan anak kandungnya sendiri , dia lebih percaya dengan Keysa dan istri baru nya itu" mendengar penjelasan Davis membuat mereka terkejut .


" tapi kan bro bisa aja si Alex itu nanya sama Clarista lo kan beberapa hari ini sibuk banget san susah dihubungi" peryataan Fariz itu juga membuat sahabat nya berfikir semua itu bisa saja terjadi.


" iya gue sibuk tapi itu gak** mungkin"


"tapi kan bro bisa aja" tambah fariz menyakinkan sementara yang lain hanya menyimak pertengkaran mereka


"dengar nya gue emang sibuk," dia diam sebentar


" tapi gue sibuk ngurusin Clarista yang habis jatuh dari motor" jelas Davis yang sangat kesel dengan perkataan Fariz


" lima hari Clarista nginep dirumah sakit tapi gak ada tu si Alex ngejengokin bahkan dia udah tau kalau anak nya hampir sekarat" jelas nya Davis sambil menahan emosi nya yang mengebu ngebu

__ADS_1


" orang tua apa yang gak ada waktu buat anak sendiri" murka Davis lagi sambil memukul meja


"sabar bro" kata Filaa sambil mengusap lengan Davis kasar.


"gue mau jengokin keponakan lo" ungkap Fariz sedangkan dion masi terkejut karna gadis yang selalu ia rindu kan sedang sakit tapi dia tidak tau..


" gak perlu dia udah pulang" kata Davis cepat


"berarti cia kalah taruhan"


"enggak dia menang" kata Davis menjawab pertanyaan Filla semua nya pun bernapas lega termasuk Dion yang lega karna gadis itu tidak perlu pacaran


" terus kok bisa jatuh" itu bukan Fariz yang bertanya tapi Dion dia sangat khawatir dengan gadis itu.


"gue juga gak tau gimana bisa cia jatuh yang jelas dia udah sakit karna kurang istirahat makanya dia demam" seakan akan tak curiga dengan Dion Davis menjawab pertanyaan. dan mereka hanya ber oh saja.


."terus lo nantik malam lo jadi pergi" tanya filla yang mengalihkan tofik pembicaraan.


" emang nya lo mau kemana" tanya Davis


" gue terpaksa harus pergi" sambil mengusap wajah nya


"nantik malam gue mau makan malam dengan keluarga Keysa itu" tambah nya lagi.


"berarti cia ikut makan malam juga" tanya fariz


" gak gua perna ngizinin cia buat makan satu meja dengan mama dan kakak tiri nya itu" jawab Davis cepat.


"kenapa” tanya mereka kompak


"cia perna keracunan gara gara dua ekor rubah penjilat itu, bukan sekali malah berkali kali makanya cia gak perna makan masakan rumahnya" jawab Davis sedikit mengingat kejadian masalalu.


__ADS_1



mohon maaf kalau cerita nya ngebosenin😪


__ADS_2