
Clarista yang sedang menonton video dance EXO pun terhenti karna mendengar tangisan dari luar apa lagi ketukan pintu yang kencang.
" ada apa va.."perkataan Clarista terpotong karna varell yang langsung mememeluk kakinya...
"ada apa sayang" tanya nya lagi dan langsung mengendung varell walaupun tidak ringan. dan membawak nya masuk kekamar.
"liat rambut vallel rusak" perkataan varell membuat nya tersenyum dan langsung mengambil sisir di atas meja rias.
"tidak ada yang rusak varell masi ganteng" sambil merapikan rambut varell
"benalkah kak" tanya ya lagi
"iya sayang" sambil memeluk varell dan mengenhujani dengan ciuman
"kakak geli ahaahahha" tawa varell seakan pecah..
*
Sedangkan di meja makan alex baru saja Menyadari jika putra bungsu nya tidak ada.
ia pun menanyakan dengan istri nya sama dengan hal nya dia tidak tau juga
"bikk" panggil Alex
"iya tuan" sambil Menundukkan kepala nya
"dimana varell" tanya lagi alex
"den varell sedang ada dikamar non Clarista tuan
"apa Clarista ada dikamar nya" sebenarnya ia begitu rindu dengan gadis kecil nya itu tapi ego nya terlalu menguasai dirinya
"non Clarista belum ada keluar kamar tuan"
"panggil putra ku kesini " perintah mama tiri Clarista seakan tak peduli dengan anak tirinya itu," baik nyonya" pelayan itu pun pergi
Tak lama turunlah varell dan langsung duduk di kursi meja makan dengan wajah cemberut dan menatap tajam tuan Abhraham, sedangkan tuan Abhraham hanya senyum saja seperti nya anak kecil mempunyai demam dengan nya.
Dion masi memasang wajah datar dengan tatap dingin ia tidak suka Keysa yang menatap nya.
"hmm boleh aku bertanya" tanya nyonya yang ingin mengalihkan tofik yang dari tadi bahas tentang perjodohan
"silahkan nyonya" jawab alex dengan senyum nya..
__ADS_1
"kenapa Clarista tidak ikut makan" pertanyaan dari nyonya marta seakan mengingatkan alex dengan putri kecil nya itu..
"Clarista itu terlalu ceroboh dan tak bisa menjaga sikap tante" jawab cepat Keysa sedangkan dion yang mendengar gadis nya di jelek kan seperti langsung menatap tajam Keysa
"ia nyonya dia selalu mempermalukan keluarga ini" tambah mama Keysa dengan senyum sinis ny.
"Apa maksud menjelek-jelekan keponakan ku"
marah Davis yang baru saja datang dengan seorang gadis cantik Seperti nya itu pacarnya. dan mengejutkan semuanya
"siapa menyuruh mu kesini" kesal alex
" hai kakak ipar lama tak bertemu" sapa Davis
"dia bukan kakak ipar mu lagi" jawab mama tiri Clarista , keluarga tuan Abhraham hanya diam memperhatikan pertengkaran kecil itu
"oiya aku lupa kakak ku sudah di bunuh oleh mu" jawab Davis dengan mata sinis nya dan langsung menarik tangan pacar ke arah tangga.
keluarga Abhraham sungguh terkejut Mendengar nya karna Davis itu selalu serius dengan perkataan nya.
"maaf ya atas keributan nya" sungkan mama tiri Clarista terhadap keluarga Abhraham hanya diam mengiyakan saja.
"ma valell sudah kenyang"
"nak kau harus makan banyak biar cepat besar" tuan Abhraham memberikan nasehat ke varell
"yang sopan varell" bentak alex ke anak nya itu
"sudah lah dia masih anak anak" jawab nyonya Marta sedikit kasian dengan varell yang sudah mulai ingin menangis
varell langsung ingin berlari dia ingin menuju kamar Clarista karna ingin mencium om Davis nya itu, tapi tatapan tajam sang papa langsung membuat nyali varell menciut.
"hai semua" sapa rayen yang baru saja datang dengan wajah tampan nya.
"kau.. aku tidak mengundang mu" kesal mama tiri Clarista ,varell tersenyum melihat om rayen nya.
" sory dalam kamus ku tidak ada bicara dengan wanita perebut suami orang" jelas rayen yang langsung memakai kaca mata hitaamnya
"kauu" geram mama tiri Clarista sedangkan rayen hanya tertawa.
"om rayen.." teriak varell tapi rayen sudah sampai dikamar Clarista tentu saja ia tak mendengarnya.
"kau kau kemana" tanya Keysa ke pada adik nya karna melihat varell yang berlari tanpa melihat kedepan
__ADS_1
Brukkk!!!!
Varell menabrak pelayang yang sedang mebawak makanan dan mama tiri clarista melihat piring itu pecah sangat murka
"Varell apa kau tidak bisa hati hati" langsung memcubit tangan varell .
sungguh nyonya marta melihat nya kasian dan ingin menolong tapi suami nya melarang untuk tidak ikut campur dengan masalah ini.
Sekali tamparan dan pukulan membabibu mengenai wajah dan badan varel bahkan sudah membiru sungguh kasihan varell , varell sangat kecang menangis dan terus memanggil nama clarista tapi tidak meluluhkan mamanya, malah tambah geram.
ketika mama tiri Clarista ingin menampar lagi
tangan nya langsung ditahan Oleh Clarista
"jangan sentuh adikku" jelas Clarista bahkan dengan wajah begitu datar seakan akan itu bukan Clarista, dia langsung menggendong Varell yang masi kesakitan itu. Dion sempat terkejut melihat perban di lutut dan dahi Clarista apa lagi muka nya sangat pucat. tidak ada senyum di wajah cantik nya itu
sedangkan alex sempat terpaku sudah bertahun tahun ia tak melihat wajah putri kecil yang sudah beranjak dewasa itu,
nyonya marta sungguh kagum dengan Clarista yang lebih cantik asli dari pada di foto
sedangkan tuan Abhraham sudah sering melihat Clarista.
"Dia putra ku" teriak mama tiri Clarista
"aku tidak bertanya" suara Clarista sedikit meninggi karna geram dengan mama tiri nya itu.
"kau tidak ada hak untuk membawaknya"
"aku ibu kandung nya" tambah nya lagi
"orang tua mana yang menyiksa anak nya sendiri" mendengar perkataan Clarista membuat alex sedikit tersindir.
Clarista langsung menaiki tangan dengan pelan karna lutut nya yang masi sakit.
Dion rasa nya ingin membantu Clarista berjalan tapi ia hanya bisa melihat nya dari jauh sama dengan alex yang menduga anak nya itu pasti sakit apa lagi wajah nya yang begitu pucat.
*
"maaf ya kakak telat datang nya" maaf Clarista sambil melihat badan varell yang sudah membiru dan meletakan sidik jari nya di pintu pintu otomatis terbuka.
timbul lah wajah Davis, dan pacar nya yang sedang menonton Drakor sedangkan rayen sibuk dengan game online semua begitu terkejut melihat varell yang masi menangis.
"ada apa" tanya singkat Davis Clarista pun menceritakan semuanya. Davis pun sangat geram melihat nyaa intan pacar Davis pun menolong memberi kan salap ke luka bekas cubitan dan badan varell
__ADS_1
Visual om Davis dengan pacar nya intan