
' Apanya yang lucu?' batin Naira sembari melangkahkan kakinya untuk mendekati pria yang sedang berdiri itu .
"Tuan ... Apa anda ..." kata-kata Aira terputus ketika melihat Aldi berpakaian rapi dan sedang tersenyum manis di hadapan Aira. untuk sesaat Aira tertegun dan membiarkan matanya terus menatap mata hitam milik Aldi. Aira sangat senang sekali dengan kehadiran Aldi saat ini , ia tidak bisa memungkiri bahwa Aldi merupakan obat ampuh yang bisa mengalihkan rasa lelahnya terhadap dunia ini .
" iya, aku yang memesannya . tapi kau sungguh sangat terlihat lucu ketika kau bersikap sopan dan manis seperti itu. apa kau juga melakukannya pada semua lelaki di klub ini?" tanya Aldi membayarkan Lamunan Aira .
"I.. Iya?" Aira menjawabnya kaget.
" ayo..." Aldi mulai melangkah mendekati Aira dan menaruh nampan yang dipegang Aira di meja.
" ayo , kita pergi . kurasa kau sudah lelah nona " canda Aldi .
" apa ?" aira menawarkan alisnya.
"sudah ikuti saja !" tangan Aldi mulai menarik Kaira dan membawanya keluar dari tempat yang dibenci Aira itu.
" Hei kau mau membawaku ke mana ? aku bahkan belum berganti pakaian loh . aku tidak suka berpakaian seperti ini kalau keluar ," teriak Aira.
" diamlah, kau juga akan tahu nanti . kau duduk saja dengan tenang di mobil ini oke " Aldi segera menancapkan gas dan menghilang dari klub elit itu.
___
mereka tiba di sebuah butik terkenal . Aldi pun turun dari mobil dan membukakan pintu untuk Aira . hal dipun segera membimbing Aira memasuki butik itu . ketika Aira berada di butik , ia tertegun dan tidak bisa berucap apapun .Aira mengedarkan pandangannyake dalam ruangan yang ada di hadapannya. beberapa baju rancangan desainer terkenal terpampang jelas di depannya . Aira benar-benar takjub dengan keindahan baju buatan desainer itu.
terdapat beberapa model baju dan gaun . gaun pesta, gaun untuk resepsi pernikahan, dress selutut , dress lengan panjang dan masih banyak lagi. Kakak Ira menuntunnya untuk melihat lebih dekat pakaian tersebut . ketika Ira dapat menggapai pakaian tersebut, senyum bahagianya terus mengembang . ia tidak pernah melihat pakaian sebagus itu selain di TV .
" wow luar biasa ini indah sekali ." Puji Aira
Aldi sedang berbicara dengan desainer sekaligus Kakaknya sendiri . Aldi sedang membicarakan sebuah baju yang sudah ia pesan jauh-jauh hari .
" Kakak mana baju yang aku pesan ? akan ku bayar untuk itu " ucap Aldi .
" Oh ini... kebetulan baru aku bungkus" Balas kakaknya .
" Tapi apa dia yang akan mengenakan pakaian ini ?" tanya kakaknya Aldi Seraya menuju Aira dengan dagunya .
__ADS_1
"Em.. Tentu saja dia siapa lagi" ujar Ardi malu-malu.
"haduh.... adikku sudah dewasa rupanya. Kenapa kau tidak memperkenalkannya padaku?" protes sang kakak .
" itu ..." Aldi menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
" Em.. Baiklah aku akan memperkenalkannya" lirih Aldi.
" Wan luar biasa! indah sekali!" suara Aira membuat Aldi dan kakaknya menengok ke arahnya . sontak keduanya segera menghampiri Aira dan melihat penyebab apa yang telah membuat Aira begitu senang .
" Aira !" Panggil Aldi . akhirnya menoleh padanya dan terkejut ketika ia membawa seorang gadis cantik.
"Em.. kenalkan,ini kakakku Sarah . dia yang punya butik ini . "terang Aldi . akhirnya memangutkan kepala tanda bahwa ia mengerti kemudian dia segera memberi salam pada kakaknya Aldi dan menyapanya.
" Halo. Kak, aku Aira temannya Aldi ." ujarnya tersenyum.
" Iya aku Sarah , Wah kau cantik sekali, ini " Kakak Aldi mengeluarkan tangannya dan memberikan sebuah bingkisan .
" ini apa ?" tanya Aira bingung .
" Ayo Bukalah ... kurasa itu sangat pas untukmu " kata Sarah.
" coba pakai dress itu, kurasa pas di tubuhmu . Oh iya aku sendiri yang mendesainnya untukmu. jadi , Jika masih ada yang kurang kok bisa komplain kepadaku" ujarnya ketika Ira mulai membuka bingkisan itu.
di tangannya terdapat dress lutut berwarna merah muda , terdapat hiasan pita di sisi kanan . terus itu terlihat sangat sederhana tapi tetap memberi kesan elegan . terdapat renda kecil di bagian bawah dan ada pula berlian yang berada di tengah pita. ada Ira sangat bahagia . Tapi, ya sadar Siapa dirinya saat ini. seketika, senyum yang ia kembangkan pun pudar. ia kemudian menatap Aldi lekat .
" Aldi ... Maaf aku tidak bisa menerima hadiah." ucap Aira. sejujurnya ia merasa sangat senang karena mendapatkan hal yang tidak pernah iaduga dari Aldi . namun , Iya sadar bahwa dirinya hanyalah seorang gadis biasa tanpa rumah mewah dan harta . Ia pun mengurungkan niatnya untuk mengambil hadiah dari Aldi tersebut .
" kenapa ? apa kurang bagus ? apa kau tidak menyukai modelnya ?" tanya Aldi beruntun .
" tidak ... hanya saja ..."
" hanya saja Apa ? apa ada yang kurang di desainku ini?"Setelah Sarah .
"Tidak Kak ." Aira mengibaskan tangannya .
__ADS_1
" Tentu saja tidak kak, karena ini sudah sangat bagus dan indah. hanya saja barang ini tidak pantas untukku ... barang ini juga kelihatannya sangat mahal, Aku tidak mau Aldi merogoh kocek yang banyak untuk membelikanku hadiah . sebenarnya ini cantik , Iya benar ini benar-benar sangat cantik . tapi kurasa aku tidak pantas memilikinya, Apalagi itu darimu " ungkap Aira hati-hati . cara tersenyum mendengar penuturan Aira .
" ini hanyalah sebuah baju ... aku membelikannya untukmu dengan ikhlas. benar-benar tidak masalah , lagi pula itu sangat cocok untukmu . Apa kau tidak mau menghargai pemberianku ?" tanya Aldi .
" bukan seperti itu .. tapi... lihatlah ini terlalu istimewa bagiku " kata Aira .
"Hey! Kubilang pakai ya Pakai saja!" Aldi mulai kesel .
" Aira pakai saja ini ... ini sangat cocok untukmu pakai. Jadi pakailah , lagi pula apa kau tidak mau menghargai usaha adikku ini ?" tanya Sarah berusaha membujuk Aira.
"Ah, itu ... tapi .." Aira masih ragu-ragu .
" jangan ragu-ragu ... cepat bawa ini dan pakailah . pegawai ku akan mengantarkanmu ke tempat ganti baju" ujar Sarah.
"Huft.. baiklah jika itu yang kalian mau, aku menyerah" kata Aira pasrah .
" nah begitu , kamu tolong antarkan Nana ini untuk berganti pakaian !" perintah sarah pada pegawainya .
"baik Nona "
___
5 menit berlalu , membuat Aldi semakin penasaran dengan tampilan baru Aira . Ia terus saja mondar-mandir di depan Sarah dan membuat Sarah menggelengkan kepala. sesekali Aldi bergumam hal-hal yang aneh . tentu saja sikap Aldi itu membuat sarah semakin kesal.
" Hei diamlah! Apa kau tahu sikap konyolmu ini membuatku pusing !" Ucap cara Menghujam Aldi dengan tatapan tajamnya .
" Kak Kenapa pegawaimu lama sekali ? Ayo Suruhlah dia untuk cepat keluar !atau jangan-jangan dia sedang menculik air ?... tidak tidak.. ayo Kak suruh dia untuk cepat keluar !" ucap Aldi .
Cara memutar bola matanya malas dan tidak berniat membalas ocehan aneh Aldi . Namun, ketika Sarah melihat mata indah Aldi , ia teringat akan satu hal .
" Oh iya Al... " ucap Sara lirik . Aldi hanya membalasnya dengan tatapan .
" dia telah kembali ... wanita itu kembali lagi.. Dan sepertinyawaktu bersenang-senangmu akan habis" ucap Sarah ragu-ragu.
seketika ekspresi Aldi menjadi dingin , " dia datang? kapan ?" masih dengan suara dinginnya .
__ADS_1
~ Bersambung