Aira

Aira
Episode 17


__ADS_3

"Oh ya Al..." ucap Sarah lirih. Aldi hanya membalasnya dengan tatapan .


"Dia kembali... Wanita itu kembali lagi . Sepertinya waktu bersenang-senangmu akan habis " ucap Sarah ragu-ragu. seketika ekspresi Aldi menjadi dingin .


" Dia datang ? Kapan ?" masih dengan suara dingin .


" Malam ini " Ucup Sarah sungguh-sungguh . Perasaan Aldi Kini tak lagi membuncah seperti sebelumnya. Luka yang hampir mengering , ini kembali terbuka .


Beberapa kejadian yang membuat hatinya pilu ini kembali berputar-putar di otaknya. Ia mengurut keningnya perlahan . Berusaha menahan amarah dan benci yang ia rasakan saat ini .


"Al.. Apa kau baik-baik saja ?" tanya Sarah


" Aku baik-baik saja kak " Aldi menyakin dengan kakaknya dengan senyum palsunya .


Bunyi ketukan sepatu yang terdengar membuat semua orang beralih memandangnya . Bahkan beberapa pegawai butik yang lain pun ikut menoleh ke arahnya .


Sejenak Aldi memandangi gadis yang dibalut kain sutra berwarna merah muda itu . Gadis itu tak lain adalah Aira .


Aldi terus memperhatikan setiap inci tubuh Aira . Hal ini berdejak kagum melihat tampilan Aira yang benar-benar berbeda daripada biasanya . Ia sangat Anggun dan cantik menggunakan gaun itu . Gaun selutut berwarna merah muda dengan pita di samping kanannya . Beberapa rendah juga menghiasi pakaian itu , dan yang terakhir terdapat Intan di tengah pita yang membuat daerah Semakin manis . Tidak hanya Aldi, beberapa pegawai pun menganggap melihatnya . mereka takjub akan kecantikan Aira . Namun , tentu saja hal itu membuat Aldi kesal karena pegawai lelaki melihat Aira tanpa berkedip . Aira hanya tersenyum malu, sambil menundukkan kepalanya .


" Astaga... Lihatlah . Kau sungguh menawan hanya diberi polesan sedikit bisa merubahmu menjadi seorang bidadari" ucap Sarah dengan senyuman .


" Oh iya kurasa adikku akan semakin terpesona olehmu " bisik Sarah pada Aira. Semburat merah di pipi aira pun muncul.


" Apa ? Apa yang kau katakan ?" Aldi menautkan alisnya curiga dengan sang kakak .


" Bukan apa-apa... Kurasa kalian akan terlambat nanti . Sekarang pergilah !" Sarah mendorong Aira ke pelukan Aldi dan tersenyum penuh arti .


" Apa ? Ke mana? Bukankah aku hanya mencoba baju ini ? Aku harus kembali bekerja Al... Bagaimana jika gajiku dipotong? Apa kau akan bertanggung jawab?" Kata Aira mengerucutkan bibirnya kesal .


" Sudahlah , kenapa kau berisik sekali ? Ayo... Kakak aku pergi dulu ya " Aldi tersenyum sejenak dengan kakaknya dan pergi meninggalkan butik. Sarah memperhatikan punggung Aldi yang semakin menjauh dari pandangannya.


' Hah, bahkan kau masih tersenyum, padahal sesuatu buruk sebentar lagi akan datang ' batin Sarah iba.


___


Mereka tiba di sebuah restoran mewah , Aldi memarkirkan mobilnya dan membukakan pintu untuk Aira . Aira bingung dengan sikap manis yang ada ditunjukkan .


Aira malah semakin takut jika Ali bersikap seperti ini karena ada apa-apanya terlebih semenjak keluar dari butik kakaknya jantung Aera terus meloncat-loncat kegirangan .


tubuhnya pun merasa gugup jika dekat dengan Aldi. Jadi, sebisa mungkin ia berjaga-jaga dengan Aldi .


Mereka telah memasuki restoran, pelayan restoran itu pun menyambut mereka dengan ramah .


"Reservasi atas nama Aldi Prasetya ."


" Baik Tuan, mari Ikuti saya " ucap pelayan itu dengan sopan .


Aira Menganga melihat teman makan yang cukup luas dan mewah itu. Padahal dari depan , restoran ini terlihat sangat kecil . Tapi , ketika Aira memasukinya Ia baru sadar bahwa restoran ini cukuplah luas . Perlahan tangan Aldi menggenggam Tangan Aira . Menuntunnya untuk menuju tempat yang telah disediakan Aldi. Aira ingin menolak , tapi genggaman tangan Aldi cukup kuat dan membuat Aira tidak bisa berbuat apa-apa . Mereka sampai di sebuah taman belakang restoran, beberapa bunga bermekaran indah menghiasinya.

__ADS_1


Lampu taman yang tak begitu terang , namun , mereka masih bisa melihat tempat itu dengan jelas .


" Silakan tuan " ucap pelayan itu. Kemudian Aldi berbisik seakan ada sesuatu yang sedang disembunyikannya . Pelayan itu mengangguk pertanda bahwa ia mengerti dan segera pergi meninggalkan mereka berdua Aira yang masih kebingungan , memberanikan dirinya untuk bertanya .


"Al... Kenapa kita makan di sini? Sebenarnya apa yang sedang kau lakukan ? oh iya mengapa taman ini begitu sepi ? Padahal di sini kan indah , kenapa semua orang lebih suka duduk di meja dan kursi di dalam restoran ?" pertanyaan beruntun Naira membuat Aldi tersenyum .


"Dasar bodoh ! Aku yang menyewa tempat ini, jadi tentu saja tidak ada yang berada di sini " jawab Aldi enteng


"Apa? "Aira membulatkan matanya tidak percaya. Aldi semakin gembira ketika melihat ekspresi Aira yang terlihat begitu lucu di matanya. Tidak lama ,Aldi segera belanja berniat untuk pergi ke suatu tempat .


Aira memegang tangannya bermaksud mencegah ." mau ke mana ?"


" Hanya sebentar, aku akan ke sana... kau bisa perhatikan aku . Em... Tapi tapi memang lebih baik Kalau kau itu terus memperhatikanku" Aldi mengelus rambut Aira lembut.


Semburat merah pun muncul di pipinya ' semoga Aldi tidak bisa melihat pipiku yang seperti udang rebus ini' batin aira.


Ketika Aira Tengah memperhatikan Aldi lampu taman perlahan mati . Aira terlihat begitu bingung dan belum mengerti apa maksud Aldi. Ia juga berharap agar Aldi segera muncul karena Sesungguhnya ia sangat benci dengan kegelapan . Tiba-tiba , sebuah lampu bersinar begitu terang menyorot Aldi . Lampu itu hanya terfokus pada Aldi membuat mata Aira terus memperhatikan Aldi .


" Oh.... Piano? Apa dia akan bermain piano ? Tapi untuk apa ? Apa dia akan bermain bernyanyi untukku? Hah.... Jangan menghayal Aira " ujarnya sembari memukul ringan kepalanya.


Denting Piano mulai terdengar , lampu juga perlahan kembali normal . Mata airat terus terfokus pada Aldi, terlebih saat ini Aldi memainkan piano dengan melodi yang indah .


Membuat siapapun akan terpana olehnya . Aira kembar berkali-kali berdecak kagum melihatnya. jantungnya yang berpacu tidak dihiraukan lagi, saat ini ia hanya fokus pada Aldi.


Tell me, tell me that you want me


And I'll be yours completely


I know we'll have our disagreements


Be fighting for no reason


I wouldn't change it for the world


'Cause I knew the first day that I met you


I was never gonna let you


Let you slip away


And I still remember feeling nervous


And tryna find the words to


Get you here today


You make my heart feel like it's summer


When the rain is pouring down

__ADS_1


You make my whole world feel so right when it's wrong


That's how I know you are the one


That's why I know you are the one


Life, it's easy to be scared of


With you, I am prepared for


What is yet to come


'Cause our two hearts will make it easy


Joining up the pieces


Together, making one


You make my heart feel like it's summer


When the rain is pouring down


You make my whole world feel so right when it's wrong


That's how I know you are the one


That's why I know you are the one


When we are together, you make me feel


Like my mind is free, and my dreams are reachable, whoa


You know I never ever believed in love


I believed one day that you would come along, whoa


And free me


You make my heart feel like it's summer


When the rain is pouring down


You make my whole world feel so right when it's wrong


That's how I know you are the one


That's why I know you are the one


That's why I know you are the one

__ADS_1


That's how I know you are the one


~ Bersambung


__ADS_2