
'BRAKK!!'
Pintu terbuka dengan kasar, Aira merasa lega . batinnya berkata bahwa seseorang telah dikirimkan Tuhan untuk menyelamatkan hidupnya .
Pintu terbuka lebar dan betapa terkejutnya Aira, karena yang datang bukanlah penyelamat atau semacamnya. Yang datang adalah orang yang semalam yang menculik Aira .
Aira beronta, tapi kekuatannya tidak cukup sebanding dengan orang-orang yang membawanya itu. Akhirnya ia Hanya bisa pasrah dan terus berdoa agar keajaiban datang.
Mereka membawa Aira di atap kompleks anggrek. membawa Aira di sana dan mendorong Aira agar duduk di sebuah kursi lalu mereka kembali mengikat aira.
Sehingga Aira hanya bisa duduk dan pergerakannya pun semakin terbatas. beberapa orang itu melangkahkan kakinya mundur ketika seseorang lelaki dengan jas yang rapi dan wajahnya yang terkesan seperti mafia datang menghampiri .
" Mungkinkah ini...?" batin Aira.
Lelaki yang mengitari Aira perlahan mundur. Mereka memberi jalan pada lelaki kekar dengan wajah Mbak mafia yang baru saja datang itu . Perlahan dan akhirnya bisa melihat dengan sempurna wajah lelaki bak mafia itu .
Lelaki itu Tengah berhadapan dengan Aira. pengawalnya yang lain berada beberapa meter di samping kanan dan kiri . Lelaki itu mengenakan kacamata hitam yang bertengger di hidungnya , kemudian ia melepas kacamata hitamnya dengan perlahan .
Ketika lelaki itu membuka kacamatanya , Aira benar-benar terkejut dan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini . Lelaki tersebut mengingatkannya pada kejadian 2 tahun yang lalu .
'Apa ? Jadi orang sialan ini ?' Batin Aira kesal .
Aira terus menatap tajam pada lelaki yang tengah tersenyum sinis padanya . Perlahan pria ini mendekat dan membuka lakban yang menutupi mulut Aira dengan kasar .
"AKKHHH!!"Aira menjerit kesakitan.
"Ciih...Jadi orang miskin sepertimu ini yang berani menyakiti anakku?" tanya yang kemudian .
" Anak ? Ingatlah! Di sini kaulah yang menyakitiku ! Kamu yang merusak keluargaku ! Apa kau tidak ingat itu ?" kata-kata itu terlontar begitu saja dari mulut Aira .
__ADS_1
Kedua alis lelaki itu pun bertautan tidak mengerti ,
" Apa katamu? Memangnya kamu ini siapa ?" tangannya kemudian dilipat di dada .
"Cih, kamu ! Mudah sekali melupakan hal fatalmu ! Aku adalah Putri dari orang yang sudah kutabrak 2 tahun yang lalu ! Apa kau lupa kau telah membunuh orang tuaku dah hal itu menjadi berita besar waktu itu, apa kau ingat tuan Santoso ." ucap Aira dengan tatapan tajam .
" Tunggu sebentar... Oh jadi kamu putrinya? Baguslah kalau begitu . Aku dengar ibumu saat itu juga meninggal dan Ayahmu kini, di sebuah rumah sakit dan sekarang mungkin giliranmu untuk menyusui ibumu" balasnya enteng. Rahang Aira mengeras , wajahnya menjadi merah padam. Hatinya merasa teriris ketika ia berbicara begitu enteng .
" Apa? Kenapa ? Bukankah seharusnya kamu yang mati ? orang sepertimu tidak pantas untuk hidup ! dasar monster ! cih.."
Aira meludah tepat di depannya, melihat hal tersebut pria yang tidak lain bernama Ardi Santoso itu berdiri . urat-uratnya nampak di wajahnya terlihat geram .
" Kau bilang apa ?"
" Monster ! Pengecut ! b******* !" teriak Aira lebih kencang .
'PLAKKK'
Iya kembali menatapnya sengit . tangan Aira mengepal , dia marah , kesal , Benci dan sedih pun menjadi satu . Hatinya tetap berkata untuk terus berjuang demi orang tuanya , agar mereka mendapatkan keadilan .
" Apa maksud ucapanmu ? Kamu mau mati ? Dasar tidak tahu diri!"
"Mati ? lalu Apa hakmu membunuhku ? Yang ada kau hanya menambah daftar kesalahanmu . Pasal menurut undang-undang semakin menumpuk dan bisa dipastikan kau akan terkurung di penjara seumur Hidupmu!" balas Aira .
" Coba saja kalau kau bisa, garis biasa sepertimu tetap akan kalah jika berhadapan denganku." Ardi Santoso mengganti posisinya dengan duduk .
" Apa kau tahu ? Aku pemilik perusahaan G chorp. saat ini sedang dalam tahap yang begitu bagus . Perusahaanku maju karena investor mempercayaiku . Padahal mereka tidak tahu apa yang telah kulakukan untuk membodohinya.
Tapi, Aku membutuhkan satu investor lagi. dan itu adalah Prasetya Cooperation . Perusahaan itu dibangun oleh teman lama aku yaitu Restu Prasetya . tadi di perusahaan yang sedang kurang baik .
__ADS_1
Tapi, jika aku berhasil mengambil alih perusahaan itu maka aku akan menjadi orang terkaya nomor 1. Karena perusahaan itu memiliki aset yang sudah tersebar di seluruh kota dan aku tidak mau hal itu dirusak oleh orang seperti ." tuturnya panjang lebar .
Otak Aira berputar Ia berpikir keras, ia tidak mengerti hubungan dirinya dengan perusahaan . Lagi pula , Ia tidak pernah sekalipun berniat untuk mengambil perusahaan.
" Lalu hubungannya denganku apa Santoso ?" suara Aira memelan.
" Tunggu dulu, apa itu perusahaan milik Aldi ?" tanya Aira hati-hati.
" Tepat sekali ! Apa kau tahu ? Aku dengar putriku sedang bersedih karena dia ditolak oleh Aldi Prasetya dengan alasan Aldi yang sudah punya pacar dan yang benar saja , ternyata kau adalah penghalang dari hubungan putriku , kau adalah penghalangkung untuk mendapatkan kursi terbaik dalam hidupku . Hahaha... Lucunya aku bertemu dengan orang yang hampir membunuh karirku pada dua tahun yang lalu , yaitu KELUARGAMU!" ujarnya penuh penekanan .
" Dan sekarang mimpiku terhalang lagi olehmu ! Jadi kurasa aku akan menghancurmu terlebih dahulu, agar tidak ada halangan apapun dalam karirku "ucapnya dengan senyum penuh arti.
Aira bingung harus berkata apa , untuk sesaat Ia hanya terdiam. Ardi Santoso terus saja berkata dengan kata-kata yang menyakitkan. Membuat dadanya semakin sesak , terlebih sekarang ia mendengar takdir yang pahit .
' Aldi dijodohkan?' ulangnya dalam hati. Iya bingung dan tidak tahu harus berbuat apa . Tiba-tiba saja, kenangan tentang Aldi pun berkelebat di otaknya. ia mengingat masa-masa Indah mereka. Hingga akhirnya ia tersadar oleh satu hal . Jangan-jangan wajah kusut dan Aura sedih Aldi karena perjodohan ini ? Jadi , selama ini benar-benar mencintaiku ? Baiklah aku akan bertahan . Jika harus mati tidak masalah demi orang yang aku cintai. Aku tidak Sudi jika Aldi nantinya di peralat oleh monster seperti Ardi Santoso ' batin Aira
" Siapa putrimu ?" tanya Aira
" Gita , Gita Santoso ." balas ardi.
Aira membulatkan matanya tidak percaya , dia tidak percaya , bumi seolah berputar 180 derajat . Ia benar-benar tidak percaya lagi Santoso adalah ayah Gita .
' Tidak mungkin ! apa-apaan ini ' batin Aira tidak menyangka.
Aira pun sadar selama ini, Iya sadar bawa sikap Gita yang terkadang membuatnya cemburu adalah karena Aldi dan Gita memang telah dijodohkan demi perusahaan. Apa perusahaan? ! Ini lebih milik drama.' Batin Aira, Dia sangat kesal mengetahui hal tersebut.
" Oh jadi seperti itu" ucap Aira tanpa rasa takut sedikitpun.
" Ya Jadi aku harap kau segera menjauhi Aldi atau aku akan membunuhmu saat ini juga!" Ancam Ardi Santoso.
__ADS_1
" Silakan saja! Aku tidak akan rela jika Aldi harus memiliki ayah mertua monster sepertimu! Aku Mencintainya. JADI AKU TIDAAK AKAN PERNAH MELEPASKANNYA!! Aku juga tidak takut berhadapan denganmu! Terlebih kau masih berhutang padaku! Karena saat itu Kau menyogok saksi agar kau tidak disalahkan dan masuk penjara." Balas Aira sarkatis
~ Bersambung