Aira

Aira
Episode 24


__ADS_3

" Kalau kau tidak membangkang, maka patuhilah aku! Patuhi aku sebagai ibumu!."


" Tidak akan! kau yang membuatku harus bertindak kasar padamu seperti ini ! Sifatmu lah yang memaksaku untuk terus memberontak ! Kamu harus tahu jika aku bukan budakmu seperti dulu ! Aku sudah besar sekarang ! aku bisa memilih jalanku sendiri !" Ketus Aldi .


"Terserah katamu ! Yang jelas aku sudah menentukan tanggalnya ! Entah itu suka atau tidak yang jelas pernikahan akan tetap berlangsung !" ucap ibunya sembari menyunggingkan senyum penuh arti lalu melenggang pergi bersama secangkir teh yang ia bawa .


" Tidak , aku tidak akan menikah dengan pilihanmu! Yang tadi cantik atau tidak . Kaya atau bahkan miskin tetap saja aku tidak akan pernah mau menikah dengan orang itu . Aku akan menikah dengan siapapun yang aku mau !! Dan kamu tidak perlu repot-repot mencari ikan Aku seorang gadis untukku nikahi, karena aku sudah mempunyai seorang gadis yang begitu istimewa . Memiliki hati yang besar dan cantik . seseorang itu akan ku nikahi dengan atau tanpa izin darimu ."kata-kata Aldi yang sangat tegas tanpa ada keraguan sedikitpun.


Seketika ibunya langsung menghentikan langkahnya , lalu ibunya menghembuskan nafas panjangnya .


" Oh iya ? Kamu sudah punya calon rupanya, baiklah ... Terserah kau saja . lihatlah ! Kau akan menyesal nanti! " Aldi tidak mengupgrade peringatan ibunya , Ia pun segera pergi menuju kamarnya.


___


"Sial - sial!" rututuk Aldi setelah ia menutup pintu kamar dengan kasar .


" Apa yang harus kulakukan sekarang ? Penyihir itu membuatku gila! Yang benar saja ! Aku dinikahkan dengan anak Sanjaya Group ? Menikah dengan wanita gila itu ? Arrrgghhh!! benar-benar tidak masuk akal ." Aldi bener-bener frustasi dan tidak tahu dengan Apa tujuan ibunya yang terus memaksanya untuk menikah dengan gadis yang sama sekali bukan tipenya itu.

__ADS_1


Gadis yang bahkan membuatnya kesal melebihi apapun.


Entah apa yang sedang direncanakan ibunya untuk Aldi . Tapi , yang jelas Aldi benar-benar memiliki suatu firasat yang buruk tentang kekasihnya Aira. Yahh... Iya bener-bener takut jika sesuatu yang buruk akan menimpa Aira. Apalagi , Aira tinggal sendirian di rumah . itu pasti akan mudah jika ibunya akan melakukan hal-hal yang buruk pada Aira .


"Ah! Tidak!! Tidak boleh ! Ibu tidak boleh tahu keberadaan Aira ! bagaimana ini ?" ucap Aldi gusar. tanpa basa-basi lagi, Aldi segera merogoh saku dan mengambil ponselnya . Menekan tombol dial dan menelpon seseorang untuk membantunya menyelesaikan masalah gila ini.


____


" Halo tante ..." sapa seorang gadis yang memakai gaun pink dengan pita Senada.


" Aduh kamu rupanya. Sudah lama sekali kita tidak bertemu ya . Oh iya, Bagaimana kabarmu ?" balas wanita paru baya yang tidak lain adalah ibunya Aldi.


" Oh iya , apa kamu sudah tahu tanggal pernikahanmu dengan Aldi ? Aku sudah mendiskusikannya dengan ayahmu.... Kamu tidak keberatan bukan?" tanya ibu Aldi .


" tidak ... aku senang sekali. Bukankah jika lebih cepat akan lebih baik ?"


" Ah iya kamu benar ! Kamu kemari itu untuk bertemu denganku atau dengan Aldi."

__ADS_1


" Aku ingin ketemu dengan tante...." nggak di situ pun memperlihatkan wajah sedihnya. wajah sedih yang terkesan dibuat-buat .


" Aku ke sini ingin bertemu denganmu tante, karena... Ada sesuatu hal yang membuatku khawatir dengan pernikahanku bersama Aldi .


Ibu Aldi pun nampak serius mendengarkan dan masih menunggu Gadis itu untuk melanjutkan ceritanya.


" Jadi tante ... Apa Tante tahu jika Aldi sudah punya kekasih?" tanya Gadis itu dengan nada dibuat-buat .


" Apa ? Jadi yang dia katakan itu benar ?!" pekik Ibu Aldi terkejut.


" Siapa Tante ? siapa yang memberitahu tante?"


" Ah tidak ... Bukan siapa-siapa , lalu siapa pacarnya Aldi ? Bagaimana latar belakang garis itu ? Apa dia dari kalangan elit seperti kita ?"


"Bukan tante ... Dia hanya seorang gadis biasa " Ujar nggak di situ..."


"Tante... Bagaimana ini ? Aku tidak mau Jika pernikahanku dengan Aldi akan gagal . Aku tidak mau itu terjadi tante, jadi tolong aku " pinta gadis itu .

__ADS_1


~ Bersambung


__ADS_2