
Serli melihat Aisa dikantin dia muak melihat Aisa tertawa bahagia padahal belum terbukti Aisa cewek malam itu atau bukan dia sudah benci duluan ya begitu sifatnya.
Lalu dia beli minuman dia berjalan melewati tempat Aisa makan, dia pura pura kakinya kesandung.
Byurrr.
Air minum Serli menyiram kepala hingga ketubuh Aisa, Aisa kaget dan belihat keatas siapa yang telah menyiramnya.
"Ups sori" sambil tanganya menutup mulutnya.
"Sengaja lo ya" marah Rita.
"Emang" jawab Serli santai, dan balik badan akan pergi begitu saja setelah apa yang dia lakukan.
"Mau kemana lo" tangan Rita menarik ujung rambut Serli, karena nggak terima Aisa temanya akan jadi bahan bullinya.
Aaaaa. Jerit Serli.
"Heh bre**sek lepasin nggak"
"Nggak akan gue lepaskan, sebelum lo minta maaf sama temen gue"
"Nggak, aaa" Rita semakin menarik rambutnya.
"Ta udah lepaskan dia" minta Aisa.
"Dia udah sengaja nyiram lo"
Lalu teman teman Serli datang pada bantuin, lalu Serli juga jambak rambut Rita, mereka berkelahi saling jambak, Aisa berusaha melerai mereka tapi sia sia.
Karena dikantin ramai ada keributan sampai terdengar guru, datang Bu Mega dan Pak Toha, tergopoh gopoh menghampiiri mereka
"Stoop" triak Bu Mega.
Semua diam termasuk Serli dan Rita rambut yang acak acakan.
"Kalian perempuan nggak ada manis manisnya kayak laki laki, brutal" ucap Bu Mega.
__ADS_1
"Ni bu duluan jambak saya" bela Serli.
"Enak ajak bukanya lo yang duluan cari gara gara" elak Rita cari kebenaran.
"Ah sudah sudah kalian keruang BK sekarang" perintah Pak Toha.
Mereka dibawa keruang BK tapi tidak dengan Aisa karena basah dia ketoilet dan kejadian itu tidak luput dari pandangan Radit dan temanya.
"Gile" ucap Pandu. "Serli the best" sambil mengancungkankan jempol.
Sebenarnya Radit marah akan menghampiri mereka tapi keburu guru datang, kebih baik dia menyusul Aisa di toilet.
Klek.
Klek.
Pintu dikunci dari dalam, Aisa menoleh siapa datang.
"Kamu nga..."
"Apa yang kamu lakukan" tangan sambil menutupi dada.
"Membantu melepaskan bajumu"
"Dasar mesum"
"Aku mau melakukan sesuatu tidak disini, dikamar" kata terakhir dibisikan ditelinga.
Tubuh Aisa meremang, mereka saling tatap tapi tangan sambil buka kancing baju Aisa, sepertnya Radit ahli.
Aisa tidak sadar kancing bajunya di buka 1 per 1, setelah terlepas semua, Radit melepas baju dari tubuh Aisa, Aisa tersadar.
"Kau..." langsung tangan menyilangkan kedada.
Lalu Radit melepas bajunya sendiri dan memakaikan ke tubuh Aisa.
Aisa hanya diam, lagi lagi Radit membuatnya tak berdaya.
__ADS_1
Setelah selasai mereka saling tatap lagi, Radit mengunci Aisa yang tidak bisa kemana mana karena posisi Aisa memepet westafel.
Dan kepala Radit semakin mendekat tanganya memegang kepala Aisa dan.
Cup.
Kecupan singkat setelah itu Radit mengecup bibir Aisa lagi dan Aisa hanya diam saja nggak tau kenapa Radit selalu menghipnotifnya.
Tanpa sadar Aisa menikmati apa yang dilakukan oleh Radit.
Radit menyudahi aksinya dan tersenyum pada Aisa.
"Manis"
"A apa?"
"Bibirmu" Aisa benar benar malu apa yang mereka lakukan, dia memalingkan muka agar tidak kelihatan pipinya yang merah seperti tomat.
Ini pertama kalinya Aisa merasakan ciuman apa lagi sama Radit orang pertama.
Lalu Radit pergi, sebelum pergi dia mendengar Aisa berguman.
"Dia mencuri ciuman pertamaku" ucapnya pelan, Radit menoleh tangan yang sudah megang ganggang pintu.
"Ini juga ciuman pertamaku" lalu dia keluar.
Aisa kaget apa benar Radit juga baru pertama kali ciuman.
Radit keluar dari toilet wanita dengan senyum yang nengembang, akhirnya dia dia dapat merasakan bibir istrinya yang selama ini belum dia dapatkan.
Saat berjalan keluar dari toilet cewek dia berpapasan 2 cewek yang akan ketoilet mereka melihat Radit yang tersenyum senang sekali semakin tampan aja mereka terpesona.
Radit tak menghiraukan cewek cewek itu yang kesenangan melihatnya, dia berjalan melewatiny begitu saja.
Mereka juga berpapasan dengan Aisa yang megang baju seragam putih yang sudah berubah warna karena siraman Serli tadi, dan memakai baju kebesaran mlilik Radit dia juga melewati mereka begitu saja.
Mereka bingung bukanya Radit juga tadi dari toilet cewek apa yang dia lakukan pikir mereka.
__ADS_1