Aisa, I Love You

Aisa, I Love You
29.Terulang Lagi


__ADS_3

Semua adalah rencana dari Natan, dia mempunyai dendam pribadi, karena pacarnya Cintia lebih memilih Alan dari pada dia. Cintia bunuh diri karena hamil diluar nikah Alan tidak mau bertanggung jawab, bukanya dia tidak mau bertanggung jawab dia merasa tidak pernah nenyentuh Cintia, karena merasa prustasi dia mengakhiri hidupnya.


Natan sangat mencintai Cintia dia marah dan kecewa sama Alan mereka sempat adu mulut, Alan mejelaskan semua dan memang terbukti kalau dia tidak menghamili Cintia, walaupun Alan sudah menjelaskan, Natan tetap membencinya secara diam diam dia mempunyai recana licik musuh dalam selimut pribahasanya, gara gara Alan orang yang dicintainya telah mati, dia ingin membalas kematian Cintia tapi dia tidak bisa membunuh dengan tanganya sendiri tapi dengan cara menggunakan musuhnya yaitu Radit yang akan melakukanya jadi permasalahan diantara Radit dengan Alan hanya kesalah pahaman saja yang direncanakan oleh Natan berujung kematian ya itu yang diinginkan Natan semua fitnah dari Natan.


Lalu siapa yang menghamili Cintia tidak ada yang tau, kalau aku jelaskan akan sangat panjang, ah ternyata kisah mereka rumit sekali ya.


Sebenarnya target utama Aisa tapi karena rencana Natan lebih cepat dari perkiraanya, makanya Alan merahasiakan kalau dia mempunyai seorang adik dari Drak, dia tidak mau adik kesayangannya ikut tetlibat dalam masalah dia tapi sekarang Aisa terlibat asmara dengan ketua The King, kenapa Natan bisa tau karena dia banyak mata mata.


Aisa menangis mulut yang masih keadaan diikat dia melihat laki laki yang masih bersetatus menjadi suaminya baku hantam.


Natan sampai kewalahan menghadapi Radit, Radit begitu gesit dan lincah setiap gerakannya dengan jeli dia menyerang balik saat musuh hendak memberi pukulan atau tendangan dalam ilmu bela diri dia no 1 tak tertandingi makanya banyak anak buahnya menyebutnya iblis atau siraja singa.


Saat Radit melirik Aisa sekilas ini kesempatan Natan untuk memberi bogemanya tapi lebih dulu Radit menendang perut Natan dan dia langsung terjatuh bukan cuma menendang Radit meninju bertubi tubi hingga Natan tak sadarkan diri.


Nafas yang ngos ngosan Radit menatap Natan dengan perasaan lega, setelah itu dia menghampiri Aisa dia melepaskan semua ikatan yang membelit Aisa.


Radit menangkap wajah Aisa dengan kedua tanganya wajah yang sempurna kini ada lebam dipipi dan ada darah disudut bibir apa yang Natan lakukan pada wanitanya lalu Radit mengusap darah dibibir Aisa dengan jempolnya, Aisa menangis.


"Sudah tidak papa" Aisa mengangguk.


Tapi detik berikutnya Aisa melihat Natan bangun dan menodongkan senjata, reflek Radit mendekap Aisa karena melihat ekpresi mata dari berubah membelakan matanya.


Dor.

__ADS_1


Dor.


Dor.


Masih mendekap Aisa tangan yang sebelah mengeluarkan sebuah senjata dari saku celananya.


Dor.


Dor.


Dor.


Dor.


Dor.


Dor.


Yang terakhir melesat dikepalanya seketika tubuh Natan ambruk.


Gemetar Radit bisa merasakan tubuh Aisa gemetar semakin dipeluk erat tubuh mungil Aisa.


Karena merasakan Radit diam saja tubuh dan tangan yang melemah, Aisa sedikit mendorong Radit dan betapa terkejutnya dia melihat darah mengalir dari punggung Radit.

__ADS_1


Ternyata Radit terkena tembakan dari Natan jangan sampai ini terulang lagi.


Aisa menetaskan air matanya tangan Radit terangkat dan mengusapnya.


"Nyawa dibayar dengan nyawa" ucap Radit.


"Tidak" Aisa sambil menggeleng "Aku akan cari bantuan, tolong...to..."


Tangan Radit dengan segera menarik Aisa pelan.


"Tetaplah disini" pitanya.


"Kamu harus segera mendapat pertolongan"


"Maafkan aku Aisa"


"Aku yang minta maaf"


"Tidak tidak maafkan aku" Aisa mengangguk.


"Iya aku maafkan kamu, aku mohon bertahan" sambil meneteskan air matanya.


Radit tersenyum "Terimakasih" setelah itu Radit melemah dan tak sadarkan diri.

__ADS_1


"Tidak tidak tidak jangan lagi, Radit bagun" triaknya.


Aisa menangis semakin kencang berteriak membangunkan Radit, setelah itu Aisa pingsan karena shok melihat suaminya tak tak sadar juga, kejadian terulang lagi, mungkin juga karena Aisa kelelahan dan belum makan juga.


__ADS_2