Akan Kah Semua Berakhir

Akan Kah Semua Berakhir
45


__ADS_3

Naya yang ada dikamarnya sekarang hanya diam saja sambil membaringkan tubuhnya. Bayang-bayang tentang Edo kembali lagi menghantuinya. Tanpa ia sadari ia menangis tersedu-sedu.


"Nay ,apa yang terjadi ..??" tanya Nevan


Namun Naya hanya diam, ia mengeratkan tangan Nevan yang ada diwajahnya sambil terus menangis. Nevan kemudian membawa istrinya itu kedalam dekapannya.


"Maafkan aku sayang .. maafkan aku.. " sesalnya


Nevan masih saja menyesali kejadian tadi dikantornya, tak terfikir olehnya bahwa Naya akan sangat terluka seperti sekarang ini. Perlahan Nevan melonggarkan pelukannya, dan dilihatnya Naya yang tengah tertidur.


"Maafkan aku karena membuatmu mengingat masa lalumu.. " mengecup puncak kepalanya


Sore harinya saat Ken pulang, ia melihat Nevan sedang duduk sendiri di meja makan.


"Hoy, melamun ??" tanyanya


"Loe tau kak, gue udah bikin Naya nangis hari ini .. " ucapnya


"Masalah apa lagi sih. ??"tanya Ken


Kemudian Nevan pun menceritakan kejadian dikantor tadi. Ia dapat melihat perubaha ekspresi diwajah Ken saat dirinya bercerita.


"Loe gila ya .. !! wah parah loe Van .. " kesalnya


"Loe tau apa yang akan terjadi kalau papah tau loe udah bikin Naya nangis.!!"


"Loe tau gue gak bermaksud begitu kak .. gue juga kaget tau .. " takutnya


Selesai sesi curhat dadakannya dengan Ken, Nevan buru-buru kembali ke kamarnya. Mengedarkan pandangannya saat dilihatnya Naya tak ada diatas ranjangnya.


" Naya .. Naya kamu dimana ?? sayang.. " teriaknya


"Ada apa .??" tanya Ken yang mendengar teriakan Nevan


Dan disaat Nevan hendak keluar kamar, disana sudah ada Naya yang mematung dengan minuman ditangannya.


"Dari mana saja kamu ?? " ketus Nevan

__ADS_1


"Haus .. bikin minum." singkatnya.


"Apa kamu masih marah kepadaku sayang ..??" tanya Nevan.


"Tidak. untuk apa aku marah kepadamu.."


"Aku memang salah yank, tapi please maafin aku.." mohonnya.


****


_


_


_


Pagi harinya, Naya sudah bersiap pergi kekantornya sedang Nevan masih setia pada mimpi indahnya.


Saat menuruni tangga , tak sengaja ia berpapasan dengan Ken yang baru saja keluar dari arah dapur.


"Nay, mau kemana loe ??" tanyanya


"Loe gila ini masih pagi buta Nay." kagetnya melihat jam


"Gue ada urusan kak, jadi gue harus berangkat sekarang . Bye kak ."


Setelah kepergian Naya, Ken buru-buru masuk kekamar adiknya. Dilihatnya Nevan masih tertidur pulas diranjangnya.


"Nevan.. Van bangun!!" teriaknya mengguncang tubuh Nevan


"Bocah tidur apa mati sih!!" kesalnya


"Nevann !!! Bini loe minggat !!" teriak


Matanya yang terpejam seketika terbuka lebar saat dilihatnya Naya tak ada disampingnya.


"Mana Naya ??

__ADS_1


"Udah pergi, makanya bangun loe !!"


Buru-buru Nevan membersihkan dirinya dan menyusul Naya ke kantor. Namun saat dirinya sampai, ia tak menemukan istrinya disana .


"Kemana kamu sayang ??" khawatirnya mencoba menelpon Naya


"Halo, kak ?"


"Hmm, kenapa ?"


"Loe tolong hubungin Emma, tanyain apa Naya ada disana ?"


"Ogah gue, loe hubungin aja sendiri." kesalnya


"Ayolah kak, dia gak ada dikantor masalahnya. Gue juga udah hubungin tapi gak dijawab terus." frustasinya


"Iya.. iya bentar!!" memutus telponnya


Ken dengan segera menghubungi nomor Emma diponselnya. Tak lama berdering, akhirnya Emma menjawab panggilan Ken.


"Kenapa ?? "


"Galak banget jadi cewek, jomblo seumur hidup baru tau rasa loe!"


"Loe itu pagi-pagi buta gini telpon gue cuma mau ngajak ribut ??"


"Ya enggaklah, loe pikir gue gak ada kerjaan apa."


"Ya terus kenapa ??"


"Gue cuma mau tanya, apa Naya ada disana ??"


"Lah ya gak ada!! emang kemana dia??" khawatirnya


"Kalo gue tau gak mungkin gue telpon loe bocah!!" kesal Ken.


"Loe coba cari aja dipemakaman ayahnya,pasti dia kesana kalo lagi sedih."

__ADS_1


"Sialan nih anak, main matii aja telpon gue!!" marahnya


Kemudian ia segera menelpon Nevan menyampaikan keberadaan Naya sekarang.


__ADS_2