Akan Kah Semua Berakhir

Akan Kah Semua Berakhir
50


__ADS_3

Kini Naya tengah duduk diapit oleh laki-laki berbadan besar, tangannya terikat kebelakang bahkan mulut dan matanya juga ditutup. 4 orang laki-laki didalam mobil itu terlihat sangat senang dari raut wajahnya.


"Hhaha ,, gak nyangka gue kalo tugas kali ini segampang ini .."


"Iya, lebih cepat dari dugaan . ."


"Bos pasti seneng banget nih sama kerja kita kali ini.."


"Hhahahaha ., !! lebih baik kita segera bawa nih cewek cantik ke hadapan si bos .. "


Begitulah percakapan antar 4 laki-laki itu. Sedang Naya yang sedari tadi sudah sadar hanya diam mendengarkan percakapan mereka.


"siapa mereka ?? dan mau dibawa kemana aku ini ?? mas Nevan tolong aku mas .. " batin Naya menangis.


Seperti memiliki ikatan batin, Nevan merasa kalau saat ini Naya istrinya sedang memanggilnya. Dilihatnya ke kanan dan kekiri namun tak ada siapapun diruangan itu, hanya ada Sandra yang tengah tertidur diranjangnya.


,


,


,


Dimobilnya, Raharjo terlihat mengepalkan tangannya saat mengingat suara musuhnya. Amarahnya bertambah saat anak laki-lakinya sendiri sulit untuk dihubungi ..


"Kemana adikmu ini Ken ., !!!" bentaknya saat bertanya.

__ADS_1


"Entahlah pah, mungkin masih bersama mantan pacarnya itu .. " ucap Ken dengan nada datarnya tanpa menolehkan kepala kebelakang.


"Anak kurang ajar .. !! dalam keadaan genting malah ninggalin istrinya .. !!" amuknya dengan raut wajah sudah memerah menahan emosinya.


"Tuan besar saya mohon jaga emosi anda, ingat kondisi jantung anda .. " peringatan dari pak Chandra yang terus mengawasi dari kaca spion.


"Pah, kita fokus aja sama Naya sekarang pah. Jangan membagi pikiran kita.. " imbuh Ken sambil menoleh menatap papanya.


"Papah akan buat anak itu benar-benar kehilangan istrinya .. " ancam Raharjo.


Ken dan pak Chandra hanya diam mendengarkan tanpa berani menimpalinya.


**


"Siapa kalian !! ., mau apa kalian membawaku .. dimana ini ., !!" teriak Naya saat penutup mata dan mulutnya dilepaskan.


"Brisik banget jadi cewek !! bisa diam gak ., kalo nggak gue tutup biar gak bisa ngomong .. " bentak salah seorang laki-laki.


"Jangan sekali-kali kalian sentuh dia ., !!" teriak seorang wanita.


Semua mata yang ada disana mengarah kepada wanita yang baru saja memasuki kamar dan berjalan mendekati kursi Naya.


"Apa yang anda lakukan nyonya ??" ucap laki-laki itu dengan menahan tangannya.


Naya hanya diam menyaksikan pertengkaran dihadapannya, ia terlalu syok dengan penculikan ini ditambah lagi dengan kehadiran Nency dihadapannya.

__ADS_1


"Singkirakan tangan kotormu darinya ,. !!" teriak Rufy dari ambang pintu.


"Dia tawananku sayang, jangan melepaskan tawanan .. nanti digigit ., " berbicara tepat disamping telinga Nency.


"Dia anak menantuku ., !! lepaskan dia Rudy .. !! kau menyakitinya ..!!" teriak Nency.


"Hhahahahaaaa .. sayang dia bukan siapa-siapamu aku lah yang akan menjadi keluargamu jadi berhenti berteriak padaku ., !!" menahan semua emosinya.


,


,


,


Nevan terus saja gelisah di dalam apartemen, saking ia gelisah dan tak fokus .. ia sampai tak sadar saat Sandra sadar dari pingsannya.


"Nevan .. " panggilnya dengan suara lirih .


"Kau sudah sadar ??" berjalan menghampiri Sandra diranjang.


"Kenapa gelisah gitu ?? apa ada yang mengganggu fikiranmu ??" tanyanya denga nada terlihat manja walau lirih.


"Tentu saja aku mengkhawatirkan kondisimu, kau sudah pingsan lama .. " membelai rambut panjang milik Sandra.


Sandra yang mendengar ucapan Nevan segera berhambur memeluk erat tubuh Nevan didepannya. Sedangka Nevan terlihat membalas pelukan Sandra, namun dengan sorot mata dan rau wajah berbeda.

__ADS_1


__ADS_2