Akan Kah Semua Berakhir

Akan Kah Semua Berakhir
58


__ADS_3

Perlahan Nevan mulai menyusun rencananya untuk menghancurkan balik orang yang berniat menghancurkanya. Dengan sikapnya saat ini membuat Nevan menjadi orang yang sangat ditakuti.


"Bawa semua bukti yang kalian temukan sekarang, dan temui saya ditempat biasa .. " perintahnya pada seseorang disebrang telpon.


Dengan segera Nevan berjalan keluar dari ruangannya namun tanpa sengaja berpapasan dengan Ken yang ingin menemuinya.


"Mau kemana pak ??" tanyanya bersikap formal.


"Saya ada urusan kamu handle semua yang ada dikantor .. " mengacuhkan Ken dan tetap berjalan sambil berucap.


"Baik pak .. " ucapnya, namun ia juga memerintahkan seseorang untuk mengikuti kemana Nevan pergi.


Hampir satu jam Nevan mengendarai mobilnya hingga sampai disebuah rumah kecil ditepi hutan. Turun dari mobilnya Nevan disambut oleh beberapa orang berbaju hitam.


"Bagaimana ??" .


"Semua ada didalam bos .. " .


"Bagus .. " kemudian melangkah memasuki rumah diikuti mereka.


__


London,


Keadaan Naya makin membaik setelah kedatangan Raharjo dengan pak Chandra kerumahnya. Dengan sekuat tenaga ia berusaha menguatkan dirinya agar tak terlihat lemah dihadapan sang papa.


"Pah .. " sapa Naya sambil berjalan membelai perutnya yang mulai membuncit.

__ADS_1


"Sudah bangun nak ??" tanya Raharjo sambil menggeser satu kursi disebelahnya.


"Udah pah .. lagi sarapan apa nih ??" serunya sambil mengamati meja makan dihalaman belakang.


"Roti sama sup nak .. " sahut Nency yang baru datang dengan nampan berisi roti.


"Kenapa ?? cucunya kakek lagi pengen makan apa lagi sih nak ??" membungkukan badannya sejajar dengan perut Naya.


"Nggak pah, lagi nggak pengen apa-apa ini dia lagi anteng .. " sahutnya sambi mencelupkan sepotong roti kedalam mangkuk sup.


mereka berempat menikmati sarapan dengan suasana sejuk dihalaman belakang. Naya sedikit terhibur dengan datangnya Raharjo menemuinya saat ini.


"Pah .. " panggil Naya saat ia berdua saja berasama Raharjo ditaman rumahnya.


"Ada apa nak ??" meletakkan koran yang sedang dibacanya, lalu menatap Naya yang tengah duduk dihadapannya.


"Kapan papa mengijinkan Naya bertemu dengan mas Nevan pah ?? " matanya mulai berkaca-kaca sambil memegangi perutnya, ia sangat merindukan suaminya.


"Iya pah .. " berusaha tegar ia menghapus air matanya dengan kasar. Naya pun langsung berpamitan masuk kedalam rumah meninggalkan Raharjo sendirian ditaman.


"Maafin papa Naya, tapi ini belum waktunya untuk kalian bersama kembali. Tunggulah sebentar lagi nak .. " ucap Raharjo sendiri sambil memandang sendu Naya yang sedang berjalan memasuki rumah.


Di Jakarta, Emm tengah mempersiapkan beberapa berkas yang akan ia serahkan kepada Nevan. Namun saat ia mengetuk pintu ruangannya tak terdengar sahutan dari dalam.


"Ada apa ??" tanya Ken yang menghampiri Emma.


"Maaf pak, ada beberapa berkas yang harus pak Nevan tanda tangani tapi .. " sebelum Emma meneruskan ucapannya, Ken terlebih dahulu memotong ucapannya.

__ADS_1


"Masuk keruangan saya sekarang .. " titahnya lalu berbalik meninggalkan Emma sendiri.


Perlahan Emma mulai masuk kedalam, dan ia melihat Ken sedang sibuk mengotak atik ipad ditangannya.


"Duduklah disana .." menunjuk sofa didepannya. Kemudian ia juga berpindah duduk ke sofa ruangannya sambil menyerahkan ipadnya kepada Emma.


"Apa ini pak ??" tanyanya heran menatap ipad ditangannya.


"Pilihlah salah satu tema untuk pernikahan kita nanti.." serunya melipat kaki sambil menatap tajam Emma.


"Anda meminta saya untuk membahas pernikahan kita, tapi dari nada bicara anda barusan seolah-olah saya menetukan untuk pernikahan saya sendiri .. " protes Emma dengan sikap yang ditunjukkan oleh Ken calon suaminya.


"Bukan begitu maksud saya, kamu tau kan .. " ucapnya terpotong saat Emma menyela ucapannya.


"Saya tau dan saya tidak akan pernah lupa kalau pernikahan ini ada hanya untuk membantu mempersatukan kembali Naya sahabat saya dengan pak Nevan!" ucapnya menahan tangisnya agar tak pecah dihadapan Ken. Ia rela melakukan hal itu demi Naya sahabatnya agar bisa berkumpul kembali dengan suaminya.


"Saya tidak bermaksud menyinggung kamu .. saya minta maaf , "


"Silahkan bapak pilih tema apapun untuk pernikahan itu, saya akan dengan senang hati menerimanya permisi.. " memotong ucapan Ken, kemudian ia juga segera keluar dari ruangan itu kembali keruangannya.


Sejujurnya hatinya sakit saat sikap yang ditunjukka Ken terlalu terkesan cuek dan dingin terhadapnya. Sebagai seorang wanita ia selalu memimpikan pernikahan layaknya orang biasa, namun demi sahabatnya ia rela melakukan pernikahan ini.


"Demi Naya .. gue nggak boleh cengeng! masa bodoh sama si Ken itu .. " menghapus kasar air matanya dengan sebelah tangannya.


__


Hari mulai larut saat Nevan keluar dari sebuah cafe bersama Sandra mantan pacarnya. Tanpa mereka sadari ada seseorang yang tengah mengawasi mereka dan mengambil beberapa foto mereka sata bersama.

__ADS_1


"Bakal seru ini !!" tersenyum puas saat melihat hasil bidikan kameranya.


"Kita tunggu aja sampai matahari terbit bro, gue penasaran gimana reaksinya ...hhahhahahaha .." tertawa puas dengan ide yang akan dijalankannya.


__ADS_2