Akan Kah Semua Berakhir

Akan Kah Semua Berakhir
59


__ADS_3

London,


Hari ini adalah jadwal Naya bertemu dokter kandungannya, namun karena Nency sedang pergi ia terpaksa berangkat sendiri. Raharjo juga Chandra sudah kembali ke Indonesia 2 hari yang lalu saat menerima kabar tentang kondisi perusahaan.


(Percakapan dalam bahasa inggris)


"Pagi dokter .." sapa Naya pada dokter kandungannya.


"Pagi nona cantik ., apa udah siap lihat si kecil .. " balas sapa sang dokter tampan dengan ramah.


"Bahkan saya sudah tidak sabar untuk itu dok.. " senyumnya mengembang sambil membaringkan tubuhnya diranjang, ia tak sabar ingin melihat perkembangan janinnya.


"Bagus kok ., sehat ya si kecil. Lihatlah sudah terlihat mata juga kaki tangannya.." dokter dengan teliti menunjukkan detail setiap gambar dilayar komputernya.


Dengan mata berkaca-kaca Naya turun dari ranjang berjalan menghampiri dokter tampan dimejanya.


"Vitaminnya jangan lupa diminum nona, lalu seringlah ajak dia berolah raga mulai sekarang.."


"Dok, saya sudah hamil begini masa dipanggil nona.,"kekehnya sendiri.

__ADS_1


Kemudian dokter memberikan selembar kertas resep yang harus Naya tebus nantinya. Dengan langkah riang ia pun keluar meninggalkan ruang dokter kandungan menuju apotek.


Namun saat sedang dijalan akan kembali pulang tiba-tiba saja ponselnya berdering menampilkan pesan masuk di e-mailnya. Tangannya bergetar membuka pesan e-mailnya matanya juga berkaca-kaca.


"Tega sekali kamu mas melakukan ini .. " tangisnya didalam taxi yang ia kendarai. Lantaran berbicara menggunakan bahasa indonesia jadi sang supir hanya diam saja memperhatikan Naya sambil memberikannya tisu.


___


Jakarta,


Nevan sungguh tak sabar untuk segera menyelesaikan urusan perusahannya. Ia ingin sekali memeluk istrinya yang sangat ia rindukan itu, ingin menjahilinya seperti hari-hari sebelumnya.


Namun tak lama ada panggilan masuk dari Sandra yang membuat ekspresi wajah Nevan tiba-tiba saja berubah.


"Ada apa ??" tanya Nevan dengan nada cueknya.


"Sayang .. kenapa dengan nada bicaramu?? apa ada yang terjadi ??" tanya Sandra berbasa-basi walaupun ia sudah tau apa penyebabnya.


"Cepat katakan Sandra !! aku masih banyak pekerjaan ini!!" kesal Nevan saat Sandra hanya diam tak menyahutinya.

__ADS_1


"Aku hanya merindukanmu sayang,, aku mau kamu kesini ya malam ini.. " lembut tutur katanya dengan nada dibuat semanja mungkin.


"Aku sibuk Sandra! jangan manja, tidurlah kalau kau merasa bosan.."


"Aku hanya mau kamu sayang,, aku hanya ingin tidur sambil kau peluk. Apakah sulit mengabulkannya ??"


"Aku sibuk!"


Nevan yang mulai geram dan muak segera mematikan sambungan telponnya. Rasanya ingin sekali ia cekik leher Sandra yang dengan berani menipunya.


Namun saat jarum jam menunjukkan pukul 21.30 tiba-tiba Ken masuk kedalam ruangan Nevan dengan kasar. Raut wajah kesal yang ditunjukkan oleh Ken membuat Nevan mengerutkan dahinya.


"Kenapa loe ??" meletakkan polpoinnya diatas meja kemudian ia melipat kaki dan kedua tangannya.


"Loe gila ya !! jam berapa ini masih aja kerja!!. Loe tau gara-gara nunggui loe gue sampai ketiduran di sofa sampai jatuh!!" protesnya memarahi Nevan.


Dengan santainya Nevan berdiri berjalan menghampiri pintu, namun saat tepat disamping Ken ia membisikkan sesuatu.


"Baru gitu aja kalah! mau tanding lainnya nggak ??" ledeknya kemudian berjalan melaju dengan mobil mewahnya.

__ADS_1


Hiruk pikuk di kota Jakarta membuat beberapa orang memandang keduanya berjalan. Persaudaraan antara keduanya yang membuat kita jadi berstamina.


__ADS_2