Akan Kah Semua Berakhir

Akan Kah Semua Berakhir
57


__ADS_3

Setelah puas menyantap makanan yang diinginkannya, Naya memilih untuk sejenak mengobrol dengan Raharjo berharap ia akan mendengar kabar tentang suaminya.


Namun hingga hampir 2 jam ia mengobrol tak sekalipun Raharjo menyinggung tentang Nevan didepannya yang ia tahu bahwa Ken akan segera menikahi Emma sahabatnya. Sebenarnya ia penasaran mengapa sahabatnya itu akan menikah dengan Ken yang sudah dianggap kakak ipar olehnya, namun ia hanya diam dan memutuskan untuk tidur.


"Apa tuan tidak kasihan dengan nona muda .. ??" tanya pak Chandra saat Naya pergi meninggalkan mereka.


"Saya tau itu pak, saya tau ia mengharapkan kabar suaminya dari saya. Tapi belum waktunya untuk mereka saat ini .. " seru Raharjo yang tak bisa dibantahnya.


Tengah malah, Raharjo yang tak bisa memejamkan matanya memilih untuk keluar kamar sekedar mencari angin malam. Namun saat melintasi kamar Naya, ia berhenti dan dan menatap nanar pintu kamar itu.


Rasa bersalah memenuhi hatinya, terlebih saat ini ia tengah mendengar tangis pilu menantunya itu meratapi nasibnya.


"Mas .. aku kangen,, anak kita butuh kamu mas .. aku butuh kamu .. "


"Mengapa semua harus aku!! dulu mas Edo menjadikanku perusak rumah tangga orang hingga aku dicap buruk dan enggan jatuh cinta .. tapi kenapa saat rasa itu mulai ada malah kita dipisahkan !! apa salahkuu .. apa !!" kesalnya marahnya ia luapkan dalam tangisan serta teriakan yang ia tahan..


"Mas Nevann .. massss ,, " panggilnya terus menerus hingga ia terlelap dalam tidurnya.


"Maafkan papa nak, bukan maksud papa memisahkan kamu dari suamimu .. tapi suamimu harus menyelesaikan masalahnya dulu agar kamu bisa aman saat bersamanya.. " gumam Raharjo tepat didepan pintu kamar Naya.

__ADS_1


Tiba-tiba Raharjo dikejutkan dengan sebauh tangan yang menepuk bahunya .


"Astagaa ,, bikin kaget aja .." seru Raharjo sambil memegang dadanya.


"Kita bicara diluar saja ,, " ajak Nency.


Duduk ditaman tengah malam, menikmati semilir angin membuat fikiran Raharjo sedikit lebih tenang namun ia masih terus merasa bersalah dengan anak menantunya.


"Hampir setiap malam Naya seperti itu, dia akan menangis saat malam lalu ketiduran dan paginya dia akan ceria lagi seoalah-olah dia baik-baik saja .. " ucap Nency sambil pandangan matanya menatap langit malam.


"Apa dia tidak pernah bercerita dengan mu ??" memandang sekilas wajah mantan istrinya itu.


"Kau menyayanginya ??" tanyq Raharjo heran saat melihat buliran menetes dari mata Nency.


"Dulu aku terlalu kejam memperlakukan dia, tapi sekarang aku sungguh sangat menyayanginya. Dia adalah putriku,, putri semata wayangku .." Raharjo tiba-tiba saja membawa Nency kedalam pelukannya dan menumpahkan tangisnya.


-----


Keesokan harinya di Jakarta, terlihat Nevan tengah duduk dimeja makan dengan tablet dan roti ditangannya.

__ADS_1


"Pagi bro .. " sapa Ken yang ikut sarapan.


"Pagi .. oh ya gimana sama penyelidikan proyek ??" tanyanya sambil mengamati grafik ditabletnya.


"Ada beberapa kecurangan didalamnya, bahkan bahan juga modalnya berselisih sangat jauh, tapi bukti kita belum cukup kalau mau menjaringnya .. " jawab Ken mengoleskan selai pada rotinya.


"Lalu gimana dengan pernikahanmu ??"


"uhukkk .. uhukkk ,, kenapa jadi bahas itu ??" kesal Ken yang tersedak rotinya.


"Pernikahanmu bisa mengalihkan fikiran mereka, dan kita bisa dengan gampang menjeratnya.." sahut santai Nevan tanpa dosa.


"Loe gila!! nikahan gue buat ajang nangkep mereka ?"


"Kenapa nggak ?? buat nangkep mereka aja gue harus rela pisah sama istri gue . ." sahutnya sendu.


"Okelah .. gue ikut rencana loe aja ,," pasrah Ken.


Nevan sekarang berubah menjadi Nevan yang dulu bahkan lebih parah. Ia kembali menjadi manusia paling dingin dengan keras hatinya, bahkan ia mulai tak memperdulikan sekitanya.

__ADS_1


__ADS_2