Akan Kah Semua Berakhir

Akan Kah Semua Berakhir
60


__ADS_3

Naya pulang dengan derai air mata,Nency yang melihat segera mengejarnya kedalam kamar. Dengan rasa khawatir Nency mengetuk pintu kamar Naya.


"Nak .. " Nency menerobos masuk lantaran tak kunjung mendapat sautan dari Naya.


"Mamaaaa .. " tangisnya memeluk erat tubuh Nency sambil bergetar.


"Ada apa nak ?? bilang sama mama,, kamu kenapa ??" paniknya mengangkat wajah Naya menghadapnya.


"Mas Nevan mah .. " ujarnya sesegukan .


"Ada apa sama Nevan .. ??" Nency terlihat ikut panik, difikirannya mulai terbayang hal-hal buruk terjadi pada ana tirinya itu.


"Mas Nevan nggak sayang sama aku mah .. mas Nevan sama perempuan lain .. " tangisnya pecah kembali memeluk tubuh Nency.


Nency yang tak mengerti maksud dari Naya hanya diam memeluknya sambil terus mengusap punggungnya yang bergetar. Rasa tak tega menyelimuti hatinya Nency saat mendengar isak tangis dari Naya.


Kandungan Naya sudah mulai membesar, bahkan ia sering menginginkan sesuatu yang akhirnya ia pendam sendiri. Setelah mendapat email foto dari suaminya dengan perempuan lain, Naya tak pernah tak meneteskan air matanya.


--


Jakarta,


Ken terlihat tengah asyik memilih beberapa foto untuk konsep preweddingnya. Nevan yang baru datang segera bergabung namun hanya merebahkan dirinya disamping Ken.


"Kenapa loe ?" tanyanya cuek.

__ADS_1


"Susah gue nyingkirin Sandra .. bikin gue tambah puyeng .. " memijat pangkal hidungnya.


"Terus apa rencana loe ??" tanya Ken yang mulai serius menatap tajam Nevan yang memejamkan matanya.


"Gue yakin, saat pernikahan loe pasti mereka akan melancarkan rencananya. Gue udah siapin jebakan untuk mereka semua.."


"Rencana apa . .??"


"Ntar juga loe tahu. Udah gue mau ke kamar.." menyambar jas nya kemudian pergi menaiki tangga.


Raharjo yang telah menerima kabar tentang Naya bergegas pergi kerumah Nevan dengan amarah yang memuncak. Saat tiba bahkan ia tak menunggu pak Chandra juga sapaan Ken pun tak ia hiraukan.


"Nevan !! Nevan keluar kamu !!" teriaknya didepan tangga.


"Tuan besar tenangkan diri anda .."


"Nevann !!!" teriaknya.


"Ada apa pah .. " santainya menuruni anak tangga.


Raharjo segera mencengkeram leher kaos yang digunakan Nevan saat itu. Ken juga pak Chandra yang terkejut segera melerai keduanya, sedang Nevan hanya diam menatap Raharjo.


"Pah .. lepasin Nevan kita bisa bicara baik-baik .." seru Ken mencoba melepas cengkraman Raharjo.


"Tuan kasian tuan muda .. " timpal pak Chandra.

__ADS_1


"Kamu benar-benar membuat papa marah Van!! Ceroboh kamu sampai membiarkan orang membuntutimu !!" marahnya melepas cengkramannya.


"Maksud papa apa ?? jelasin sama Nevan jangan datang main marah aja pah .. "


"Buka email kamu !!" perintahnya, lalu dengan segera Nevan membuka email melalui ponselnya.


"Sudah lihat!!" serunya saat menatap wajah terkejut anak laki-lakinya.


"Pah .. ini ,, ini bukan seperti yang papa bayangin. "


"Papa paham, tapi tidak dengan istrimu nak .." serunya yang mulai melunak sambil duduk disofa ruang tengah.


"Maksud papa apa ??" Nevan yang penasaran segera bergabung duduk didepan Raharjo bersama Ken.


"Foto itu pertama kali dikirimkan ke email milik Naya. Bahkan ia selalu menangis mengingat foto itu dan itu mempengaruhi kandungannya nak .." getar suara Raharjo menandakan ia sangat mengkhawatirkan kondisi cucu serta menantunya itu.


"Ijinkan Nevan menemuinya pah .. biarkan Nevan sendiri yang menjelaskannya.." mohonnya memelaskan wajahnya.


Raharjo hanya diam, ia terus memandangi wajah putranya yang sedang menatapnya. Ada rasa kasihan saat mengingat anak serta menantunya namun ia juga merasa was-was dengan keselamatan menantunya.


"Apa kamu serius mencintai Naya ??" tanyanya dengan mimik muka seriusnya.


"Apa papa masih meragukan cinta Nevan?? kalau tidak ada cinta untuk Naya buat apa aku susah payah selama ini menyelesaikan masalah ini pah ??"


Raharjo sejenak berfikir sebelum ia memutuskan, " Baiklah .. bersiaplah papa akan meminta seseorang mengantarmu .." raut wajah Nevan begitu bahagia mendengar ucapan Raharjo

__ADS_1


__ADS_2