Akhir Cinta Abadi

Akhir Cinta Abadi
Bab 12


__ADS_3

Sepertinya sore ini kemacetan sedang menyapa semua orang. Suara klakson berbunyi secara beriringan layaknya sebuah nada. Aku hanya termenung melihat mereka, daripada membuat kebisingan lebih baik mereka membantu para petugas. Kami sedang mendengarkan alunan lagu dari penyanyi favorit Haruto, kalian tau? dia mengidolakan day6 band asal korea. Lagu yang diputar nya kali ini berjudul "I like you".


"Mbak, nggak marah?" tanyanya


"Marah kenapa? " ucapku bingung


"Tadi haru dekat-dekat Mbak terus"


ucapnya dengan nyesel


"Ya, nggak lah. Ngapain pula Mbak marah" sambil tertawa


"Mbak, udah pernah lihat MV day6 yang I like you?" tanya nya


"Belum, Mbak cuma dengerin lagu aja. Emang kenapa?" ucapku


"Dari semua MV mereka, Haru suka MV mereka yang ini. Mbak tau di MV ini jadi ada cowok yang mau ungkapin perasaan sama perempuan ini tapi dia ungkapin gak kayak kebanyakan orang Mbak"


"Jadi cewek ini kerja di cafe, pas cewek itu udah mau selesai kerja tiba-tiba cowoknya kirim balon lewat jendela terus bacaan "I love you"


"Terus" ucap ku

__ADS_1


"Haru berencana kalau suatu hari kalau Haru punya pasangan, Haru mau baut kayak gitu" ujarnya


"cie...cie... kayaknya udah ada yang punya ini" godaku


"Apaan sih Mbak. Haru kan cuma berandai aja"


Biasanya jarak tempuh dari kampus ke cafe hanya 20 menit tapi tadi hampir saat jam. Setelah sampai di cafe, aku langsung memesan dan menanyakan Bang Hanbin di cafe apa enggak? ternyata dia belum datang. Aku pun menyuruh Haruto untuk duduk. namun dia malah menuju panggung kecil dan bernyanyi. Setelah menyanyikan satu buah lagu, aku memanggil dia untuk makan


"Lain kali ajak teman haru manggung disini" ucapku sambil memasuki ke mulut


"Tunggu libur semester mbak, biar full team"


"Ok"


"Oh ya Haru, kalau jadi bulan depan mbak ada camping. Mau ikut?" tanyanya


"Tanggal berapa Mbak? Soalnya bulan depan haru juga ada kegiatan" jawabnya


"Mbak juga belum tau"


"Nanti kita cocok kan sama jadwal Haru ya Mbak" ucapnya.

__ADS_1


"Tapi Mbak, Haru boleh ikut kan? Ucapnya dengan hati-hati


"Boleh kok. Nanti Mbak tanya sama Bang Seonghwa" jawabku


Setelah menghabiskan makanan, kami pun segera membantu para pekerja. Terkadang mereka menolak untuk dibantu, mereka selalu bilang "mana ada pemilik cafe membantu pekerja nya" tapi Bang Hanbin selalu jawab "kalau nggak ada kalian, cafe ini nggak akan sukses sampai saat ini". Hari ini suasana cafe begitu ramai. Tepat pukul 11 malam Bang Hanbin, aku dan Haru membantunya menutup cafe.


Malamnya suasana jalanan begitu lengah, tidak begitu ramai hanya beberapa kendaraan saja. Dan hawa malam ini begitu dingin. Betul saja di luar sana hujan mulai turun begitu deras. Bang Hanbin fokus menyetir mobil, Haru terlelap di jok belakang, sedangkan aku hanya menatap rintikan hujan.


"Jo, lusa Abang bakal keluar kota" ucapnya


"Berapa hari Bang?" tanyaku


"2 minggu Jo"


"Oke. Untung ada Haru jadi Jojo nggak kesepian" ucapku


"Tapi kamu bakal urus cafe. Gimana?" tanyanya


"Ngga apa-apa, biasanya kan Jojo juga urus cafe. Tenang nggak bakal ngeganggu kuliah Jojo kok" jawabku dengan menyakinkan


"Abang jangan khawatir, kan ada Haruto sama pekerja lainnya lagian Yunhyeong lusa udah pulang. Aman itu"

__ADS_1


Bang Hanbin hanya tersenyum mendengarnya. Kami pun memasuki perkarangan rumah. Bi Asih biasanya udah tidur jam segini kali ini dia menunggu kami. Aku segera membangun kan Haru dan menyuruh masuk ke kamar. Tanpa sengaja aku menemukan foto lelaki yang kemarin muncul di hadapan ku. Aku menatapnya, foto tersebut aku ambil secara diam-diam tanpa satu orang pun tau.


"Apakah benar kamu berada di kota ini? Atau kamu itu hanya sebuah illusi saja?" batin ku


__ADS_2