
Mentari pagi kini sedang menyapa sang semesta. Tapi tidak dengan perempuan tersebut, dia masih terbaring lemas di ranjang nya.
"Kim Minjoo bangun, kamu nggak mau nyapa sang mentari. Seperti nya dia merindukan mu" ucap Yunhyeong
Lagi lagi hanya suara monitor yang menjawab nya.
"Jo, aku pulang dulu ya. Nanti kalau jam kuliah ku berakhir aku ke sini lagi tapi aku harap kamu bangun ya. Aku pamit ya" ujar nya sambil mencium kening nya
Di kampus
"Hwa, lu tau Jojo dimana nggak? Udah beberapa minggu ini gue nggak nampak dia" ucap June
"Gue juga nggak tau June. Chat gue juga Nggak di balas dia" ujarnya
"Gue khawatir sama dia Hwa"
"Eh Hwa, lihat itu Haru kita tanya dia" ucap June sambil menunjuk ke arah Haru.
"Haru" teriak nya
Tapi yang di teriaki hanya berlalu saja tanpa menghiraukan mereka.
"Kenapa tuh orang, di panggil bukan nya ke sini padahal dia lihat nya" decak June
"Buru-buru kali June. Ke kelas yok, udah mau mulai ini"
Mereka berjalan menuju kelas. Kelas selesai tepat pukul dua siang. Di perjalanan mereka nggak sengaja ketemu sama Dimas.
"Yeong, Jojo mana? Kok dia nggak masuk lagi" tanya June
"Gue nggak tau. Gue duluan ya" ucap nya dengan terburu-buru
Mereka berdua hanya saling lihat satu dengan yang lain. Mereka heran melihat tingkah Dimas.
Haru prov
"Mbak ini Haru, Mbak coba bangun deh, lihat di luar sana senja lagi cantik loh Mbak. Mbak pasti nyesel nggak lihat. Kayak nya senja lagi merindukan Mbak" ujar nya ada jeda saat dia ingin melanjutkan kalimat nya
"Mbak, Haru rindu Mbak. Mbak, bangun lah jangan tidur aja, Mbak apa nggak capek tidur terus. Haru rindu Mbak" tangisan nya
Malam baru saja hadir, hawa dingin mulai menusuk ke tulang tulang mereka yang sedang berada di jalanan tak terkecuali dengan Airin. Sebelum dia menuju ke cafe untuk bertemu dengan Alya, beberapa jam yang lalu dia datang ke rumah Alya tapi nihil tidak ada orang di sana jadi dia memutuskan ke sini. Dia pun langsung masuk ke dalam cafe
"Mbak, ada Kim Minjoo" tanya nya kepada waiters
"Nggak ada Mbak" jawab sang waiters
"Mbak, tau kemana dia?"
"Yang saya tau, Mbak Jojo sekarang lagi di rumah sakit Mbak"
"Apa?" mendengar hal itu Kim Do-Yeong sangat terkejut
"Sakit apa Mbak?"
"Kalau itu saya nggak tau Mbak. Maaf ya Mbak"
__ADS_1
Do-Yeong pun hanya menjawab dengan senyuman. Dia pun lari ke luar cafe dan tidak sengaja menabrak seseorang.
"Kim Do-Yeong, lu kenapa?" ucap June
Enggak sengaja dia menabrak June. Sebenarnya June dan yang lain nya tengah datang ke cafe untuk mencari informasi.
"Kim Minjoo June" ucap nya
"Jojo kenapa?" kali ini Seonghwa menanggapi nya
"Dia masuk rumah sakit" ucap nya dengan lemas
"Apa?" serentak mereka berlima
"Lebih baik kita masuk dulu, nggak enak di liatin orang" ujar Hong Jong
Mereka pun memilih tempat di sudut sana.
"Coba lu ceritain" ucap June
"Jadi tadi gue habis dari rumah Jojo mau tanya beberapa minggu ini dia kok nggak pernah nampak, di chat pun juga nggak di balas jadi gue khawatir. Sampai di rumah nya, nggak ada orang sama sekali. Jadi gue memutuskan ke cafe, pas ke cafe gue tanya ke salah satu waiters. Dan betapa terkejut nya gue pas denger kalau dia masuk rumah sakit terus pas gue tanya dia sakit apa, dia nggak tau" ucap nya
Ke empat lelaki itu hanya mendengar penuturan Kim Do-Yeong. June yang mendengar itu semua langsung menghubungi Dongi, siapa tau dia tau kabar ini.
"Hallo Kim Donghyuk " ucap nya
Hemmm......
"Lu tau dimana Jojo?"
Erza yang mendengar itu hanya terdiam
"Jojo di rumah sakit, dia terkena kanker otak stadium 1 Minggu lalu dia di operasi, operasi nya berhasil tapi dia koma"
Mendengar itu semua, mereka begitu terkejut. Mereka yang nyangka kalau Jojo bakal terkena penyakit mematikan ini. Semua nya begitu syok. Mendengar itu June langsung memutuskan panggilan nya.
"Gue harus ke rumah sakit sekarang juga" ucap Kim Do-Yeong
June pun langsung menahan nya
"Besok aja kita ke sana, ini udah malam dia pasti udah tidur" ucap June
Airin yang mendengar itu semua langsung kembali duduk. Tapi tidak dengan Seonghwa, mendengar itu dia berjalan ke panggung kecil yang ada di cafe. Dia pun menggambil gitar dan menyanyikan nya. Kali ini dia membawakan lagi Someone You Loved ~Lewis Capaldi
Petikan gitar yang dia main kan begitu Indah dan di tambah lagi dia menyanyikan nya begitu menghayati. Lelaki mana yang tega lihat orang yang di cintain terbaring lemah di rumah sakit. Hatinya hancur.
Now the day bleeds
Sekarang hari telah berganti
Into nightfall
menjadi malam
And you’re not here
__ADS_1
dan kamu tidak ada di sini
To get me through it all
untuk membantuku melewati semuanya
I let my guard down
Aku lengah
And then you pulled the rug
dan lalu kamu pun pergi dariku
I was getting kinda used to being someone you loved
Aku telah terbiasa menjadi seseorang yang kamu cintai
Keesokkan hari nya, setelah jam mata kuliah berakhir mereka pun segera menuju ke rumah sakit. Di perjalanan hanya ada kesunyian yang. Setelah sampai di rumah sakit, mereka langsung bertanya. Setelah mengetahui dimana ruang nya, mereka pun bergegas
"Song Yunhyeong" ucap June
Yang di panggil langsung menoleh ke sumber suara kaget melihat teman nya datang.
"Dimana Kim Minjoo?"
"Itu, dia lagi di periksa"
Setelah dia di periksa, baru lah mereka masuk. Do-Yeong langsung menghampirinya.
"Kim Minjoo, ini gue Do-Yeong. Lu bangun, gue rindu lu, gue rindu omelan lu, gue rindu bercandaan dengan lu dan gue rindu nge-fangril sama lu. Lu tega nggak kasih tau gue tentang penyakit lu. Bangun Kim Minjoo" isak nya
"Kim Minjoo, bangun gue nggak suka lihat lu kayak gini. Bangun Jojo kalau lu nggak bangun nggak mau gue temenan sama lu" timpal June
Lagi-lagi tidak ada jawaban, yang terdengar hanya monitor. Mereka semua begitu terpukul melihat nya terbaring lemah di ranjang. Sedih, siapa sangka orang yang selalu ceria kini terbaring lemah, hati siapa yang begitu terluka. Seonghwa pun meminta izin untuk di beri waktu berdua dengan Al.
"Kim Minjoo" di genggam tangannya
"Jo, ini aku Seonghwa. Aku tau kamu itu wanita kuat dan tangguh, aku yakin kamu pasti bakalan bangun tapi sampai kapan. Kamu nggak tega lihat yang lain sedih karena mu. Mereka merindukan mu. Jojo, ku mohon kamu bangun. Aku rindu akan hadir nya dirimu" pecah sudah tangisan yang dia pendam dari tadi. Dia tidak kuat menahan nya
Dia pun keluar dari ruangan tersebut dan tidak lupa memberikan kecupan singkat di kening nya. Malam semakin larut, hawa dingin yang kali ini datang dengan derasnya hujan. Sepeninggal mereka tadi, kini tersisa Haru, Yunhyeong dan Hanbin.
"Jo, ini ada surat dari Song Mingi, maaf ya aku kasih tau kondisi kamu ke Mingi" ucap Yunhyeong
"Ku baca ya"
Dear Alya
Al, ini aku Song Mingi. Kamu belum bangun juga, ku harap pas kamu denger surat ini, kamu bangun ya. Aku tau kamu itu wanita kuat, pasti kamu bisa melewati ini semua. Pas dengar kamu terkena penyakit itu, hati ku sedih dan kecewa. Kenapa di saat seperti ini aku nggak bisa berada di samping mu Jo? Jo bangun, kamu tega nya buat kami menangis semua. Kamu nggak kasihan lihat orang tua mu, Mas Hanbin, Yunhyeong bahkan Haru. Kamu nggak kasihan lihat mereka nangis terus. Aku janji deh, setelah kamu bangun aku bakalan selalu kirim kamu surat. Pas denger aku menjadi alasan kamu untuk operasi, aku senang Jo tapi aku juga sedih. Sedih karena aku nggak nemenin mu saat kamu operasi. Kim Minjoo ku mohon kamu bangun. Maaf aku tidak bisa berjanji akan bertemu dengan mu, maaf Jo. Aku mencintaimu
Dari Song Mingi
Setelah membaca itu, entah ini keajaiban atau memang takdir. Tiba-tiba jari tangan nya bergerak, melihat itu Haru langsung keluar dan berlari untuk menjumpai dokter.
Hai readers, aku kembali lagi
__ADS_1
Makasih ya udah baca cerita ku. Semoga kalian nggak bosan. Selamat membaca.
Makasih☺☺☺