
"Yunhyeong" ucapnya
"Kim Minjoo" jawab nya dengan terkejut
"Kamu tau kan kalau Mingi sakit? Dan kamu tau juga kalau juga udah gak ada di dunia ini lagi?" tanyanya dengan isaknya
Tidak ada jawaban dari dia. Sekarang ini dia hanya tertunduk lemas.
"Song Yunhyeong, jawab aku" bentaknya
"Jo"
"Tinggal jawab, iya atau enggak?"
"Iya aku tau, maaf"
"Aku kecewa sama kamu"
Mendengar jawaban itu, dua pun langsung keluar dari rumah sepupunya. Yunhyeong hanya menatap kepergian sepupunya bahkan Seonghwa pun juga. Bagi Seonghwa, Jojo butuh waktu untuk sendiri. Bukan dia gak mau mengejarnya, jujur dari lubuk hati dia ingin mengejar nya dan memeluk nya. Tapi dia mencoba beri ruang sendiri untuk dua atas kematian orang yang di cintai nya.
"Tunggu Hwa" ucapnya
"Ada apa Yeong?" tanyanya
"Ini ada titipan dari Mingi, sebelum dia pergi dia pengen jumpa lu tapi keadaan dia gak memungkinkan untuk kabur lagi jadi dia nitip surat ini" jelasnya
"Kalau gitu gue cabut dulu ya" ujarnya
Kenapa Dongi ada di sana karena dia menaruh curiga ke Yunhyeong. Yap, tentang Song Mingi ,menurut dia ada yang di sembunyikan dari dia. Dan betul dugaan dia, Maka dari itu dia meminta penjelasannya. Ini bukan kesalahan dia tapi ini udah amanah dari Mingi untuk merahasiakan ke Jojo.
"Dia gak marah sama lu, dia hanya kecewa. Kenapa hal sepenting ini dia gak tau" paparnya
"Nanti gue coba ngomong sama dia" timpal nya
****
__ADS_1
"Wih, dapat surat cinta dari siapa lu Hwa" tanya June
"Dari adik gemes" kekeh June lagi
"Plakk" memukul June
"Sakit tau, gila satu hari ini udah dua orang aja yang pukul gue" ringis June
"Makan nya kalau ngomong tuh mulut di filter dulu"
"Pergi sana. Ganggu orang aja" u
"Ya Allah, apa salah June?" ucap June
June pun keluar dari ruangan tersebut
"Hai, Seonghwa
Maaf kalau gue nulis surat untuk lu sebenarnya gue pengen jumpa sama lu tapi keadaan gue tidak memungkinkan. Mungkin terdengar klasik surat ini tapi ini dari lubuk hati gue. Gue gak basa-basi lagi. Gue titip Ke Kim Minjoo ya. Jaga dia buat gue. Gue tau lu orang baik dan gue yakin lu tulus cinta sama dia. Gue tau semua itu, pas pertama kali kita jumpa. Di situ gue perhatikan lu sayang sama dia dan selalu berada di samping dia jadi juga gue pikir gue bakalan tenang ninggalin nya kalau ada lu. Gue yakin lu bakal buat dia bahagia. Lu orang yang tepat buat jagain dia dan bersama dia. Gue titip dia ya, tolong jaga dia buat gue, buat dia tersenyum dan buat dia lupakan gue. Gue pamit ya. Senang berjumpa dengan lu.
Dia gak tau antara sedih atau bahagia. Di sisi lain dia bahagia karena saingan telah pergi untuk selama lamanya tapi di sisi lain dia gak tega lihat orang yang dia cintai terus terus nangis gara-gara laki-laki ini.
"Tanpa lu suruh gue bakalan jagain dia. Bahkan bakal buat dia bahagia" ucapnya
***
Sudah seminggu ini Jojo menghindar dari Yunhyeong. Bagi dia gak butuh alasan lagi. Sesuai permintaan Song Mingi. dia rutin kemoterapi dan teratur minum obat nya. Bahkan Seonghwa selalu berada di dekat dia dan dia juga tau jadwal kemoterapi nya.
Setelah kemoterapi, dia dan Seonghwa kembali ke rumah. Biasa nya mereka bakalan singgah ke suatu tempat tapi kali ini dia merasa lelah. Tiba di rumah, dia udah di tunggu sama sepupunya.
"Kim Minjoo, dengerin penjelasan aku dulu" ucapnya sambil pegang lengan dia
Jojo melepaskan genggaman tangannya.
"Pergi, aku gak butuh penjelasan" ucapnya dengan dingin
__ADS_1
Dia pun berlalu ke kamar nya tapi Yunhyeong tidak tinggal diam dia mengikuti nya dari belakang. Dia pun membanting pintu nya. Yunhyeong tidak nyerah, dia pun ngetuk pintu kamar nya berkali-kali. Dua orang yang ada di rumah dia hanya diam. Mereka hanya melihat, ingin membantu Dimas tapi mereka rasa memang Yunhyeongyang harus menyelesaikan semuanya.
"Kim Minjoomaaf, bukan aku gak mau kasih tau mu tapi Mingi yang minta. Dia gak mau kamu tau tentang penyakit nya soalnya dia gak mau buat mu sedih. kamu tau bahkan orang tua nya aja gak tau dia sakit kalau aku gak maksa buat dia cerita ke aku, dia bakalan gak mau cerita. Semua di tata cantik sama dia. Kenapa dia gak cerita karena dia gak ingin semua orang yang dia sayangin menangis gara-gara dia" ucapnya
"Kim Minjoo buka pintu nya. Aku tau aku salah tapi aku gak bermaksud kayak gitu. Jo, ku mohon buka pintu ya"
Pintu kamar dia terbuka
"Antar aku ke makam dia" ketusnya
"Apa?" ucap dia begitu kaget
"Kalau gak mau juga gak papa, aku bakal cari sendiri" ucap ku
"Oke, oke oke kita ke sana" jawab Yunhyeong
Tidak hanya mereka berdua aja yang pergi. Seonghwa dan Dongi juga ikut. Seonghwa yang dari tadi cuma memperhatikannya saja. Rasa sedih kembali hadir lagi, dia gak tega lihat nya menangis tersedu-sedu lagi. Butuh waktu 3 jam untuk ke makam nya. Makam nya terletak di daerah berbeda dengan tempat tinggal mereka. Mendung pun menyambut kedatangan mereka. Sampai lah mereka di sana, tertulis sebuah nama yang dia rindukan.
"Mingi, maaf aku gak nepatin janji ku buat gak kasih tau Alya tentang makam mu" ucap Yunhyeong
"Kamu jahat Song Mingi, bahkan tempat terkahir mu sendiri pun kamu gak kasih tau aku. Aku kecewa sama kamu" ujar ku
"Jadi ini alasan kamu gak nerima aku kalau tau kamu sakit gini aku bakalan di samping mu. Seharusnya waktu kamu datang lagi, aku bakalan habisin waktu sama mu. Kita buat kenangan Indah yang kita ciptakan" ucap ku
"Kenapa sang pencipta begitu kejam sama kita? Kenapa?" pecah sudah tangis dia
"Kamu jahat Song Mingi, jahat. Kamu pergi tanpa ucap selamat tinggal" sembari menghela nafas
"Istrirahat lah dengan tenang. Aku janji gak bakalan sedih lagi. Terima kasih sudah hadir dalam hidup ku. Pertemuan kita tak akan ku lupa. Pergi lah dengan damai" ujar ku
Setelah mengucapkan itu dia pun langsung pergi dari makam itu.
"Gue janji bakal jaga dia, sesuai permintaan lu. Istrirahat dengan tenang" batin Seonghwa
Ketiga laki-laki itu juga pergi meninggalkan makam nya, menyusul Jojo. Mereka pun balik ke mobil mereka dan di saat bersamaan, hujan datang dengan begitu deras.
__ADS_1