
"Orang tua ku dipindah tugaskan ke luar kota" jawabnya.
"Dari sekian banyaknya pertanyaan ku, kamu cuma jawab itu? "Ucapku emosi
"itu jawaban yang pas untuk mewakili semua pertanyaan mu" ucapnya dengan cuek
Aku hanya bisa diam dan merasa enggan untuk bertanya lagi padanya. Rasanya aku ingin pulang saja, dan menghindar darinya. Kenapa dia semakin menyebalkan? Pikirku
Aku pun beranjak dari tempat duduk.
"Kamu mau kemana Jo?" Tanya nya
"Mau pulang" dengan nada kesal
"Kok tiba-tiba mau pulang?" Tanya nya lagi
"Aku ada tugas plus ngantuk" Jawab ku
Aku pun keluar dari cafe, tiba-tiba tangan ku di tarik sama dua manusia ini. Siapa lagi kalau bukan Seonghwa sama Minggi
"Dia pulang sama ku" ucapnya
"Nggak, dia sama ku" ucap Seonghwa
Aku hanya hanya pasrah lihat mereka. Perdebatan ini buat ku pusing.
"Perdebatan yang gak berfaedah" batin ku
Yunhyeong dan yang lainnya juga keluar dari cafe setelah lihat perdebatan mereka.
"Mbak Jojo, pulang sama ku" ucap nya dingin
Aku hanya diam, dalam hati berkata "Makasih Haru"
Haru membawa ku dan meninggal kan area cafe
"Mbak"
"Hemmm, kenapa? Laper? Ucap ku
"Nggak" ucap nya
"Terus?"
"Gimana perasaan mbak pas tau dia datang?" ucapnya
"Biasa aja" ucap ku bohong
"Yakin?" tanya nya dengan rasa tak percaya
"Hemmmm"
"Isss, mbak lah" rengek nya
"Jangan merengek, ingat ini di jalan"
"Mbak, cuma terkejut aja pas dia manggil mbak. Mbak kira dia udah lupa sama mbak" ucap ku.
__ADS_1
Satu notifikasi pesan masuk, nomor tidak di ketahui
"Jo, besok aku jemput ya"
Aku hanya melihat tanpa membalasnya
Aku merebahkan diri ke tempat tidur, menatap langit-langit kamar. Terkadang hal yang tidak pernah kita duga tiba-tiba hadir dalam hidup kita. Apa yang kita rencana kan belum tentu Tuhan menghendaki nya.
Aku pun berjalan menuju meja belajar, menggambil sesuatu tanpa sengaja sebuah foto terjatuh di lantai. Foto aku, Yunhyeong dan Minggi, ini foto di ambil sebelum kejadian itu terjadi.
Flashback
Taman sekolah
"Kamu mau bicara apa Jo?" tanyanya
"Hemmmm.....itu" ucapku gugup
"Itu apa Jo?" tanyanya
"Aku menyukaimu" ucapku
"Oh gitu...."
"Cuma gitu aja balasannya" ucapku
"Terus mau gimana?" tanyanya
"Ya jawab, kamu suka aku atau enggak"
"Enggak. Aku gak suka karena kamu bukan tipe ku"
Semenjak kejadian itu, dia selalu menghindar dariku dan beberapa harinya dia pindah ke luar kota.
Pagi harinya, aku bergegas menuju kampus. Gila gak sih pagi buta udah ke kampus cuma untuk menghindari dia. Ya, aku menghindar dari dia bukan karena masa lalu itu hanya saja aku masih kecewa dengan jawabannya.
"Mbak, udah berangkat ke kampus" tulis ku di catatan kecil dan menempel nya di kulkas
Sebelum ke kampus, aku mampir ke kedai mas Ujang. Setelah memesan dan makan, aku pun bergegas ke kampus.
Di rumah
"Mana mbak Jojo, Bi" tanya nya
"Udah pergi ke kampus den" ucapnya
"Lah, kok cepat kali Bi"
"Bibi juga gak tau, Bibi cuma temu ini tadi di kulkas" sambil menunjukkan catatan kecil
Haru pun langsung membaca nya. Dia paham mungkin mbak masih butuh waktu. Menikmati waktu pagi tanpa gangguan kayaknya itu mimpi semua orang tak kecuali aku. Lagi asik-asiknya makan tapi bel rumah dari tadi bunyi terus. Dia pun melangkah dan membuka pintu.
"Cari siapa?" ucap nya dengan dingin
"Jojo ada?" ucap mereka serentak
Ya, pagi ini Minggi dan Seonghwa datang ke rumah untuk jemput Jojo.
__ADS_1
"Gak ada, mbak Jojo udah pergi ke kampus"
"Mana mungkin, pagi ini gak ada jam kuliah" ucap Seonghwa
"Kalau tau, kenapa anda ke sini" ucap nya dingin
"Ya, gak papa. Mau pergi bareng aja" ucap Seonghwa
"Mau kemana rupanya, lagian pagi ini mbak Jo gak ada mata kuliah" ucapnya ketus
"Aku gak yakin, pasti Jojo ada di kamar nya" ucap Minggi
"Setuju sama si curut ini" timpal Seonghwa
Haru yang geram lihat tingkah dua manusia ini, berlalu ke ruang makan dan mengambil note tadi
"Ini" sambil ngasih ke mereka
"Apa ini?" ucap mereka
"Gak bisa baca? Apa harus di bacain? Ucap nya ketus
Mereka pun membacanya
"Udah sana pergi, ganggu orang aja" usir nya
Mereka berdua pun pergi dari rumah Alay
Di lain tempat
Jojo telah sampai ke kampus. Sebenarnya dia gak ada jadwal pagi hari ini yang ada jam 10 nanti dan dia berencana untuk tidak masuk hari ini. Bukan hanya Minggi aja yang di hindari dia tapi Seonghwa juga.
Dia pun menuju salah satu UKM yang ada di kampus ini. Sebenarnya itu tempat persembunyian dia selain di rooftop. Dia masuk ke UKM tersebut. Pasti kalian pikir kenapa dia bisa masuk? Karena dia salah satu anggota di UKM tersebut, walaupun sekarang gak aktif tapi nama dia masih tercantum di sana. Teman-teman gak ada yang tau kecuali Haru. Dan beruntung ya UKM ini jauh dari fakultasnya jadi mereka pasti gak bakal liat aku.
"Haru, hari ini mbak pulang lama. Mbak ke tempat biasa jadi jangan khawatir. Jangan lupa makan ya. Mbak juga udah bilang sama Mas Hanbin. Jangan kasih tau ke Mas Yunhyeong ya" pesan ku ke Haru.
Dan aku langsung mematikan handphone ku karena aku butuh ketenangan. Rencana hari ini mau ke tempat biasa, udah lama gak ke tempat itu, yapsss pantai. Hari ini kelas bubar jam 3 berarti aku pergi jam 1 aku bisa ninggalin kampus
Di ruang kelas
"June, Jojo mana?" tanya Seonghwa
"Belum datang" ucapnya
"Serius? Kata Haru pagi-pagi dia udah di kampus"
"Gak tau kenapa gak lu telpon aja dah. Tanya dia di mana"
"Tumben otak lu berfungsi"
"Bodo amat"
Seonghwa mengambil handphone lalu mengetik nama Jojo dan menekan tombol telepon. Nomor Jojo tidak aktif, berkali-kali dia telepon. Kelas telah di mulai dan saat itu juga Seonghwa meletakkan handphone nya, sebenarnya ada rasa khawatir terhadap Jojo. Setelah kelas berakhir Seonghwa langsung keluar kelas dan mencari Jojo.
Di lain tempat
Alya udah ninggalin kampus 1 jam yang lalu. Sebelum ke tempat yang dia tuju, dia menyempatkan diri untuk makan siang dan setelah itu melanjutkan perjalanan nya.Ya, dia ke pantai tapi pantai yang sama sekali temannya tidak tau yang tau cuma Mas Hanbin dan Haru saja.
__ADS_1
Pantai, mungkin bagi dia itu tempat menyenangkan karena di sana cuma ada kedamaian dan keheningan. Dia menyukai itu keheningan, di saat pikiran sedang kacau pasti dia membutuhkan ketenangan dan di sini lah dia berada.
Terkadang kita perlu tempat yang membuat kita merasa damai. Hidup juga perlu kedamaian kan?