Akhir Cinta Abadi

Akhir Cinta Abadi
Bab 13


__ADS_3

"Mbak, nanti kalau haru belum keluar, mbak tunggu di fakultas mbak aja atau di sekret. Nanti haru jemput mbak" ucapnya


"Lagian hari ini mbak ada rapat, jadi mbak nunggu di sekret aja" jawabku


"Oh ya mbak, hari ini jadwal Haru siaran radio kampus. Jangan lupa denger ya mbak"


Aku hanya mengangguk. Setelah dari parkiran kami pun berpisah. Sebenarnya jarak dari parkiran ini ke fakultas dia jauh. Aku pun menelusuri lorong-lorong kampus, hari ini sebenarnya ada jadwal mata kuliah tapi dosen tersebut membatalkan nya, seketika aku masih berada di jalan ketika mereka memberitahu bahwa perkuliahan di batalkan. Jadi aku memutuskan ke perpustakaan, sepi satu kalimat yang terucapkan. Aku memilih duduk di sudut perpustakaan, hening dan sepi mungkin karena ini masih pagi. Aku membuka novel yang baru aku dapatkan tadi.


Setelah beberapa jam di perpustakaan, akhirnya aku memutuskan ke kantin kampus sebelum ke sekret.


"Hai Jo" ucap laki-laki tersebut


"Hai Hwa" sambil tersenyum kepadanya


"Sendiri aja"


"Nggak kok, noh rame rame" nunjuk orang di sekitarnya


"Jangan cemberut dong mbak, nanti cantiknya hilang" ucapnya sambil mencubit pipi


"Isss apaan sih Hwa" ucapku, kalian tau pipi ku udah kayak tomat, merah padam


"Apaan sih Jojo" kekeh nya


"Bodo amat lah Hwa"


"Kamu nggak makan Hwa?" tanya ku


"cie...cie...cie.. yang perhatian" ucapnya


"Serius loh Hwa"


"enggak, aku udah kenyang lihat keindahan yang di depan ku" ucapnya


"Gombal terus sampai June jadian sama Do-Yeong" ucapku


Dia hanya cengesan doang. Setelah dari kantin kami berdua menuju sekret. Seketika notifikasi handphone ku berdering, tertera di layar pesan masuk dari Haruto.


"Mbak, Haru mulai siaran ini"


"Semangat Haru" balasku


Setelah itu tidak ada balasan pesan dari Haru. Mungkin dia udah mulai siaran, benar saja semenit kemudian radio kampus mulai bersuara.


"Sumpah aku penasaran sama penyiar radio satu ini" ucap Do-Yeong


"Pasti dia ganteng kali"


"Masih ganteng aku lagi" ucap June dengan pede


"Lu ganteng? Mustahil kali" ucapnya


"Tapi lu suka kan?" dengan nada sedikit menggoda


"Pede kali jadi manusia" ucapnya sewot


"Jujur suka kan?" tanyanya lagi


"Nggak"


"Do-Yeong, jujur apa susahnya sih" timpal San


Kami semua ketawa lihat mereka dua. Yang satu kebanyakan gengsi, satu lagi entah dia main-main atau memang jujur. Dan aku masih nikmat acara radio kampus, setelah satu jam siaran akhirnya siaran Haru berakhir, di akhir siaran dia membuat kata-kata yang begitu menyentuh


"Ungkapan perasaan mu kepada seseorang yang kau suka. Ungkapan aja, jangan berpikir dia akan membalas atau tidak. Memendam perasaan itu rasanya tidak enak. Lebih baik ungkapan aja, meski terasa sakit daripada tidak mencoba"


"Lama kali Seonghwa ambil berkas nya" ucap June


"Sabar kenapa paijo, mungkin rektor belum datang" ucap Do-Yeong dengan sewot


"Woyy Jo, bodyguard mu ke mana? kok nggak nampak" ucap junedi


Seketika yang di bicarakan menghampiri kami. mendengar ucapan itu, Haru langsung menatap dengan tajam.


"Syukurin lu June" ucap San sambil ketawa


"Diam lu unta" ucap June

__ADS_1


"Haru, capek? " tanya ku


"Nggak mbak"


"Duh duh romantis kali" kekeh San


Sekali lagi Haru menatap mereka dengan tajam


"Jo, bilangi ke adikmu kalau sama kami jangan tatap kami dengan tajam gitu" ucap June


"Lu memang cocok di kasih tatap kayak gitu, biar diam" ucap Do-Yeong


"Diam lu maimunah" ucap June


"Lu yang diam paijo, dari tadi nyerocos aja kayak kereta api" sewot Do-Yeong


"Jodoh baru tau" suara bariton Haru


"Panutan ku" ucap serempak San dan Hong Jong


"Haru kok gitu ngomongnya" ucap Do-Yeong


"Kata Mama Haru kalau laki-laki sama perempuan berantem, mereka akan saling suka" ujar Haru


"Dasar anak Mami" ucap June


"Haru, Kak Do-Yeong boleh tanya?" tanya nya


"Boleh kak" jawab Haru


"Kamu kan jurusan komunikasi. kamu tau siapa yang siaran radio tadi?"


"Soalnya kakak ngefans kali samanya. kakak selalu denger kalau dia lagi siaran" ucap Do-Yeong


"itu Haru kak" ujar Haru


"Serius?" dengan raut wajah tidak percaya


"Jo serius, adik kamu yang siaran?" tanya nya


"Iya kak" ujar Haru


Setelah menunggu lama, akhirnya Seonghwa datang membawa proposal. Kegiatan kami ternyata di setujui oleh rektor. Kegiatannya akan di adakan akhir bulan ini. Aku, Haru dan yang lainnya menuju ke cafe.


"Haru" teriak seseorang laki-laki


"Hei, Park Jeongwoo" ucap Haru


"Ehh....Mbak Jojo"


"Hai, Jeongwoo" sapa ku


"Mana yang lain?" tanya Haru


"Otw mereka" ucapnya


"Yang lain mana Jeongwoo?" tanya ku


"Mereka lagi di jalan Mbak" ujarnya


"Jangan lupa nyanyi ya" ujar ku


"Siapa tuh Jo?" tanya Seonghwa


"Temannya Haru" ucap Jojo


"Hai, Bro" ucap Jihoon dan yang lainnya


"Gila banyak kali kawan adikmu Jo" ujar June


Aku pun menanggapinya dengan senyuman


"Hai, Mbak Jojo" ucap Hyunsuk


"Hai... semuanya" ucap ku


"Sombong ya, udah gak mau mampir ke cafe mbak lagi" ujar ku dengan cemberut.

__ADS_1


"Enggak kok mbak. kami sibuk mbak" ujar Doyoung


"Lain kali kami bakalan sering main ke sini mbak. sekalian cari jodoh" ujar Junkyu


"Mbak pegang janji kalian ya" ucap ku


"Iya mbak" ucap mereka serentak


"Asahi kenapa makin ganteng" ucap ku


"Iya dong mbak. kapan-kapan kita jalan ya Mbak Jo" ucapnya


"Siap, atur jadwal aja" kekeh ku


"Apaan-apaan ajak Jojo jalan. masih anak-anak pun" ucap June dengan sewot


Asahi pun menatap dengan tatapan tajam


"Jo, kayaknya teman adikmu semua bagian dari vampir ya"


"Kalau natap itu tajam kali" bisik Seonghwa


"Tapi itu yang buat kami kaum perempuan melting" ujar Do-Yeong


"Setuju" ucap ku


kalau kalian mau tau, Haru itu punya 12 teman. Mereka berteman dari zaman SMA walaupun pas kuliah mereka terpisah tapi masih kampus di daerah ini. Dan mereka sering ngumpul.


Kalian mau tau lagi temannya Haru juga ada yang dari Jepang.


"Jo, kasih tau nama mereka" ujar Do-Yeong dengan penasaran


"Oke oke" ucap ku


"Yang samping kanan itu, Doyoung, Junkyu, Jaehyuk, Hyunsuk sama Junghwan


"Jo, yang kecil imut itu siapa?" tanya nya


"Oh, itu Mashiho. Dia keturunan Jepang. Terus samping dia Asahi sama Yoshi. Mereka juga dari Jepang.


"Itu yang kemeja kotak-kotak warna putih Yedam sampingnya itu Jeongwoo. kamu harus tau Yeong, suara mereka itu wihh bagus kali. Nanti kapan-kapan ku suruh mereka nyanyi" ucap ku


"Serius Jo?" ucapnya


"Iya"


"Terus itu Jihoon. Dia juga suaranya bagus banget.


"Mereka semua punya bakat yang keren-keren lah pokoknya" ucapku


Tiba-tiba Haruto dan Jeongwoo naik ke atas panggung. Mereka pun menyanyi lagu *Liam Payne ~ Stack it Up


So if you wanna stack it up, man, you gotta work for it


I-I-I-I-I-I


Ain't nobody gonna be doin' it for ya


I-I-I-I-I


I got dreams and I got time


But that ain't enough to get me by


So I stack it up, man, I gotta work for it


Yeah, I got money on my mind


I-I, I-I


I got money on my mind


I-I, I-I*


"Gila Jo, suara Jeongwoo enak kali terus rapper nya Haruto keren banget" histeris dia.


__ADS_1


__ADS_2