
Setelah beberapa waktu lalu mereka pergi ke makam Song Mingi. Seonghwa dan Jojo semakin dekat, kemana-mana selalu berdua. Melihat kedekatan mereka, orang di sekeliling mereka berspekulasi kalau mereka pacaran. Bahkan Haru selalu menanyakan hal itu setiap hari. Beda dengan Dongi dan Yunhyeong, melihat kedekatan mereka, kedua orang itu bahagia. Ya, akhirnya dia perlahan bisa ngelupain Song Mingi
"Mau pulang langsung atau singgah ke mana gitu?" tanyanya
"Ke makam dia ya" ucapnya
"Oke"
Mereka pun akhirnya menuju ke makam Song Mingi. Di perjalanan mereka menyetel sebuah lagu judul nya Akhir Cinta Abadi ~ Nidji.
"Lagu nya enak ya Seonghwa" ucapnya
"Apa yang enak coba?"
"Judul lagu nya juga bagus"
"Menurut mu apa maksud dari lagu ini?"
"Inti dari lagu ini tentang perpisahan"
"Bukan hanya perpisahan aja tapi kisah cinta dua insan. Meskipun orang yang kita cintai udah pergi dari hidup kita tapi kenangan bersama nya tak kan pernah hilang. Kisah cinta yang abadi meskipun di tinggal pergi. Kehidupan gak ada yang abadi, setiap orang udah ada jadwal nya, kapan dia pergi. Ada pertemuan dan juga ada perpisahan" papar Jojo
"Meskipun orang yang di cintai telah pergi tapi kisah cinta nya bakal abadi. Seperti kisah cinta Habibie dan Ainun" ucap Seonghwa
"Hidup lah seolah hari ini adalah hari terakhir kita, quote dari drama 49days" kekeh Alya
"Curang kamu Al, ambil quote dari drama korea" sebelnya
Dia pun hanya tertawa senang.
"Aku senang lihat kamu tertawa, aku harap setiap hari aku bisa buat mu tertawa bahagia" batin Seonghwa
Akhirnya mereka sudah sampai ke pemakaman. Tak lupa mereka membersihkan makam nya dan berdoa.
"Hai Song Mingi, ini aku Kim Minjoo. Maaf ya aku baru datang lagi. Aku sibuk kuliah sama kemoterapi jadi gak ada waktu luang untuk datang ke tempat mu. Oh ya, sesuai permintaan mu aku rajin kemoterapi dan dia selalu temanin aku kemoterapi. Udah dulu ya, aku pamit ya" ucapnya
"Kami pamit ya Mingi" timpal Seonghwa
"Mau kemana lagi?" tanyanya
"Kita pulang aja ya" jawabannya
Akhirnya mereka sampai di rumah Alya
"Makasih ya. Gak mau mampir dulu" tanyanya
"Sama sama, lain kali aja"
"Hati-hati ya" ucap
"Oke. Istirahat siap ini"
"Iya iya, bawel kali sih"
Hari hari dia lewati dengan jadwal kemoterapi. Seiring berjalan nya waktu, keadaan dia mulai membaik. Hari ini dia luangkan waktu ke cafe nya. Udah lama gak ke sana. Dia ke sana bersama Haru. Ternyata teman-teman nya berada di sana.
"Kim Minjoo" teriak June
Dia dan Haru menghampiri mereka
"Tumben kalian ke sini. Nah, kamu juga Do-Yeong, tumben sama ikut ngumpul sama mereka" ucapnya
__ADS_1
"Seonghwa mana?" tanyanya
"Satu-satu doang tanya nya" ucap June
"Seonghwa kata nya bakalan otw" timpal June
"Kenapa Kim Do-Yeong ada di sini.... " ucap June dengan jeda
"Mereka mau traktir kita Jo" timpal San
"Lah, kenapa mereka berdua?" tanyanya
"Mereka jadian" ucap Hong Jong
"Apa, Mbak Do-Yeong pacaran sama June. Gak salah denger" ucap Haru dengan terkejut
"Kenapa lu yang gak yakin" timpal June
"Ya iya lah, lihat Mbak Do-Yeong cantik dan sedangkan lu" ucap Haru
Semua orang terkekeh mendengar ucapan Haru. June yang mendengar itu terlihat kesel
"Eh, gini gini gue ganteng ya" jawab June
"Ganteng dari mana?" sewot Haru
"Udah udah kok berantem" kekeh San
"Eh Do-Yeong, tapi gue juga penasaran kenapa lu bisa suka sama tuh makhluk astral. Padahal yang naksir lu banyak kali. Bahkan anak fakultas lain banyak kali yang ganteng dari nih orang" tanya Hong Jong
"Mencintai itu gak pandangan dia ganteng atau cantik yang penting ketulusan" ucap June
"Alah, alah nyolong kata-kata dari mana lu. Gak cocok lu jadi anak Mario Teguh" ucap San
"Kim Minjoo" rengek June dengan manja
"Jijik Jun, jijik" kekehnya
"Udah dong, ngebully dia. Kasihan kali" kekeh Do-Yeong
"Ya udah mana pj nya, dari tadi diam diam aja. Lu yang bayar kan Jun" ucap San
"Apaan bayar masing-masing " ucap June
"Gak kelas kali jadi cowok" ketus Haru
"Iya iya gue yang bayar. Puas lu" ucap June
"Gitu lah, baru namanya teman" ucap San
"Aku ke sana dulu ya" ucapnya sambil menunjuk dapur
Dia pun menghampiri mereka
"Hai" ucap
"Hai, kamu mau pesan apa. Biar aku pesan kan. Soal nya mereka semua udah pesan" ucapnya
"Nanti aja Jo, aku masih kenyang" jawabannya
"Oke deh" ujarnya
__ADS_1
"Aku ke atas dulu ya, bentar aja" ucap
"Oke Jo" serentak mereka semua
"Mau aku temenin?" tanyanya
"Gak usah Seonghwa, macem kemana aja" kekehnya
Selang berapa menit, Jojo kembali nemuin mereka lagi tapi pas turun dari tangga, entah bagaimana dia jatuh dari tangga. Semua begitu panik, tak kecuali Seonghwa.
"Kim Minjoo" teriak mereka
"Bangun Kim Minjoo" ujar Yoyo sambil menepuk pipi nya. Tapi tak ada perlawanan darinya
"Bang, kita bawa ke rumah sakit aja" ucap Haru yang begitu panik
"Iya Hwa, gue takut kenapa-napa sama dia" titah Do-Yeong
Mereka semua bergegas menuju rumah sakit. Beruntung nya jarak dari cafe ke rumah sakit tidak begitu jauh. Di perjalanan Haru begitu sibuk menghubungi kedua Mas nya dan juga Pakde, Bude nya. Setelah sampai di rumah sakit mereka bergegas membawanya dan mendorongnya. Dia pun masuk ke dalam ruangan dan mereka semua menunggu di luar.
"Bang, Mbak Jojo gak kenapa -napa kan?" tanya Haru ke Seonghwa
"Enggak kenapa-napa, dia kuat kok" jawab Seonghwa sambil menguatkan Haru. Jujur dalam hati nya dia begitu panik
Setelah menunggu satu jam, akhirnya pintu ruangan terbuka
"Mas Woyooung, Mbak gak kenapa -napa kan?" ucap Haru dengan cemas
"Nggak papa, dia cuma lemas aja" ujar Mas Woyooung
"Kami boleh masuk dok?" tanya June
"Boleh tapi jangan terlalu bising. Kondisi pasien begitu lemah" ujar nya
"Baik dok" serempak mereka semua
Sebelum masuk ke ruangan tersebut, Kim Minjoo di pindahkan ke ruangan biasa.
"Kim Minjoo, lu bikin kaget kita semua aja" ucap Hong Jong
"Iya tau, lu kalau sakit mending istirahat aja" timpal San
"Ada yang sakit?" tanya Seonghwa
"Gak ada kok. Kalian jangan khawatir " ucapnya dengan begitu paruh
"Lain kali lu bilang sama kita jo kalau sakit, kalau gini kan kita cemas" papar Do-Yeong
"Aku gak papa kok rin, oh ya maaf ya gara-gara ku jatuh kita gak jadi rayain hari jadi mu sama June" ucapnya
"Gak papa kali, lain kali juga bisa" jawab Do-Yeong
"Apa? June sama Do-Yeong pacaran? Kok aku gak tau" ucapnya begitu kaget mendengar kan nya
"Biasa aja kali. Macem gak pernah denger gue pacaran aja" titah June
"Gue heran aja, kok mau Do-Yeongsama modelnya kayak lu" ucap Seonghwa
"Haru juga berpikir kayak gitu" timpal Haru
"Gue gak jelek jelek amat kali" ucap June dengan sewot
__ADS_1
Mereka semua nya pun tertawa bahagia.
The End