Aku Bereinkarnasi Menjadi Putra Raja Iblis

Aku Bereinkarnasi Menjadi Putra Raja Iblis
Ke Dunia Para Iblis


__ADS_3

Chapter 25 : Ke Dunia Para Iblis


Keesokan harinya


"Perdo, sekarang aku adalah Raja Iblis, mungkin bisa di sebut Raja dari segala Raja Iblis."


"Ra-raja dari segala Raja Iblis ?" Ucap Perdo, dia Raja dari kerajaan Alvedia.


"Ya, sebelumnya dia yang bernama Asmodeus yang memiliki Gelar itu, tapi Gelar itu jatuh ke tanganku, aku bisa menghancurkan dunia ini begitu saja, tapi tujuan kekuatan ini adalah mengalahkan Lucifer, Raja Iblis dari dunia bawah, setelah mengalahkannya aku akan membuat iblis dan manusia bisa hidup dengan damai."


"Sungguh tujuan yang sangat mulia."


"Walaupun aku Iblis, tapi aku memiliki hati manusia, mempunyai kekuatan Dewa, menurut penjelasan Asmodeus, Lucifer juga memiliki Gelar Raja dari segala Raja Iblis, walaupun aku mempunyai kekuatan sebesar ini, tapi aku masih tidak yakin bisa mengalahkannya, entah kapan Raja Iblis Lucifer akan menciptakan kegelapan di dunia ini, kita harus tetap waspada."


"Saya tidak bisa membayangkannya jika Raja Iblis dan Raja Iblis bertarung, itu akan menjadi sejarah yang sangat mengerikan."


"Ya jadi begitulah, aku akan menuju ke dunia para Iblis, aku menitip beberapa rekanku di sini, karena selain Iblis dan monster tidak bisa masuk ke dunia para iblis."


"Axelle jangan tinggalkan aku." Ucap Arselia yang berlinang air mata.


"Axell." Ucap Siela.


Kedua gadis ini menangis karena aku akan meninggalkan dunia ini.


"Aku akan segera kembali kok, kalian tunggu saja di sini."


"Tapi, Axel." Arselia berlari ke arahku dan memeluk ku, ia menangis.


Aku menghapus air matanya.


"Tenang saja, aku pasti akan baik - baik saja, aku pasti kembali Arselia, Siela."


"Baiklah kalau begitu."


"Hydra dan Kaila."


"Baik Tuanku."


"Kuucapkan terimakasih karena sudah setia kepadaku, terutama Hydra, kau Partner ku yang pertama, ku harap kita selalu bersama selamanya."


"Tentu saja tuan." Ucap bersamaan Hydra dan Kaila.


"Tie dan Asmodeus."


"Baik tuanku."


"Untuk tie, terimakasih karena telah mengikuti perjalananku."


"Ucapan terimakasih anda terlalu berlebihan tuan, itu sudah menjadi kewajibanku." Ucap Tie.


"Asmodeus, mantan Raja dari segala Raja Iblis, ku ucapkan terimakasih kepadamu, Iblis juga tidak semuanya jahat, contohnya kau Asmodeus, di saat kekuatan kau di salin oleh ku, kau bahkan memberikan Gelar yang sangat besar itu kepadaku, sekali lagi kuucapkan terimakasih."


"Tuan Raja Iblis, tidak.., Tuanku, setelah di segel ribuan tahun lamanya, aku hanya bisa melihat ingatanku yang di mana aku melakukan berbagai hal yang kejam, dan sadis, di saat itulah aku sadar tuanku."


"Aku bangga bisa mempunyai Rekan seperti kalian."


Aku pun membuka gerbang dimensi menuju Dunia para Iblis.


Saat memasuki dimensi menuju Dunia Iblis ini, dimensi ini sangat gelap sekali.

__ADS_1


Dunia ini tidak memiliki bentuk, tidak seperti dunia pada umumnya yang berbentuk seperti lingkaran, tapi dunia iblis ini tidak memeliki lingkaran ataupun bentuk, dunia ini tidak memiliki ujung, kalaupun itu berada di ujung, itu hanya berisikan kegelapan, ya itu, dunia ini bernama dunia kegelapan, ajaibnya dunia iblis ini juga mempunyai matahari, tapi mataharinya berbeda dengan dunia sebelumnya, benar - benar dunia yang tidak bisa di jelaskan dengan kata - kata.


"Kita sampai juga di dunia Iblis." Ucapku


"Iya tuan." Ucap Asmodeus.


"Untuk sekarang kita menyamar terlebih dahulu, kita lihat - lihat dulu dunia ini, sebenarnya aku belum pernah mengelilingi dunia iblis ini."


"Saya sudah tuan, dunia ini cukup indah lho." Ucap Asmodeus.


Asmodeus sampai berkata seperti itu berarti dunia ini memang cukup indah, indah juga kalau di lihat - lihat.


Kami berlima menyamar menjadi Iblis tingkat rendah, berkat kemampuanku, aku bisa menyembunyikan energi sihir ku maupun energi sihir rekanku, kami juga memakai baju yang berbeda dari sebelumnya.


"Dunia ini cukup damai juga, mereka terlihat bahagia, ini Kota kah."


"Iya, ini kota Malam." Ucap Asmodeus, dia mantan Raja dari segala raja iblis cukup tahu banyak juga tentang dunia Iblis ini.


"Kota malam ?"


"Ya kota malam, namanya kota malam, saya juga tidak tahu kenapa nama kotanya kota malam."


Kutarik kembali kata - kataku, ini orang palingan tahu namanya doang tidak tahu asal muasal nya.


"Be-begitu ya, mari kita cari makanan siapa tahu ada yang enak."


"Baik tuanku."


"Saya merekomendasikan Restoran yang bernama Dark."


"Da-dark ?"


"Ya saya jamin enak - enak." Aku tidak yakin tentang itu.


"Ho... menarik."


Aku juga sangat lapar, tidak salah untuk mencoba masakan dunia Iblis ini.


"Ini menu andalan kami, Daging hitam." Ucap pelayan, dia sepertinya Succubus.


"Da-daging hitam ?"


Dagingnya benar - benar hitam, apa ini baik - baik saja.


"Iya tuan, d-a-g-i-n-g h-i-t-a-m, daging hutam, eh hitam, silahkan di coba tuan."


Oi, Asmodeus dia memakannya, Hydra, Kaila, Tie, mereka memakannya dengan lahap.


"Aku coba, Selamat makan."


Dan ternyata daging ini benar - benar enak, apa karena lidah iblis ini ? daging nya jadi terasa enak, nanti aku beli satu buat di dunia manusia.


"Pelayan, aku pesan 1 lagi."


"Baik tuan."


Aku tidak bisa berhenti, daging ini benar - benar enak, DAGING! tunggu, jangan - jangan ini daging manu- sebaiknya aku bertanya terlebih dahulu.


"Pelayan yang ada di sana."

__ADS_1


"Baik tuan."


"Ini daging apa."


"Itu daging sapi tuan yang di Oven."


Di oven ?


"Daging sapi kah, enak sekali." Ada Ovenan di dunia ini, tidak bisa di percaya.


"Saya senang mendengarnya tuan."


Setelah makan, aku dan rekan - rekanku kembali mengelilingi kota, Kota ini bernama Kota Malam.


"Hah... kenyangnya, terasa hidup kembali, uang Iblis kita habis."


"Kita mencari kerja saja tuanku." Ucap Asmodeus.


"Kerja kah, kita juga perlu uang untuk makan dan tidur." Aku menghela napas.


"Iya tuanku."


Dari tadi Hydra, Kaila sama Tie, mereka tidak berbicara sedikitpun, ada apa ya.


Aku menggunakan telepati untuk mengobrol dengan Hydra.


"Hydra kau dengar."


"Iya saya dengar tuan, ada apa tuanku."


"Kau dari tadi tidak berbicara, kenapa ?"


"Maafkan saya sebelumnya tuan, Monster kalau berbicara di dunia Iblis itu hanya akan menguras energi sihir kami." Ucap Hydra.


"Oh... begitu, kalau ada sesuatu pakai telepati saja."


"Baik tuanku."


"Jadi pekerjaan apakah itu Asmodeus, nama kamu terlalu panjang, Asmo, Deus, Deus saja ya, mulai sekarang nama kamu Deus."


"Tuanku, Jika iblis di namai oleh majikannya Iblis itu akan berevolusi."


"Berevolusi ?"


"Iya, kekuatan sihir saya sekarang setara dengan anda tuanku, tapi masih lebih kuat anda tuanku."


"Aku tidak begitu mengerti, tapi selamat atas perkembanganmu."


"Baik tuanku, saya akan setia kepada anda selamanya."


"Baik baik."


"Maaf pertanyaan anda sebelumnya tentang pekerjaan, pekerjaan itu, emm.... Bersih - bersih."


Bersih - bersih, jangan - jangan bersih - bersih manusia.


"Bersih - Bersih apa ?"


"Rumah."

__ADS_1


"Ru-mah rupanya."


__ADS_2