Aku Bereinkarnasi Menjadi Putra Raja Iblis

Aku Bereinkarnasi Menjadi Putra Raja Iblis
Kastil Dewa Iblis


__ADS_3

Chapter 29 : Kastil Dewa Iblis


Setelah itu, kami menuju ke kerajaan Bremadom, Kerajaanya Arselia.


Sesampai di Istana kerajaan Bremadom, kami hanya di tuntun ke ruang tahta oleh prajurit, dan para prajurit itu tidak berkata satu katapun,


Raja, Ratu, dan Putri - putri kerajaan Bremadom, hanya bisa menangis melihat Arselia yang masih hidup, mereka mendengar bahwa Kerajaan Aveldia hancur, sampai - sampai suara ledakan dan gempa, terdengar dan sampai di kerajaan ini.


Ayah, ibu, dan kakaknya, berlari dan memeluk Arselia, mereka semua menangis.


Aku berkata kepada mereka,


"Aku yang menghidupkan kembali Arselia." Raja menjawabnya,


"Oh... Dewa Iblis, saya melihat anda bertarung dengan Raja Iblis Lucifer, ucapan terimakasih pun tidak akan cukup, saya benar - benar berterimakasih kepada anda Tuan Axelle,"


"Aku tidak bisa melindungi wanita yang aku cintai, aku laki - laki yang tidak bergu-,"


Arselia memotong perkataanku,


"Axell, kamu tidak salah kok, aku bisa kembali hidup di dunia ini juga karena kamu, itu sudah lebih dari cukup,"


"Arselia,"


"Kamu bilang wanita yang kamu cintai, sebanyak ini ? apa kamu sanggup," ucap Arselia, seketika suasana berubah, semua orang tertawa dengan itu.


"Eh..." tanpa ku sadari, di dalam topik itu aku mengatakan tentang cinta,


Freya dan Vera, mereka berdua masih memikirkan sesuatu, 2 Kerajaan hancur oleh Lucifer, Lucifer tidak bisa di maafkan.


"Frey, Vera,"


"Ah, iya ada apa Axell,"


"Apa perlu aku menghidupkan kembali orang tua kalian beruda ?"


"Tidak usah Axel, aku ikhlas dengan meninggalnya kedua orang tuaku," ucap Freya,


"Akupun begitu Axell," ucap Vera,


"Baiklah kalau begitu,"


Lucifer sudah ku kalahkan, tapi dia masih hidup, aku tidak tahu dia berada di mana, dan kapan Lucifer akan menyerang dunia ini kembali, walaupun itu terjadi lagi, aku akan menghentikannya kembali, selanjutnya tidak akan ku biarkan dia hidup.


Keesokan harinya,


Ke empat wanita membangunkanku, mereka semua terlihat menggoda,


"A-apa,"


"Selamat pagi," ucap bersamaan mereka,

__ADS_1


"Se-selamat pagi," mereka sudah kembali ke dirinya masing - masing, rasa sedih mereka perlahan menghilang,


"Mari kita sarapan, aku sudah menyiapkan menu special," ucap Arselia,


"Wah... ayo," rasanya kebencian, dendam dalam diriku seketika padam, aku menyayangi mereka semua, sudah banyak yang terjadi di dunia ini, omong - omong, Hydra, Kaila, Tie, Deus, mereka belum terlihat, aku coba menghubungi mereka,


Aku menggunakan telepati untuk menghubungi rekanku.


"Kalian ada di mana,"  Hydra menjawabnya,


"Ah tuanku, saya baru saja sampai di kerajaan Bremadom, maafkan saya, saya terlambat,"


"Kalian sudah tiba, tidak apa, kalian tidak perlu bermintaa maaf.


"Baiklah tuanku,"


Kami semua berkumpul di meja makan, dan sarapan bersama.


Damainya, ku harap hari - hari damai ini terus berlanjut,


Dengan menghilangnya Lucifer, berarti dunia kegelapan sudah tidak mempunyai seoarang Raja Iblis yang memimpin mereka. Ah, ada Azazel, ku rasa dia akan menjadi Raja Iblis berikutnya, aku juga perlu yang namanya Kastil, Raja kah, hmm... boleh juga, Kastil Raja Iblis di dunia manusia, ya... aku akan membangun Kastil di tanah kerajaan yang hancur oleh Lucifer.


Setelah sarapan kami pun berkumpul di ruang tamu kerajaan.


Aku berkata ke semua orang yang ada di sini.


"Aku akan membangun Kastil Raja Iblis di dunia ini, bagai mana pendapat kalian,"


Semua orang hanya terdiam mendengar perkataanku, hanya Deus yang menjawab.


"Kau berlebihan Deus,"


"Ma-maafkan saya, anda yakin tuanku ?"


"Ya... aku akan membangun Kerajaan, yang kunamai dengan kerajaan Dewa Iblis,"


"Nama yang bagus sekali tuan," ucap Deus.


"Membangun Istana itu membutuhkan waktu bertahun - tahun Axell," ucap Vera.


"Tenang saja,"


Entah kenapa, aku berpikir bahwa aku bisa membangun Istana dengan salah satu sihir yang ku punya, setelah mencoba ternyata berhasil, aku membangun Istana, lebih tepatnya ini adalah Kastil, Kastil ini benar - benar terlihat seperti kastil Raja Iblis, biarlah, yang terpenting aku mempunyai kastil untuk tempat tinggal ku.


Freya bertanya kepadaku,


"Kamu benar - benar membuatnya dalam 1 Jam Axell, bagaimana bisa,"


"Rahasia,"


Mulai hari ini, wilayah ini adalah wilayah Raja Iblis, haha. Sudah berapa lama aku hidup di dunia ini, perjalananku cukup panjang juga, hah... akhirnya dunia ini damai juga, kurasa itu hanya sementara.

__ADS_1


Kastil yang aku buat ini benar - benar lengkap, pemandian air panas ada, emm... ruang tidur banyak, untuk sekarang aku ingin berendam di air panas.


Aku munuju ke tempat pamandian air panas di kastil ini,


"Tidak ada siapa - siapa, aku bisa bersantai di sini," aku berendam di air panas, tiba - tiba,


"Permisi Axell, aku masuk ya,"


Ke 6 wanita itu masuk, dan semuanya tidak memakai daleman,


"A-pa..."


"Axell, ah maaf. Yang mulia, ijinkan saya untuk menggosok punggung anda yang mulia," ucap Vera.


"Tidak perlu," pada akhirnya aku di paksa oleh mereka, dan punggungku di gosok oleh mereka.


Pertama kalinya di dunia ini, aku dibuat semalu ini, astaga.


Setelah itu aku ke ruang tahta dan duduk di singga sana, mau bagai manapun aku adalah pemilik kastil ini,


Semua orang ya ada di kastil ini berlutut dan menundukan kepalanya kepadaku,


"Angkat kepala kalian, kalian tidak perlu berlutut, ini perintah dariku,"


"Ba-baik tuan Axel,"


Aku harus belajar bersikap seperti seoarang Raja.


"Hydra, Deus, Kaila."


"Baik tuanku."


"Dengan ini kalian akan kuberikan Gelar 3 Jenderal Dewa Iblis, apapun yang terjadi, kalian harus melindungi Kastil ini,"


"Baik Axel-sama (Tuan Axel), dengan senang hati saya menerima gelar tersebut, dan saya bersumpah akan selalu setia kepada anda dan saya akan melindungi Kastil yang anda ciptakan ini," ucap Deus,


"Ya,"


"Saya akan selalu setia mengikuti anda tuan Axel, saya merasa terhormat dengan di berinya gelar tersebut, saya ucapkan terimakasih," ucap Hydra.


"Ya,"


"Saya menerima gelar ini dengan senang hati, saya akan selalu berada di sisi anda tuan Axel, apapun yang terjadi kami pasti akan melindungi anda tuan Axel, serta melindungi Kastil yang indah ini," ucap Kaila.


"Aku senang mendengarnya, kita harus mengumpulkan prajurit, rasanya aneh, Kastil besar tapi tidak mempunyai penjaga di mana - mana," ucapku, Deus menjawabnya,


"Serahkan kepada saya tuan Axel, saya akan memanggil bahawan saya, 1 bawahan saya setara dengan seribu prajurit,"


"Deus, ya, ku ijinkan kau untuk memanggil bawahanmu,"


"Baik tuanku,"

__ADS_1


Deus memanggil bawahannya, sekitar seratus Iblis yang dia panggil, 1 dari mereka setara dengan seribu prajurit kah, memang benar, energi sihirnya sangat besar, Kastil ini seketika seperti di penuhi dengan Jutaan Monster, mungkin kastil ini akan menarik para petualang di luar sana, seperti dungeon di dalam game saja, haha.


Ada dua bawahan Deus yang terlihat sangat mengerikan, energi sihir nya hampir sama seperti energi sihir milik tuannya yaitu Deus, mungkin akan sulit untuk berkomunikasi dengan mereka berdua.


__ADS_2