
_'Putri Raja kok ada ditempat seperti ini ?'_
Fox turun dari dahan itu dan melahap serigala perak itu.
Di Kerajaan Humareal.
Yang tempatnya Singgasana Raja terduduk Raja dari kerajaan Humareal serta 4 anggota keluarga lain, Ratu, Pangeran ke-1, Pangeran ke-3, dan putri ke-4.
Jadi, yang hilang adalah putri ke-2.
"Oh, anaku. Kenapa kau pergi ?" dengan nada sedih raja itu menghawatirkan putrinya yang hilang dari pagi hingga siang.
Boom
Di tengah-tengah aula singgasana terdapat ledakan serta cahaya yang menyilaukan terdapat banyak asap dengan perlahan asap itu pergi meninggalkan seorang perempuan yang terduduk lemas dan menangis.
"Hiks...hiks Ayah....huwaaaa" tangisnya sambil berlari kesinggasana raja dan langsung memeluk raja.
"Putri ku" ucap 2 orang yaitu raja dan ratu sambil memeluk.
"Kakak" ucap imut dari putri ke-4.
Raja dari Kerajaan Humareal bernama Wisdom Arthur.
Ratu dari Kerajaan Humareal bernama Pearly Laura.
Pangeran ke-1 Kerajaan Humareal bernama Noble Arthur.
Putri ke-2 Kerajaan Humareal bernama Goodness Laura.
Pangeran ke-3 Kerajaan Humareal bernama Malignant Arthur.
Putri ke-4 Kerajaan Humareal bernama Happy Laura.
"Goodness, kenama saja kau ini ?" ucap Raja Wisdom sambil melepas pelukannya dan menatap Putri Goodness dengan teliti.
"Kenapa gaun robek, Putriku" ucap Ratu Pearly dengan nada cemas jika putrinya kenapa-kenapa.
__ADS_1
"Aku pergi ke hutan jura,maafkan aku ?" dengan nada sedikit takut Putri Goodness mengakui kesalahannya dan meminta maaf.
"Tentang gaunmu itu ?" tanya Pangeran Noble sambil menunjuk gaun bagian bawah yang sudah sobek.
"Ini, karena aku dikejar-kejar oleh serigala perak te-"
"Apakah ada yang terluka ?" ucap khawatir dari Ratu Pearly sambil membolak-balik badan Putri Goodness, jika ada luka maksudnya.
"Aku tidak apa-apa, Ibu. Ada seseorang yang menolongku saat disana, berkat dia aku selamat dan sampai disini bertemu kalian" ucap Putri Goodness dengan senang dan sebagai rasa terimakasih.
"Sebaiknya kita berterimakasih kepadanya, bagaimana rupanya ?" ucap Raja Wisdom dengam bersyukur.
"Penampilannya seperti anak kecil dan memakai tkpeng rubah dibagaian wajah kirinya...." dengan semangat Putri Goodness menceritakan ciri-ciri dari penampilan Fox.
"Baiklah, PRAJU-" sebelum menyelesaikan ucapan Raja Wisdom Fox tiba-tiba muncul didepan pintu aula Raja dan membuka pintu.
"Tidak usah mencariku, Yang Mulia" dengan nada dingin nan imut Fox berjalan kearah Raja Wisdom dan memberi hormat, lalu menatap Putri Goodness.
"Apa maksudmu ?" ucap penasaran dari Raja Wisdom dan mulai berpikir.
_'Tunggu, tunggu, tunggu penampilannya seperti yang dikatakan oleh putri Goodness'_
"Iya" dengan santainya Fox menjawab pertanyaan dari Raja Wisdom.
"Terimakasih" ucap Raja Wisdom dengan eprasa terimakasih yang tulus.
"Kuterima rasa terimakasihmu itu" ucap Fox.
"Dan ini" ucap Fox sambil mengarahkan sebuah siput yang ukuranya sedang.
_'Ehmm, Halo '_
Suara yang amat dikenal oleh Raja Wisdom yaitu Raja Iblis Carel.
"Apakah ini Carel ?"
_'tentu saja, Aku adalah Raja Iblis yang kuat, Carel'_
__ADS_1
"Sombong sekali" ucap Fox dengan dingin nan imut.
_'Diam kau, Fox'_
"Jadi namamu Fox ? " ucap Putri Goodness.
Fox hanya mengangguk.
"Tapi itukan memang kenyataannya" ucap pasrah dari Raja Wisdom.
_'Apa kau bilang ?'_
"Terserah, jadi bagaimana keadaaanmu ?"
_'Damai sekali disini'_
"Damai apaan palingan ya suram"
_'Tarik kata-katamu tadi'_
"Tidak akan"
_'Haa.... terserah'_
_'Hmmm Fox bagaimana keadaanmu, apakah kau berhasil ?'_
"Keadaanku baik-baik saja san juga berhasil" suara imut Fox membuat Raja Iblis Carel berpikir.
_'Fox, sepertinya suaramu tambah imut,hehehe'_
"Kucincang kau" ancam Fox dengan suara imutnya.
_'Ah, maaf'_
"Sepertinya kalian sudah akrab ?"tanya Raja Wisdom.
_'Aku bertemu dengan Fox saat digua jura'_
__ADS_1
^BERSAMBUNG^