Aku Bereinkarnasi Menjadi Rubah...?

Aku Bereinkarnasi Menjadi Rubah...?
Chapter 49


__ADS_3

Teng Teng Teng Teng


"Semuanya istirahat dulu" ucap ketua kelas sambil membuka pintu kelas.


"Akhirnya istirahat juga" ucap murid yang kelelahan karena menulis banyak.


"Apa ada tempat makan disini ?" tanya murid yang merasa lapar.


"Tentu saja ada" jawab senior itu, namun saat dikantin, nafsu makan mereka hilang ketika melihat makanan yang berada dikantin, bentuknya menjijikan, warnanya juga serta bau yang tak sedap.


"HUEK...." bahkan ada banyak murid yang muntah karena baunya yang tak sedap.


"Ini enak lho" ucap senior itu yang memakan makanan menjijikan itu.


"Apa benar enak ?" tanya murid itu yang mencicipi makanannya dan langsung pingsan dengan busa dimulutnya.


"Hey sadarlah" ucap temannya yang terkejut karena temannya pingsan dengan busa dimulutnya.


"HAHAHAAHAHAAHAHAHAHA" tawa para senior yang mengetahui kalau mereka sedang dikerjain.


"Ini teh anda" ucap pelayan yang menuangkan teh kecangkir Fox.


"Terimakasih" ucap Fox yang buka topeng bagian bawahnya, mukanya tidak kelihatan karena jaketnya dan sambil menyeruput tehnya dengan tenang, karena hanya teh biasa.


"Bukan masalah" ucap pelayan itu yang meninggalkan Fox.


'Sudah lama aku tidak minum teh' batin Fox yang tidak bisa merasakan teh selama beratus-ribuan abad lamanya.


"Hey lihat anak itu tenang sekali, aku jadi iri" ucap murid yang lain yang melihat Fox yang bisa setenang itu.


'Huft....kelas aneh ini benar-benar membuatku tertarik' pikir Fox yang tersenyum dari balik topengnya, sekarang sifat Fox menambah satu yaitu spikopat, karena kelaman dihutan dan membunuh jadi begini deh.

__ADS_1


Masuk kelasnya.....


Mereka harus menulis lagi sampai selesai, untuk menyusul pelajaran yang tertinggal.


Butuh berminggu-minggu hanya untuk menyelesaikan ringkasan itu, karena tertingal banyak materi dengan kelas lain, pak guru langsung menyuruh murid-muridnya menulis dan mengerjakan soal yang sangat banyak.


"Jika sudah selesai bisa dikumpulkan" ucap pak guru yang melihat jam sudah sore.


Ada yang sudah selesai dan ada yang belum, Fox termasuk yang sudah selesai dan mengumpulkan tugas, sekarang dia sudah bisa bebas yang ingin meneliti lagi.


Saat perjalanan pulang, setelah melewati gerbang, kebanyak yang sudah selesai adalah para senior, mereka dihadang oleh beberapa petugas keamanan.


"Ada apa ?" tanya salah satu senior yang merasa ada yang aneh.


"Penjaga gerbang merasakan ada yang ada diantara kalian, ada seseorang yang mengeluarkan aura membunuh dianara kalian walaupun tipis" jawab salah satu petugas yang mencari keberadaan pemilik aura membunuh itu.


'Aura ku tidak bocor kan ?' tanya Fox kepasa sistem.


'Baiklah....' jawab Fox yang sambil melihat petugas itu yang mencari keberadaan aura membunuh itu berasal, sebenarnya Fox sudah tahu dari saat keluat kelas, ada salah satu murid yang punya dendam kepada murid lainnya, dan tanpa sengaja mengeluarkan aura membunuh walaupun tipis, Fox bisa merasakannya walaupun tidak memakai Mata Tuhan, semua indranya meningkat jauh lebih tajam, setelah bermeditasi, bahkan dia bisa melihat aura walaupun tipis sekali.


Dan sekali lagi, penglihatan Fox hanya hitam putih, walupun hitam putih penglihatannya bisa menembus benda padat, saat dia terbang dibilang "Indah..." yang dia lihat bukan pemandangan tapi sesuatu yang ada didalam tanah, ruang labolatorium, sarang monster, perdangan, dll, yang sangat rahasia.


"Ketemu, tangkap dia" ucap petugas yang menemukan murid yang tadinya pernah dibuli dikelasnya.


"Eh ? ada apa ini ?" tanya anak itu yang terkejut tiba-tiba dirinya ditangkap dan dibawa pergi.


"Apa yang terjadi ?" tanya para murid yang baru melewati gerbang.


"Entahlah, aku tidak bisa melihatnya" jawab murid yang ada disampingnya.


"Hey yang didepan, kalian cepatlah pergi kalian menghalangi jalan" ucap penjaga gerbang.

__ADS_1


"Ya ya" jawab para senior yang kembali berjalan.


"Apa yang terjadi dengan kelas aneh itu ?" tanya murid kelas lain.


"Entahlah, seperti menarik dilihat" jawab temannya.


Banyak yang berkumpul dipinggir rombongan murid-murid kelas aneh.


"Aku tak tahan lagi..........HEY KALIAN YANG HANYA BISA MEMBICARAKAN ORANG LAIM DARI BELAKANG, AKU SUDAN BOSAN MENDENGARKAN OCEHAN KALIAN DARI MASUK KELAS SAMPAI PULANG SEKOLAH, BERHENTILAH MEMBICARAKAN KAMI" teriak salah satu murid yang menceramahi orang-orang yang suka membecirakan oranh dari belakang.


Hening....


"Hahahahaahahahhaha, kau berani sekali" tawa senior yang merangkul murid itu.


"Terimakasih, ya" ucap para senior dan murid lain yang terhibur karena teriakannya.


'Itu....' pikir Fox yang melihat banyak arwah korban buli dan ejekan semuanya berkumpul dan berterimakasih, dan pergi kealam baka dengan tenang.


'Ternyata para korban yang pernah dibicarakan dari belakang, sekolah ini benar-benar menarik' pikir Fox yang melihat gerbang ke alam baka terbuka dan tertutup.


Di kamar Fox....


Fox sedang mandi, di dalam bak mandinya....


'Susah ya jadi wanita' pikir Fox yang berdiri dan mengeringkan tubuhnya dengan handuk dan memakai pakaian santainya, kemeja putih dan rok hitam, itu dibilang pakaian santai.


Setelah memakai pakaian Fox mengeringkan rambutnya dengan angin.


"Selesai" ucap Fox yang selesai menyisiri rambutnya dan menuju lemari, dan mengambil jaket hitam, dan memakainya, jaket hitamnya ada banyak dan pakaian santainya juga ada banyak.


"Sekarangk waktunya...." ucap Fox yang memakai topengnya dan menghilang.

__ADS_1


'BERSAMBUNG'


__ADS_2