
"Apa yang kau lihat, Kyubi kecil" ucap Naga itu yang merasa gugup karena dilihat Fox.
"Halo" sapa Fox yang sering melihat Naga.
"H-Halo" balas Naga itu dengan gugup karena pertama kalinya dia disapa, setelah dia menjaa gerbang.
"Aku tak suka berbuang-buang waktu, Misimu adalah berusahalah melewati pintu itu, kau akan sampai digerbang 3" ucap Naga itu yang menghalangi Fox untuk lewat.
"Baiklah, apa boleh menggunaka skill ?" tanya Fox yang berdiri.
"Boleh saja" jawab Naga itu yang tidak akan membiarkan Fox masuk.
"Huft...." Fox menghembuslan nafas dan teleportaai didepan pintu.
"APA !!!" teriak Naga itu yang terkejut karena teleportasi Fox yang cepat.
"Baiklah, kau bisa pergi" usir Naga itu yang didalam hatinya sedih.
"Apa kita bisa berbicara sebentar ?" tanya Fox yang merasa Naga sedang kesepian.
"Tentu saja" ucap senang Naga itu dan mereka saling berbincang-bincang dan bercanda.
-----------------------
"Baiklah, aku harus kegerbang selanjutnya" ucap Fox yang membuka pintu dan memasukinya.
"Sampai jumpai" ucap Naga itu yang melambaikan tangannya.
Gerbang ke gerbang Fox melewatinya dengan mudah dan susah, dan akhirnya Fox berada didalam gerbang terakhir, sebenarnya gerbang itu hanya untuk orang yang belum pernah keatas, yang sudah pernah keatas tidak perlu melewati gerbang, dan bisa saja bersama-sama menyelesaikan gerbang, namun Fox sendiri.
__ADS_1
"Selamat datang" ucap sampai dari Kakek penjaga gerbang terakhir.
"Misi ini hanya perlu menangkap kartu yang akan aku terbangkan" ucap Kakek itu yang menata banyak kartu.
'Sepertinya akan susah' batin Fox kalau gerbang terakhir akan berbeda.
"Apa kau siap, Nak ?" tanya Kakek itu yang mengangkat tanganya.
"Siap" jawab Fox yang sudah siap menangkap kartu.
DAK
Kakek itu menghentakan tangannya dan semua kartu itu terangkat keatas.
'Waktunya' ucap Fox yang mulai bergerak, namun seperti tertimpa sesuatu yang berat Fox tak bisa bergerak dan kartu mulai turun.
"Sudah" ucap Fox yang merasakan bebannha menghilang.
'Dia benar-benar menangkap kartu yang bagus, namun ada satu kartu yang jelek' pikir Kakek itu yang membalikkan semua kartu yang didapatkan Fox.
"Syukurlah" ucap Fox yang melihat semua kartunya bagus.
"Tidak, ada satu kartu" ucap Kakek itu yang juga terkejut dengan kartu yang jelek.
"Kartu ini bertulis "Wujud sejati akan hilang dan hancur, namun kekuatannya tidak akan pernah hilang" ini kartu yang terburuk" ucap Kakek itu yang merasa kalau kyubi kecil didepannya akan hilang dan menjadi manusia.
"Apa mak-" sebelum menanyakan maksudnya Fox ditarik sesuatu dari belakang dan kehilangan kesadaran.
"Aku tidak menyadaei kalau ada kartu buruk ini" ucap Kakek itu yang tak pernah melihat kartu ini, namun kartu yang lainnya adalah sebuah skill dan senjata yang luarbiasa kuatnya.
__ADS_1
"Anak itu kurasa akan menjadi Tuhan yang hebat" ucap Kakek itu yang merasa Fox akan selalu diberkati karena kartunya luarbiasa mengerikan.
Sedangkan Fox sedang melakukan proses pergantian tubuh.
----------------
Didalam sebuah gua, sebuah telur besar akan segera menetas.
Krak....
Telur itu pecah dan mengeluarkan seorang perempuan yang umurnga sekitar 14 tahun, rambut putih perak, dan ditubuhnya terdapat banyak tulisan-tulisan aneh, dia langsing, kulit putih dan telanjang, dan berlendir.
Perempuan itu bangun dan melihat sekitarnya yang terlihat seperti gua.
"Apa ini ? lengket sekali" ucap perempuan itu yang sambil berdiri dan mencari air, dan kebetulan ada air di dekatnya dan mencermin.
"Eh ?" ucap perempuan itu yang terkejut dengan penampilannya.
"Apa yang terjadi sebenarnya ?" tanya perempuan itu yang mukanya memerah dan menutupi tubuhnya.
Dia itu adalah Fox yang telah berganti tubuh kemanusia.
"Tidak apa-apa jika aku jadi manusia, tapi kenapa aku telanjang dan berlendir ?" tanya Fox dengan malu dan menjeburkan tubuhnya keair, biar bersih.
"Apa ini tidak bisa hilang ?" tanya Fox yang merasa risih dengan tubuhnya sendiri dan menekan tulisan ditanganya, tiba-tiba semua tulisan itu hilang.
"Bisa hilang, ya" ucap Fox yang menekan kembali tangan untuk, memunculkan tulisan itu kembali, namun tidak ada perubahan tulisan itu benar-benar hilang.
Bersambung
__ADS_1