
Sedangkan Fox terbang dengan kecepatan tinggi dan menembus dimensi.
Dimensinya seperti jalan tanpa ujung, dan perlahan-lahan sayap Fox mulai menhilang dan Fox terjatuh kebawah.
'Sayapku menghilang ?' batin Fox sambil mendarat dijalan terang tersebut.
[Proses evolusi 75%]
[92%]
[100%]
[Proses evolusi selesai]
'Apa ? proses evolusinya selesai dengan cepat' batin Fox yang sambil berlari.
Deg
'Apa yang terjadi ?'
Deg
'Ada luapan mana didalam tubuh'
"Uhuk..." Fox mengeluarkan darah dari mulutnya.
Deg Deg
'Aku tak bisa mengolah mana yang ada didalam tubuhku, apa yang terjadi sebenarnya ?'
"Uhuk.." kedua kalinya Fox memuntahkan darah dan tubuhnya mulai tak seimbang.
__ADS_1
'Kesadaranku mulai menghilang, tidak bisa dibiarkan, disini terdapat mana banyak sekali, aku harus menyerap mana disini' batin Fox yang mulai ingin menutup mata dan meyerap mana. Terdapat banyak mana disana lebih dari kapasitas mana di hutan Roar.
"Aku tak bisa menahan lagi.....meditasi mulai" ucap Fox yang langsung ambruk.
[Meditasi mulai, mana disekitar akan diserap, proses dimulai.....]
Setelah sistem mengatakan itu, semua mana terserap sampai Fox membuka mata.
----------------------
Sudah seperti berabad-abad Fox menyerap mana dari lubang dimensi, sebenanya 1 hari diatas hanya 1 detik didunia irone.
[Ketika Anda akan keatas, Anda harus memasuki beberapa gerbang dan gerbang tersebut akan memberikan misi untuk Anda, Saya sebagai Sistem tidak bisa membantu Anda, Semoga Beruntung]
"Hey, nak. apa kau bisa mendengarkanku ?" tanya seorang Kakek yang berusaha membangunkan Fox.
"Hmm...ini ada dimana ?" tanya Fox yang melihat seperti perpustakanan yang besar.
"Akhirnya kau bangun" ucap Kakek tua.
"Ini ada didalam gerbang 1, dan aku penjaganya" jawab Kakek itu sambil duduk dikursinya.
"Um, baiklah, Terimakasih atas jawabannya" ucap Fos sambil membungkuk dan menyentuh keningnya, karena masih pusing.
"Eh ? Topengku dimana ?" tanya Fox yang tidak merasakan topengnya, topengnya sendiri memiliki auranya sendiri.
"Topengmu rusak dan hancur saat sampai disini" jawab Kakek itu yang juga sedih.
"Huft....baiklah" ucap Fox yang menahan tangis karena itu kenang-kenang dari ibunya.
'Mentalnya juga kuat' pikir Kakek itu yang melihat Fox yang masih bisa tenang karena kehilangan benda berharga.
__ADS_1
"Kalau begitu, kuberi misi kau harus membaca buku sebanyak-banyaknya dalam 10 jam di perpustakan, bisa saja kau akan mendapatkan skill yang bagus" ucap Kakek itu yang ingin mencairkan suasana.
[Misi dari Penjaga Gerbang Pertama]
[Bacalah buku di perpustakan sebanyak mungkin, selama 10 jam]
[Waktu dimulai dark sekarang 9:59]
"Apakah boleh mengunakan skill ?" tanya Fox yang mempunyai Skill yang berguna.
"Boleh saja" jawab Kakek itu yang juga penasaran Skill apa yang akan dikeluarkan.
"Terimakasih" ucap Fox yang menutup matanya dan muncul lingkara sihir dimana-mana, karena perban segelnya rusak, mata Fox terlihat.
"Luarbiasa" ucap kagum dari Kakek itu yang berdiri dari duduknya.
"Padahal, Mata Tuhannya yang paling terlemah" ucap Kakek yang juga duduk didepan Fox.
[Analisis.....]
"Anak yang benar-benar menarik" ucap Kakek itu yanh terlihat seperti menemukan sesuatu yang luarbiasa.
10 jam kemudian.
Fox membuka mata dan menghembuskan nafas panjang.
"Bagaimana ? kau mendapatkan Skill yang luarbiasa" tanya Kakek itu yang merasa Fox membaca semua buku diperpustakan ini.
"Ya, ada banyak" jawab Fox yang merasakan luapan kekuatan yang besar.
"Misi ini telah selesai, jadi pergilah ke gerbang selanjutnya" ucap Kakek itu yang memindahkan Fox ke gerbang selanjutnya.
__ADS_1
Digerbang kedua, Fox sedang berhadapan dengan Naga yang berwarna ungu.
Bersambung