Aku Bereinkarnasi Menjadi Rubah...?

Aku Bereinkarnasi Menjadi Rubah...?
Chapter 56


__ADS_3

Keesokan hari....


Para ketua Camp kembali dan mengambil alih pelatihan.


"Pesawatnya sudah siap, semuanya naik" ucap Kapten Vivi yang juga naik pesawat.


"Ayo naik" ucap Kapten Mika, Kapten yang ditugaskan pada bagian informasi, baru ditugaskan.


Yang naik hanya Kapten yang baru, sedangkan Kapten yang sudah ditugaa hanya terdiam sambil membanyangkan saat naik pesawat yang dipiloti oleh Kapten Zelo.


"Tenang saja, aku sudah melatih skill" ucap Kapten Zelo yang kesal melihat ekpresi temannya.


"Baiklah, baiklah, jika kau membuat kami mabuk, kau akan mendapatkan pelajarannya" ancam Kapten Jack sambil menaiki pesawat bersama yang lain.


"Dimana Kapten Fox ?" tanya Kapten Lily yang tidak melihat Fox dari tadi.


"Kapten, sedang mengurus para pekerja baru" jawab Kapten Hana yang baru saja datang dan masuk ke pesawat.


"Oh yah, Kapten Fox sedang ada urusan lain, jadi dia meminta kita untuk berangkat duluan" ucap Kapten hanya yang memberitahu pesan dari Fox.


"Baiklah, Kapten Zelo ayo berangkat" ucap Kapten Vivi yang melihat tidak ada yang naik lagi.


"Siap" jawab Kapten Zelo yang menerbangkan pesawat bersama dengan pesawat lain.


Sedangkan Fox yang dipanggil tiba-tiba dan disuruh menghadap ke Raja Kerajaan Langit.


Sekarang Fox sedang berjalan menuju ruang singgasana raja, dan akhirnya Fox sampai di depan pintu besar dan mewah.

__ADS_1


"Kita sudah sampai, buka gerbangnya" perintah orang yang membawa Fox.


KRRIIEETT


Pintu besar itu terbuka dan terlihat banyak orang yang sudah berkumpul dan ada yang bersujud di depan raja.


"Salam Raja" ucap Fox dan orang yang membawanya dan menghadap ke raja.


"Baiklah, apa ini sudah semuanya ?" tanya Sang Raja dengan aura kemimpinan yang begitu besar.


"Sudah semuanya, Yang Mulia" jawab orang yang membawa yang lain dan orang yang membawa Fox.


"Kalau begitu kalian semua berdirilah" perintah Sang Raja yang sambil berdiri, dan mereka yang bersujud pun berdiri.


"Aku sudah melihat potensi kalian, aku akan memberikan pangkat yang pantas untuk kalian" ucap Sang Raja, dan beberapa pelayan yang membawa beberapa lencana dan pakaian yang sambil mendekat keraja.


"Baiklah, dimulai dari kau, selamat kau diangkat menjadi jendral, karena kau berhasil membangun semangat para bahawanmu...."


Setelah berjam-jam berbicara, memasangkan lencana, dan mengunakan mereka jubah sesuai posisi, akhirnya sekarang giliran Fox.


"Sekarang, kau yang terakhir, aku berterimakasih kepadamu karena sudah membangkitkan markas utara dari serangan Fox, markas utara adalah tempat yang sering teejadi serangan monster, jika markas utara tidak menghentikan mereka mungkin akan berakibat buruk, aku sangat berterimaksih padamu" ucap Sang Raja dengan bangga dan memakaikan seluruh lencana yang dibawa oleh pelayan dan memakaikan jubah yang dibawa pelayan itu kepada Fox.


'Jubah itu.....' batin para orang-orang disana yang melihat lambang jubah yang dikenakan Fox.


"Ku angkat kau menjadi salah satu tangan kananku, kau bebaa sekarang kau hanya akan menemaiku dan bersama dengan yang lain kemana pun aku pergi" ucap Sang Raja dengan senang sambil menepuk-nepuk pundak Fox.


"Terimakasih atas pengertiannya, Yang Mulia" ucap Fox dengan biasa saja tidak ada ekspresi senang, sedih, itu akibatnya jad orang tidak punya emosi.

__ADS_1


'Apa dia tidak senang ?' "Kau juga bisa memimpin markas utara kembali, tapi jika ku panggil kau harus datang, dan sebagai tangan kananku kau harus............" ucap Sang Raja panjang lebar yang menjelaskan tugas tangan kanan Raja.


"Pengangkatan selesai, kalian bisa kembali bertugas" perintah Sang Raja yang kembali duduk di singgasananya dan mereka yang disana berteleportasi ketempat kerjanya termasuk Fox.


"Fox, ya namanya ? dia anak yang cukup menarik, aku tidak bisa merasakan auranya dan semua imformasi dan datanya kosong" ucap Sang Raja setelah semua orang keluar dan pergi.


"Theo, Lisa" panggil sang raja kepada kedua tangan kanannya dan mereka pun muncul entah dari mana.


"Pergilah ketempat Fox berada, sekarang" perintah sang raja yang melihat mereka berdua.


"Baik" jawab mereka dan langsung pergi kemarkas utara.


Di Markas utara...


Fox sekarang berada di tempat tertinggi di markas utara yaitu menara pengawan yang dekat dengan benteng dan menatap luar benteng.


'Ini cukup melelahkan, kenapa harua jadi tangan kanan ? apa tidak ada pekerjaan lain ?' pikir Fox yang berteleportasi diatas benteng dan berteleportasi lagi kebawah benteng.


'Cukup bagus' batin Fox yang melihat kinerja orang-orang yang sedang mengangkut tubuh monster.


'Sekarang.....' batin Fox yang berjalan memasuki hutan, dihutan tidak yang menarik hanya pepohonan dan monster-monster lemah.


'Tidak ada yang menarik' batin Fox yang melihat tidak ada yang menarik dan ingin kembali ke markas, namun Fox merasakan tanda bahaya dari arah markas.


'Meteor ? kenapa ada meteor disini ?' pikir Fox yang melihat kearah, terlihat sebuah batu besar dengan mana yang kuat menuju ke markas, Fox yang melihay itu langsung teleportasi di atas menara jam.


"Buat pelindung, tingkat l0" gumam Fox yang tiba-tiba semua kontak transparan mumcul dan melindungi markas utara.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2