
Beberapa menit setelah pelajaran....
Tiba-tiba pintu terbuka dan muncul sesosok Lisa dan Theo.
"Bukannya itu Lisa "Si Penyihir Api" dan Theo "Raja Racun", kenapa mereka ada disini, apa karena mereka ingin melihat anak-anak berbakat disini ? " tanya salah Tangan Kaki Raja yang melihat kedatangan Lisa dan Theo yang begitu mengagumkan dan luar biasa.
Ada salah satu Tangan Kaki Raja, seorang perempuan yang ingin menarik perhatian Thoe yang tampan, sengaja pura-pura jatuh.
Namun sayangnya Theo tahu dan langsung menghindar, menbiarkan perempuan itu terjatuh.
"Pff....Hahaahahahahaha" tawa Lisa yang ada dibelakang Theo saat itu dan melihat kejadian lucu itu.
"Oh ya ampun, bunga kelas 1 terkalahkan, Theo benar-benar "Si Raja Es" dingin banget kepada orang yang tidak menarik perhatiannya" ucap salah satu Tangan Kaki yang menahan tawa karena Sang Bunga Kelas terjatuh sia-sia dan tidak yang menolongnya, dan Theo sendiri memiliki 2 kekuatan, racun dan es, jadi julukannya "Raja Racun" dan "Si Raja Es".
Theo dan Lisa tentu saja mengarah ke tempat Fox yang sedang mengerjakan sesuata, dan tenju saja di berkas-berkas dari markas Utara.
'Sudah 12.976.021 berkas yang di tangani, sekarang tinggal 2.479.012 berkas lagi' pikir Fox yang merasa kelelahan dan butuh istirahat.
"Hey, Fox, akhirnya kau berangkat juga" ucap Lisa sambil duduk didepan Fox dan Theo disamping Fox.
Fox hanya melihat Lisa sebentar dan melanjutkan tugasnya.
'Jahat sekali, aku diabaikan' batin Lisa yang merasa di abaikan selalu, jika tidak berbicara tentang sesuatu yang penting.
'Dia mengabaikannya, siapa sih anak itu ?' pikir semua orang dikelas yang kesal dan marah, kecuali Lisa dan Theo yang sudah mengerti sifat dan karakter Fox.
"Ahem....Kalau begitu, kau mau ikut menjadi anggota osis ?" tanya Lisa sambil mengeluarkan sebuah kertas yang bertuliskan nama-nama orang yanh akan dijadikan osis.
__ADS_1
"Tidak" jawab Fox dengan cepat yang menolak ajak dari Lisa.
"Tu-tunggu, kau beneran menolak ajakan ini ?" tanya Lisa yang merasa ini tidak penting bagi Fox.
"Pekerjaanku masih belum selesai" jawab Fox yang membuat Lisa terduduk di kursinya, Kapten lebih tinggi dari Ketua Osis.
"Baiklah" ucap Lisa yang duduk sambil menulis sesuatu.
Ting
Tiba-tiba sebuah panggilan dari Raja untuk berkumpul di depan singgasananya.
"Ada panggilan dari Raja" ucap Lisa yang tiba-tiba bangun dari duduknya dan Theo juga sama dan teleportasi.
"Tunggu, Fox apa kau tidak pergi ?" tanya Lisa yang melihat Fox masih menulis.
"Baiklah, cepatlah" ucap Lisa yang mengerti apa maksud Fox dan teleportasi.
'Akhirnya sepi juga' batin Fox yang mengeluarkan roh familiarnya.
"Tolong urus, ya" pinta Fox yang maningalkan roh familiarnya.
"Yang Mulia....." panggil salah satu roh familiarnya yang menghentikan langkah Fox.
"Apa Yang Mulia mengabdikan diri kepada Raja itu ?" tanya roh familiar itu yang khawatir.
"Tidak" jawab Fox yang tidak berniatbmengabdikan diri kepada Raja itu.
__ADS_1
"Apa Yang Mulia akan meninggalkan kami ?" tanya salah satu roh familiar yang membuat roh familiar takut.
"Tidak, tapi jika kalian ingin tinggal disini, kalian boleh tinggal di-"
"Tidak, kami akan mengikuti anda kemanapun ada pergi" ucap mereka sambil memeluk Fox dengan erat.
[Roh Familiar Anda yang Anda tinggalkan di Serenity telah kembali]
'Mereka telah kembali' pikir Fox yang merasa apa itu senang, sebenarnya roh familiar memiliki hati dan jalan pikirannya sendiri, jika ditinggal pemiliknya, roh familiarnya akan merasa sedih, dan roh familiar yang Fox tinggalkan di Serenity, mereka hanya menjalankan misi untuk membimbing Serenity, jika sudah selesai mereka akan kembali ke pemiliknya.
"Jangan menangis, mereka telah kembali" ucap Fox yang berusaha membuat roh familiarnya berhenti menangis.
"Aku tidak akan meninggalkan kalian" ucap Fox yang membalas pelukannya dan memeluk roh familiar kecilnya itu., dan tangis mereka mulai reda dan menjalankan perintah Fox.
'Aku tidak akan meninggalkan kalian' pikir Fox yang berteleportasi ke depan singgasana raja.
Di tempat Raja...
Fox muncul dan ikut berbaris dengan yang lain.
"Akhirnya kau datang" ucap Lisa yang khawatir jika Fox tidak datang.
"Sekarang baru semuanya" ucap Raja yang menghitung kembali Tangan Kaki nya.
"Aku ingin memberitahukan kalau Kerajaan kita akan berperang dengan Kerajaan sebelah, aku tidak tahu kalau kita menerima surat peperangan" ucap Sang Raja yang berdiri.
"Ku perintahkan kalian semua untuk mempersiapkan pasukan kalian, peperangan akan dimulai dari arah Barat dan akan terjadi 3 hari lagi " perintah Sang Raja dan semuanya menurutinya, pergi dan memanggil pasukannya.
__ADS_1
Bersambung