
"Owah...kelihatannya enak" ucap meraka berempat.
"Pelayan" panggil Sally.
"Ada yang ingin dipesan ?" tanya Pelayan itu dengan ramah.
"Kami pesan ini" ucap mereka bersamaan dengan menunjuk makanan dan minuman yang ingi dipesan.
"Baiklah....pesanan akan segera siap" ucap Pelayan itu dngan ramah dan menulis pesanan dan pergi kearah koki didapur.
Setelah beberapa menit menunggu makanan.l
"Pesanan Anda datang, silahkan dinikmati" ucap Pelayan itu meletakan makanannya dimeja.
"Enak" ucap Sally yang memakan makanan.
"Benar, enak sekali" ucap Azura.
Selesai makan.
"Keyangnya" ucap mereka berempat dengan bersandar dikursi.
"Sekarang ayo bayar makanan" ucap Azura menuju kasir.
"Berapa harganya ?" tanya Azura.
"Harganya 10 koin emas" ucap kasir.
"Baiklah ini" ucap Azura memberikan 10 koin emas kepada Kasir itu dan pergi ke tempat teman-temannya.
"Ayo pergi" ajak Azura.
Di luar atau lebih tepatnya ada diibu kota Kerajaan Suci.
"Sepertinya sudah dekat" ucap Shiroumaru.
"Temukan mereka. Sekarang" perintah Fox.
"Baik" ucap patuh mereka berempat dan pergi mengunakan teleportasi.
"Ada 8 orang disini, berbeda dengan Kerajaan lainnya disini mempunyai aura yang lebih Kuat" ucap Fox pergi duduk ditaman Kota.
__ADS_1
'Tenang' ucap Fox merasakan ketenangan.
Di bagian Shiromaru.
Di tempat kumuh yang tak pernah dilihat, Shiroumaru sedang memperhatikan seorang bocah yang bertarung dengan bocah yang lain.
'Tontonan bagus' batin Shiroumaru.
Di bagian Azura.
"Apa ini tempatnya ?" tanya Azura.
Di daerah terpencil, Azura sedang berdiri ditempat didepan rumah kosong yang rapuh.
Di bagian Kitty.
"Seorang beast skin macan kumbang dan beruang" ucap Kitty yang menemukan seorang beast skin.
Di bagian Sally.
"Lah kok di gereja ada aura kegelapan yang kuat" ucap Sally yang sedang berdiri dihadapan patung dewa.
Ayo kembali dibagian Shiroumaru.
"Bocah kecil sepertimu tak pantas menjadi kesatria Suci" ucap remeh bocah pembully.
"Apa kau bilang ?" ucap bocah pemilik menarik kerah bocah yang meremehkan.
"Lepaskan, nanti baju akan kotor, pukul dia" perintah bocah itu.
Buak Buak Buk
Banyak pukulan yang didapatkan oleh bocah pemilik dan disaat-saat yang dia hampir ingin menyerah tiba-tiba ada suara yang membangkitkan jiwanya.
"Jangan menyerah"
'Aku tidak akan menyerah begitu saja' batin bocah pemilik itu.
"Aku tidak akan menyerah" ucap Bocah pemilik memukul wajah bocah pembully.
"Apa !?" ucap mereka terkejut.
__ADS_1
"Apa yang kalian lakukan, serang dia" ucap bocah pembully satu.
"Tak akan kubiarkan" ucap bocah pemilik yang tak kalah.
Buagh Buak Duk
Setelah bermenit-menit berkelahi dan sang pemilik tenyu saja menang.
Plok Plok plok
"Siapa disana ?" tanya sang pemilik.
"Luar biasa, bagaimana perasaanmu setelah mengalahkan mereka ?" tanya Shiroumaru yqng muncul dari kegelapan.
"Perarasaan ku !?" ucap Bocah pemilik.
Deg Deg Deg
'Perasaan apa ini ?' batin bocah pemilik itu merasakan rasa ingin dan lebih.
"Ikut aku, Yang Mulia akan menyediakan medan perang yang megah untuk mu" ucap Shiroumaru.
"Medan perang ?" tanya Bocah pemilik.
"Benar" jawab Shiroumaru mengulurkan tangannya.
"Baiklah" ucap Bocah pemilik dengan meraih tangan Shiroumaru dan memegangnya.
"Siapa namamu ?" tanya Shirpumaru.
"Zack, namaku Zack" jawab Zack.
"Nama yang bagus" puji Shiroumaru.
"Ayo pergi ketempat selanjutnya" ucap Shiroumaru menggunakan teleportasi.
Di tempat kedua adalah di sebuah rumah yang tampak biasa saja.
"Wah !" kejut Zack yang tiba-tiba berpindah tempat.
"Itu tadi adalah teleportasi" ucap Shiroumaru.
__ADS_1
Tok Tok Tok
Bersambung