Aku Bereinkarnasi Menjadi Rubah...?

Aku Bereinkarnasi Menjadi Rubah...?
Chapter 55


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian.....


Markas bagian utara sudah dibangun kembali menjadi lebih bagus, luas dan kuat.


Di ruangan rapat para kapten...


"Hari ini ada sebuah surat, yang berisi undangan untuk para Kapten" ucap Kapten Vivi yang menerima suragpt dari markas pusat.


"Undangan apa memangnya ?" tanya Kapten Draku yang merasa penasaran.


"Entahlah, kurasa hanya kumpul-kumpul" jawab Kapten Vivi yang juga tidak tahu.


"Baiklah, biarkan Kapten Fox yang memutuskan" ucap Kapten Lily yang membuat semua kapten melihat Fox.


"Terserah" jawab Fox.


"Baiklah ayo kita pergi" ucap Kapten Zelo dan lainnya dengan senang.


"Besok kita akan pergi, Mia tolong urus markasnya" ucap Fox kepada Mia yang ada disampingnya.


"Baik" jawab Mia.


'Huft.....liburan atau rapat ?' pikir Fox yang bersandar dikursinya.


Keesokan harinya para Kapten menaiki pesawat dan mendarat di bandara markas pusat.


"Kapten Zelo bisakah kau mengendari pesawat dengan baik ?" tanya Fox yang melihat kapten lain yang mabuk.


"Maaf" ucap Zelo yang juga ikut mabuk.


Setelah beberapa saat....


Mereka semua sudah tenang dan pergi ketempat dituju, ternyata tempat yang dituju adalah ruang rapat.


"Maaf karena mendadak tapi aku ingin kalian melatih para pemula, semua ketua camp sedang liburan" ucap kepala keamanan yang terlihat lelah.


"Baik" jawab para Kapten dan langsung pergi ke Camp yang akan di latih oleh mereka dan para kapten utara melatih para calon kapten.


Di camp pelatihan kapten....

__ADS_1


"Banyak sekali" ucap Kapten Draku yang terkejut melihat banyak calon kapten ada 300 kurang lebih.


"Tahun lalu bukannya ada 100, kenapa ada 300 calon kapten ?" tanya Vivi sepertinya tidak bisa melatih mereka.


"Apa kalian gurunya ?" tanya salah satu calon kapten dengan kasar.


"Kasar sekali kau ini" jawab kapten Zelo yang tidak kalah kasarnya.


"Hah !?" ucap calon kapten itu.


"Cukup" ucap Fox yang menghentikan mereka.


"Kenapa ada anak disini ?" tanya calon kapten itu yang bermaksud memancing emosi Fox.


'Bahaya' pikir para kapten utara yang berkeringat dingin dan mundur kebelakang.


'Eh, kenapa para kapten itu mundur ?' pikir calon kapten itu yang sepertinya menyinggu orang yang salah.


"Huft....jangan kaitkan ukuranku dengan pelatihan ini, sekarang berbarislah, Kapten Draku tolong diurus ya" ucap Fox yang masuk kedalam ruang kerja ketua camp.


"Untunglah....kalian ini jangan singgung dia, atau kalian akan mati" ucap para kapten yang khawatir.


Beberpa hari kemudian....


"KAPTEN FOX" teriak Kapten Jack dengan berlari dan berhenti tepat didepan Fox yang sedang malatih para calon kapten.


"Kenapa ?" tanya Fox dengan meminum teh.


"Kapten Zelo terlibat perkelahian dengan kapten lain" jawab Kapten Jack dengan takut jika Fox marah, apa kalian pernah melihat Fox marah ?


"Kenapa tidak dilerai ?" tanya lagi Fox sambil meletakan cangkirnya.


"Meraka sudah bertarung di arena maekas pusat" jawab Kapten yang tambah bergemetar.


"Baiklah ayo kesana, awasi mereka" ucap Fox yang berdiri dan roh familiar Fox muncul dan mengawasi mereka, Fox dan Kapten Jack pergi ke arena.


Di arena banyak yang melihatnya


"Kapten Zelo" panggil Fox yang membuat Kapten Zelo merinding dan melihat Fox yang sedang menatap tajam.

__ADS_1


'Habis lah aku' pikir Kapten Zelo yang mundur secepat mungkin.


'Kenapa dia tiba-tiba bertingkah seperti itu setelah dipanggil anak itu ?' pikir lawan Kapten Zelo yang bigung.


"Kapten Zelo, apa ya-"


"MAAFKAN AKU, AKU TIDAK AKAN MENGULANGINYA LAGI" teriak Kapten Zeli yang memotong perkataan Fox dan sambil membungkuk di depan Fox.


"Hahaahaaha....lihatlah itu dia takut kepada anak kecil" ucap lawan Kapten Zelo yang merendahkan Fox, dia langsung merasakan tatapan membunuh dari para kapten utara.


'Apa ini ?' pikir lawan itu yang langsung membatu karena tatapan membunuh itu.


"Hentikan, sekarang kalian kembalilah di camp" ucap Fox yang langsung dilaksanakan para kaptem utara yang langsung teleportasi ke camp.


"Berhati-hatilah saat kau bicara" ucap Fox yang hilang dan muncul ke camp.


"Yah, tidak seru"


Di camp...


"MAAFKAN AKU, AKU SIAP MENDAPATKAN HUKUMANNYA" teriak Kapten Zelo sambil bersujud didepan Fox dan bergemetar hebat.


'Apa yang terjadi didalam sana ?' pikir calon kapten yang mendengar teriakan Kapten Zelo.


"Bangunlah, kau mempermalukan dirimu sendiri, aku tidak akan menghukummu, jadi tenanglah" ucap Fox yang meminum tehnya.


"Sungguh ?" tanya Kapten Zelo yang berhenti bergemtar.


"Apa kalian pernah melihatku menghukum seseorang ?" tanya Fox yang meletakan cangkirnya dimeja.


"Tidak" jawab para Kapten.


"Kalau tidak, berdirilah waktu mengajarku sudah selesai, sekarang senlajutnya" ucap Fox yang berdiri dan pergi ke lapangan camp.


"Huft......" para kapten pun menghembuskan nafas lega.


"Sekarang siapa selanjutnya ?" tanya Kapten Vivi dan semua orang melihat Kapten Herly.


"Iya ya" jawab Kapten Herly yang keluar ruangan.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2